{"id":5700,"date":"2026-07-30T01:01:24","date_gmt":"2026-07-30T01:01:24","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5700"},"modified":"2026-07-30T01:01:24","modified_gmt":"2026-07-30T01:01:24","slug":"dana-bagi-hasil-dipangkas-oleh-pemerintah-pusat-pramono-anung-akan-mengkaji-subsidi-transportasi-umum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5700","title":{"rendered":"Dana Bagi Hasil Dipangkas oleh Pemerintah Pusat, Pramono Anung Akan Mengkaji Subsidi Transportasi Umum"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan mengkaji subsidi transportasi umum sebagai upaya efisiensi anggaran setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.<\/p>\n<p>Kendati demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum tentu menaikkan tarif transportasi umum di Jakarta.<\/p>\n<p>&ldquo;Yang jelas tentunya harus ada hal yang bisa menutupi (anggaran Jakarta). Contohnya, subsidi transportasi kita kan besar sekali. Tapi ini belum tentu dinaikkan ya, saya hanya menyampaikan contohnya,&rdquo; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (6\/10\/2025).<\/p>\n<p>Dia juga telah mengingatkan kepada jajarannya bahwa dana transfer dari pemerintah pusat ke Jakarta menurun cukup besar pada 2026.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita hanya menerima Rp11,5 triliun. Di dalam APBD kita, dari Rp95,35 triliun menjadi Rp79,06 triliun. Era anggaran besar selama ini kontrolnya tidak ketat. Sudah lewat, sudah berakhir,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Pemotongan Dana&nbsp;Bagi&nbsp;Hasil yang hampir mencapai Rp15 triliun mengubah postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta. Namun, Pramono Anung optimistis pembangunan Jakarta akan tetap berjalan, meski Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Jakarta dipotong signifikan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/246638917\/mencari-model-pendanaan-transportasi-publik-yang-berkelanjutan\">Baca: Mencari model pendanaan transportasi publik yang berkelanjutan<\/a><\/p>\n<p>Pramono mengatakan, saat ini subsidi transportasi umum di Jakarta cukup besar, yakni hampir Rp15.000 per orang. Untuk itu, Pemprov Jakarta akan mengkaji terkait hal ini.<\/p>\n<p>Meski demikian, Pramono memastikan program-program prioritas yang menyentuh langsung kesejahteraan warga tidak akan terganggu. Termasuk program bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).<\/p>\n<p>Pemprov DKI pun berencana melakukan efisiensi dan refocusing pada program-program non-prioritas. Ia mencontohkan efisiensi pada perjalanan dinas dan lainnya.<\/p>\n<p>Efisiensi yang dilakukan Pemprov Jakarta, kata dia, berkaitan dengan perjalanan dinas hingga anggaran-anggaran belanja yang bukan menjadi prioritas utama, seperti hal-hal yang berkaitan dengan makan, minum, dan sebagainya.<\/p>\n<p>Pramono mengatakan, pihaknya akan mencari pembiayaan kreatif dan kemitraan strategis untuk membiayai proyek-proyek besar, salah satunya menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan\/Lokasi (SP3L).<\/p>\n<p>&#8220;Hal-hal yang bisa katakanlah dibangun dengan berpartner, bekerja sama, mitra strategis, ataupun dari dana KLB, SLF, SP3L, dan sebagainya tetap akan dilakukan,&#8221; kata Pramono.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/246476078\/pemotongan-transfer-ke-daerah-berimplikasi-serius-terhadap-situasi-sosial-politik\">Baca: Pemotongan transfer ke daerah berimplikasi serius pada situasi sosial-politik<\/a><\/p>\n<p>Salah satu contohnya adalah rencana pembangunan TOD Dukuh Atas. Pramono mengatakan, pembangunan TOD ini tetap akan dilanjutkan, tetapi mekanismenya menggunakan pembiayaan non-APBD, yakni melalui partnership dan lainnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi realokasi dan efisiensi anggaran, termasuk mendorong skema pembiayaan kreatif untuk menghadapi pemotongan DBH.<\/p>\n<p>Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menyampaikan, Pemprov DKI akan mencari pembiayaan kreatif untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Kita tetap optimistis untuk menyelenggarakan pemerintahan tahun 2026. Bagaimana kemudian kita harus menimbulkan creative financing untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sekarang ini tentu akan semakin meningkatkan layanan kita kepada masyarakat,&#8221; jelasnya di tempat terpisah.<\/p>\n<p>Menurutnya, Pemprov DKI saat ini tengah melakukan proses reposturing atau penataan ulang APBD. Postur-postur anggaran yang sudah disusun akan dilihat kembali sesuai dengan prioritasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang ini adalah pada kita, tataran eksekutif, melakukan reposturing tentang APBD kita,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Untuk itu, dirinya bersama Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno akan memimpin secara langsung pemanfaatan penggunaan anggaran tersebut.<\/p>\n<p>Ia juga meminta agar seluruh OPD di Jakarta melakukan efisiensi. &ldquo;Kita akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Menyisir kembali belanja-belanja yang non prioritas. Menajamkan fokus belanja yang secara langsung akan dirasakan oleh masyarakat,&rdquo; ucap dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan mengkaji subsidi transportasi umum sebagai upaya efisiensi anggaran setelah adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Kendati demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum tentu menaikkan tarif transportasi umum di Jakarta. &ldquo;Yang jelas tentunya harus ada hal yang bisa menutupi (anggaran Jakarta). Contohnya, subsidi transportasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":5701,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1913,9],"class_list":["post-5700","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-dana-bagi-hasil","tag-jakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5700"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5700\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5701"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}