{"id":523,"date":"2026-07-30T00:22:24","date_gmt":"2026-07-30T00:22:24","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=523"},"modified":"2026-07-30T00:22:24","modified_gmt":"2026-07-30T00:22:24","slug":"mengenal-hutan-hujan-tropis-sundaland","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=523","title":{"rendered":"Mengenal Hutan Hujan Tropis Sundaland"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan hutan hujan tropis di dunia. Namun, dalam&nbsp;memasuki&nbsp;abad&nbsp;ke-21&nbsp;luasan hutan hujan tropis ini terus menyusut.<\/p>\n<p>Dilansir Earth.org, hutan hujan tropis Indonesia merupakan bagian dari kawasan yang disebut dengan hutan hujan tropis Sundaland yang meliputi pulau Kalimantan, Sumatra, dan Jawa, serta Semenanjung Malaysia.<\/p>\n<p>Sebagian besar hutan hujan tropis yang tersisa di wilayah ini berada di pulau Kalimantan, yang terbagi secara kritis antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei.<\/p>\n<p>Sundaland kehilangan sebagian besar tutupan hutan primer di dunia antara tahun 2002 dan 2019. Kalimantan kehilangan 15 persen hutan tersebut, sementara Sumatera kehilangan 25 persen.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246727194\/jelang-cop-30-brasil-dorong-inisiatif-tfff-untuk-pelestarian-hutan-tropis\">Baca: Brasil Dorong Inisiatif TFFF untuk Pelestarian Hutan Tropis<\/a><\/p>\n<p>Deforestasi untuk perkebunan kelapa sawit dan kayu, serta kebakaran yang disengaja untuk pembukaan lahan, adalah pendorong terbesar deforestasi. Namun, deforestasi telah melambat sejak pertengahan tahun 2010-an.<\/p>\n<p>Berikut info hutan hujan tropis Sundaland selengkapnya:<br \/>Luas: 103 juta hektare tutupan pohon, termasuk 51 juta hektare hutan primer, pada tahun 2020.<\/p>\n<p>Negara-negara utama: <br \/>Indonesia (73 persen dari tutupan hutan primer di wilayah ini) dan Malaysia (26 persen). Brunei dan Singapura memiliki kurang dari 1 persen hutan di wilayah ini.<\/p>\n<p>Spesies paling terkenal: Gajah; orangutan; Dua spesies badak; harimau; berbagai spesies burung rangkong dan monyet.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246728470\/jelang-cop-30-catatan-kritis-terhadap-inisiatif-tfff-untuk-lindungi-hutan-tropis-dunia\">Baca: Catatan Kritis terhadap Inisiatif TFFF untuk Lindungi Hutan Tropis Dunia<\/a><\/p>\n<p>Tren deforestasi: Deforestasi merupakan yang tertinggi di antara wilayah hutan utama lainnya, tetapi sejak pertengahan dekade 2010an trennya mulai menurun.<\/p>\n<p>Antara tahun 2002 dan 2019, Kalimantan kehilangan 5,8 juta hektare hutan primer (15 persen dari luas tahun 2001), Sumatera 3,8 juta hektare (25 persen).<\/p>\n<p>Sementara Semenanjung Malaysia hanya&nbsp;kehilangan&nbsp;726.000 hektare atau&nbsp;14 persen&nbsp;hutan&nbsp;hujan&nbsp;tropisnya&nbsp;<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Indonesia menyumbang 75 persen dari kehilangan hutan primer di wilayah tersebut, dibandingkan Malaysia yang mencatat deforestasi dengan 25 persen<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan hutan hujan tropis di dunia. Namun, dalam&nbsp;memasuki&nbsp;abad&nbsp;ke-21&nbsp;luasan hutan hujan tropis ini terus menyusut. Dilansir Earth.org, hutan hujan tropis Indonesia merupakan bagian dari kawasan yang disebut dengan hutan hujan tropis Sundaland yang meliputi pulau Kalimantan, Sumatra, dan Jawa, serta Semenanjung Malaysia. Sebagian besar hutan hujan tropis yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":524,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[288],"class_list":["post-523","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hutan-hujan-tropis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=523"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/523\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/524"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}