{"id":5805,"date":"2026-07-30T01:01:53","date_gmt":"2026-07-30T01:01:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5805"},"modified":"2026-07-30T01:01:53","modified_gmt":"2026-07-30T01:01:53","slug":"kembali-terjadi-polisi-menangkap-aktivis-mahasiswa-secara-brutal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5805","title":{"rendered":"Kembali Terjadi, Polisi Menangkap Aktivis Mahasiswa Secara Brutal"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;<\/strong> Penangkapan secara brutal dengan kekerasan oleh aparat kepolisian kembali terjadi. Kali ini Angga Saputra alias Jhon (20) yang ditangkap di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (01\/10\/2025).<\/p>\n<p>Saat itu, sekitar pukul 18.40 WIB mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama ini dan beberapa rekannya hendak berangkat ke Bogor untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).<\/p>\n<p>Berdasarkan kesaksian rekan-rekan korban, Angga didatangi sekitar sepuluh orang yang mengaku sebagai aparat kepolisian tidak berseragam. Mereka tidak menunjukkan surat perintah penangkapan.<\/p>\n<p>Kemudian mereka menyergap dan mencekik serta membawa paksa&nbsp;Angga masuk ke dalam sebuah mobil yang&nbsp;telah&nbsp;disiapkan.<\/p>\n<p>&lrm;Ketika temannya menanyakan dasar penangkapan, ia justru mendapat tekanan dan ancaman dari aparat kepolisian tersebut. Angga kemudian dibawa kabur menggunakan sebuah mobil yang diiringi tiga unit sepeda motor.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/246521824\/di-tengah-sorotan-mata-dunia-aparat-menangkapi-kelompok-kritis\">Baca: Aparat menangkapi kelompok kritis jadi sorotan dunia<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;&lrm;Ini adalah pelanggaran HAM berat, tentu juga merupakan perampasan atas hak pendidikan,&rdquo; kata Aldi dari Komite Politik Partai Buruh.<\/p>\n<p>&lrm;Dengan penangkapan Angga ini, sejumlah aktivis dari berbagai elemen diantaranya Komite Politik (Kompol) Partai Buruh, Suara Muda Kelas Pekerja (SMKP), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) masih bertahan di Markas Polda Metro Jaya.<\/p>\n<p>Ada pula Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) , Liga Mahasiswa Indonesia Untuk Demokrasi (LMID), pemuda dan kaum miskin kota yang ikut mendatangi Mapolda Metrojaya.<\/p>\n<p>Aldi&nbsp;menegaskan&nbsp;bahwa&nbsp;Angga bukanlah koruptor atau penjahat. Ia adalah seorang mahasiswa yang hak pendidikannya direnggut secara paksa.<\/p>\n<p>&ldquo;Insiden ini merupakan bukti nyata bahwa Reformasi Kepolisian yang selalu digaungkan hanyalah ilusi. Tuntutan rakyat dalam aksi demonstrasi Agustus lalu tidak digubris, dan kesewenang-wenangan terhadap masyarakat sipil justru makin menjadi-jadi,&rdquo; jelas Aldi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/246585362\/gelar-aksi-tabur-bunga-aliansi-perempuan-indonesia-tuntut-aktivis-yang-ditahan-segera-dibebaskan\">Baca: Aliansi Perempuan Indonesia desak pembebasan aktivis yang masih ditahan<\/a><\/p>\n<p>Karena itu, para aktivis dari berbagai elemen tersebut menuntut pembebasan Angga Saputra serta seluruh tahanan politik dan tahanan massa aksi tanpa syarat.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selain itu mereka juga menuntut pengusutan tuntas serta mengadili para pelaku penculikan dan kekerasan aparat kepolisian.<\/p>\n<p>Aparat kepolisian juga harus menghentikan segala bentuk kriminalisasi, teror, dan intimidasi terhadap pergerakan rakyat, terhadap para aktivis.<\/p>\n<p>&lrm;Sebelumnya, pada tanggal 19 September 2025 Angga dipanggil Polda Metro Jaya sebagai saksi atas kasus aksi demonstrasi 25-30 Agustus 2025.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Penangkapan secara brutal dengan kekerasan oleh aparat kepolisian kembali terjadi. Kali ini Angga Saputra alias Jhon (20) yang ditangkap di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (01\/10\/2025). Saat itu, sekitar pukul 18.40 WIB mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama ini dan beberapa rekannya hendak berangkat ke Bogor untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":5806,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[507,1947,315,312],"class_list":["post-5805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-aktivis","tag-kepolisian","tag-mahasiswa","tag-pelanggaran-ham"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5805\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}