{"id":5221,"date":"2026-07-30T00:56:25","date_gmt":"2026-07-30T00:56:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5221"},"modified":"2026-07-30T00:56:25","modified_gmt":"2026-07-30T00:56:25","slug":"mulai-tahun-depan-masa-tunggu-pemberangkatan-jemaah-haji-diseragamkan-menjadi-26-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5221","title":{"rendered":"Mulai Tahun Depan, Masa Tunggu Pemberangkatan Jemaah Haji Diseragamkan Menjadi 26 Tahun"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Mulai&nbsp;tahun&nbsp;depan,&nbsp;masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler di semua provinsi di Indonesia&nbsp;akan diseragamkan menjadi sekitar 26 tahun.<\/p>\n<p>Menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, pembagian kuota haji reguler 2026 berbeda dibandingkan pembagian untuk keberangkatan 2025.<\/p>\n<p>&ldquo;Masa tunggu semuanya sama, sekitar 26 tahun. Secara prinsip, terdapat perbedaan signifikan dibandingkan dengan pembagian kuota haji&nbsp;tahun 2025,&rdquo; ujar Dahnil dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, di Komplek MPR\/DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 28 Oktober 2025.<\/p>\n<p>Rencana pembagian kuota haji tahun 2026, menurut dia, telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/246766305\/bpih-2026-diputuskan-sebesar-rp87409-juta\">Baca: Biaya Haji 2026 diputuskan sebesar Rp87,409 juta<\/a><\/p>\n<p>Dia menegaskan, Pasal 13 Undang-Undang Haji dan Umrah menyatakan Menteri Haji dan Umrah membagi kuota haji reguler menjadi kuota haji provinsi dan kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Pembagian kuota haji reguler ini didasarkan pada pertimbangan proporsi jumlah penduduk muslim antarprovinsi dan\/atau proporsi jumlah daftar tunggu jemaah haji antarprovinsi.<\/p>\n<p>&ldquo;Berkaitan dengan hal tersebut, kami membagi kuota haji reguler per provinsi berdasarkan proporsi daftar tunggu jemaah haji antarprovinsi,&rdquo; kata dia.<\/p>\n<p>Pada keberangkatan haji sebelumnya, ada masa tunggu yang mencapai 47 tahun. Sementara waktu tunggu jemaah haji di 2026 kini dipukul rata 26 tahun.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/246760198\/komisi-viii-dpr-kaji-kemungkinan-perubahan-aturan-kuota-haji\">Baca: Komisi VIII DPR kaji kemungkinan perubahan aturan kuota haji<\/a><\/p>\n<p>Dengan adanya perhitungan berdasarkan proporsi daftar tunggu, kata dia kuota haji di tiap provinsi juga akan terdampak. Sejumlah provinsi akan mengalami penambahan maupun pengurangan kuota.<\/p>\n<p>Dahnil menyatakan kebijakan baru ini akan diterapkan selama tiga tahun. Dia mengatakan, hal ini perlu dilakukan untuk memberi kepastian terhadap perencanaan dan anggaran penyelenggaraan haji.<\/p>\n<p>Anggota Komisi VIII DPR M Husni menilai penyeragaman masa tunggu haji ini membawa keadilan bagi calon jemaah dari berbagai daerah.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Ia menambahkan, penetapan masa tunggu yang seragam ini sekaligus menjawab keadilan bagi calon jemaah, karena setiap provinsi kini memiliki kesempatan yang sama dalam antrean pemberangkatan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Mulai&nbsp;tahun&nbsp;depan,&nbsp;masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler di semua provinsi di Indonesia&nbsp;akan diseragamkan menjadi sekitar 26 tahun. Menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, pembagian kuota haji reguler 2026 berbeda dibandingkan pembagian untuk keberangkatan 2025. &ldquo;Masa tunggu semuanya sama, sekitar 26 tahun. Secara prinsip, terdapat perbedaan signifikan dibandingkan dengan pembagian kuota haji&nbsp;tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":5222,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[524,1787],"class_list":["post-5221","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-haji","tag-masa-tunggu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5221"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5221\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}