{"id":5105,"date":"2026-07-30T00:54:21","date_gmt":"2026-07-30T00:54:21","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5105"},"modified":"2026-07-30T00:54:21","modified_gmt":"2026-07-30T00:54:21","slug":"masalah-proyek-kereta-cepat-whoosh-masuk-daftar-prioritas-pengawasan-dpr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5105","title":{"rendered":"Masalah Proyek Kereta Cepat Whoosh Masuk Daftar Prioritas Pengawasan DPR"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; DPR siap melakukan pendalaman terkait dengan permaslaahan proyek Kereta Cepat Indonesia&ndash;China (KCIC) atau Whoosh.<\/p>\n<p>Dalam pidatonya di rapat paripurna, Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan bahwa persoalan proyek kereta cepat Whoosh telah masuk dalam daftar prioritas fungsi pengawasan DPR pada masa persidangan kali ini.<\/p>\n<p>Puan mengatakan DPR akan meninjau berbagai keputusan yang diambil pada masa pemerintahan Joko Widodo tersebut.<\/p>\n<p>Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan kereta cepat Whoosh telah memicu kontroversi. Proyek ini menghadirkan paradoks yang sulit diabaikan.<\/p>\n<p>Biaya yang semula diperkirakan sekitar 6 miliar dolar AS (Rp99,4 triliun) kini melonjak hingga lebih dari 7,3 miliar dolar AS (Rp120,9 triliun)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/246771284\/dilema-utang-kereta-cepat-whoosh-mengejar-kecepatan-tapi-kedaulatan-terancam\">Baca: Kereta Cepat Whoosh mengejar kecepatan tapi kedaulatan negara terancam<\/a><\/p>\n<p>Pemerintah pun harus melakukan negosiasi ulang dengan pemerintah China, yang diwakili oleh China Development Bank dan sejumlah perusahaan milik negara dalam konsorsium proyek Whoosh, untuk menyesuaikan skema utang yang kian membebani keuangan PT KAI.<\/p>\n<p>Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa sempat menolak pembayaran utang kereta cepat Whoosh dibayar oleh APBN.<\/p>\n<p>Tetapi Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada acara peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4\/11\/2025), menyatakan akan memikul penuh tanggung jawab atas keberlanjutan proyek kereta cepat Whoosh.<\/p>\n<p>Ia memastikan, proyek strategis nasional itu merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam menyediakan layanan publik yang layak dan modern bagi rakyat Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Pengawasan DPR<\/strong><br \/>Sementara Puan Maharani usai rapat paripurna menjelaskan, pengawasan terhadap&nbsp;masalah&nbsp;utang&nbsp;proyek&nbsp;kereta&nbsp;cepat&nbsp;Whoosh&nbsp;tersebut akan dilakukan oleh komisi terkait.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/246729894\/dugaan-mark-up-dalam-proyek-pembangunan-kereta-cepat-whoosh\">Baca: Dugaan mark up dalam proyek pembangunan kereta cepat Whoosh<\/a><\/p>\n<p>Nantinya, Komisi yang dimaksud akan melakukan telaah lanjutan terkait polemik yang ada, termasuk dengan menghadirkan pihak-pihak dari pemerintah yang berwenang.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Masalah ini perlu dibahas bersama pemerintah untuk melihat aspek teknis maupun kondisi keuangan, baik yang terjadi pada periode lalu maupun saat ini,&rdquo; ujar Puan usai menghadiri rapat paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (4\/11\/2025).<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya penjelasan dari pemerintah mengenai arah dan potensi dampak dari proyek Whoosh di masa mendatang. Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan agar tidak menimbulkan kerugian negara yang berkepanjangan.<\/p>\n<p>&ldquo;Pemerintah juga perlu menjelaskan bagaimana sikap mereka ke depan, supaya tidak ada kerugian negara yang terus berlanjut,&rdquo; tutur Puan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; DPR siap melakukan pendalaman terkait dengan permaslaahan proyek Kereta Cepat Indonesia&ndash;China (KCIC) atau Whoosh. Dalam pidatonya di rapat paripurna, Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan bahwa persoalan proyek kereta cepat Whoosh telah masuk dalam daftar prioritas fungsi pengawasan DPR pada masa persidangan kali ini. Puan mengatakan DPR akan meninjau berbagai keputusan yang diambil pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":5106,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[632,943,944],"class_list":["post-5105","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-dpr","tag-kereta-cepat","tag-whoosh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5105","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5105"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5105\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}