{"id":549,"date":"2026-07-30T00:22:31","date_gmt":"2026-07-30T00:22:31","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=549"},"modified":"2026-07-30T00:22:31","modified_gmt":"2026-07-30T00:22:31","slug":"bantuan-darurat-bukan-solusi-krisis-air-bersih-dpr-desak-dibangunnya-ketahanan-air-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=549","title":{"rendered":"Bantuan Darurat Bukan Solusi Krisis Air Bersih, DPR Desak Dibangunnya Ketahanan Air Nasional"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kekeringan dan krisis air bersih dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, padahal musim kemarau tahun ini baru memasuki fase awal.<\/p>\n<p>Krisis air bersih antara lain terjadi di Kabupaten Bekasi (Jawa Barat), Kabupaten Klaten (Jawa Tengah), Bogor, Bandung, Cilacap, Jepara, Gunungkidul (DIY), hingga Bojonegoro dan Pasuruan (Jawa Timur).<\/p>\n<p>Mengatasi krisis air bersih ini, sejumlah daerah dinilai masih mengandalkan bantuan darurat.<\/p>\n<p>Meski mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menyalurkan bantuan air bersih, Wakil Ketua Komisi V DPR, Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan bahwa langkah tersebut tidak menyelesaikan akar masalah yang sebenarnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247408075\/wmo-peringatkan-el-nino-bisa-memicu-kekeringan-di-indonesia\">Baca: El Nino Bisa Memicu Kekeringan di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Ia berpendapat bahwa krisis air bersih yang berulang merupakan cerminan dari manajemen sumber daya air yang belum baik dan belum siap menghadapi dampak pemanasan global.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita tahu persoalan kekeringan bukan semata-mata akibat faktor alam saja tapi juga terkait dengan tata kelola sumber daya air yang belum sepenuhnya adaptif terhadap perubahan iklim,&rdquo; ujar Andi dilansir Parlementaria, Jumat (19\/6\/2026).<\/p>\n<p>Legislator asal Sulawesi Selatan ini menambahkan bahwa fokus utama pemerintah seharusnya digeser dari sekadar penanganan darurat menjadi pembangunan mitigasi yang bersifat struktural dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>&ldquo;Yang lebih penting adalah membangun sistem ketahanan air yang mampu mengurangi kerentanan masyarakat terhadap perubahan cuaca ekstrem,&rdquo; ungkap Iwan.<\/p>\n<p>Selain masalah pembangunan, Andi juga mengkritik lemahnya fungsi pengawasan dan pemeliharaan terhadap sarana air bersih yang sudah dibangun di berbagai daerah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244897121\/dki-jakarta-terancam-krisis-air-bersih-kebutuhan-terus-meningkat-tak-sebanding-dengan-pasokan\">Baca: DKI Jakarta Terancam Krisis Air Bersih<\/a><\/p>\n<p>Ia menyayangkan adanya fasilitas penunjang air bersih yang akhirnya mangkrak dan tidak dapat digunakan oleh masyarakat saat kemarau tiba.<\/p>\n<p>&ldquo;Sebab tidak sedikit wilayah yang sebenarnya telah menerima bantuan pembangunan sarana air bersih, tetapi pengelolaannya belum berjalan optimal. Maka pengawasan harus semakin dimaksimalkan,&rdquo; ucapnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada Juli hingga September mendatang, Komisi V DPR RI mendesak pemerintah daerah untuk tidak gagap dan segera menyusun kebijakan mitigasi yang berbasis pada data ilmiah.<\/p>\n<p>&ldquo;Informasi iklim yang telah disampaikan BMKG harus menjadi dasar penyusunan kebijakan daerah, mulai dari pengelolaan sumber air hingga kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kemarau panjang,&rdquo; pungkas Iwan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kekeringan dan krisis air bersih dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, padahal musim kemarau tahun ini baru memasuki fase awal. Krisis air bersih antara lain terjadi di Kabupaten Bekasi (Jawa Barat), Kabupaten Klaten (Jawa Tengah), Bogor, Bandung, Cilacap, Jepara, Gunungkidul (DIY), hingga Bojonegoro dan Pasuruan (Jawa Timur). Mengatasi krisis air bersih ini, sejumlah daerah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":550,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[296],"class_list":["post-549","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-krisis-air-bersih"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/549","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=549"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/549\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=549"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=549"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=549"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}