{"id":5993,"date":"2026-07-30T01:02:47","date_gmt":"2026-07-30T01:02:47","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5993"},"modified":"2026-07-30T01:02:47","modified_gmt":"2026-07-30T01:02:47","slug":"pidato-presiden-di-sidang-umum-pbb-ambisius-tapi-banyak-yang-tidak-selaras-dengan-fakta-di-lapangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=5993","title":{"rendered":"Pidato Presiden di Sidang Umum PBB: Ambisius Tapi Banyak yang Tidak Selaras dengan Fakta di Lapangan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Selasa (23\/9\/2025) hadir untuk menyampaikan pidato perdananya di Sidang Majelis Umum ke-80 PBB.<\/p>\n<p>Banyak pihak yang mengelu-elukan kehadiran Prabowo ini karena ini kali pertama Presiden Republik Indonesia hadir di lembaga terhormat itu setelah absen selama 10 tahun terakhir<\/p>\n<p>Presiden Joko Widodo hanya sempat menyampaikan pidato secara daring saat pandemi Covid-19, sementara selebihnya Indonesia diwakili Wakil Presiden maupun pejabat setingkat menteri.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo Subianto&nbsp;berbicara pada sesi pertama Debat Umum PBB&nbsp;dengan posisi istimewa yakni urutan ketiga. Sebuah posisi strategis yang menempatkan Indonesia berdampingan dengan dua negara besar, Brasil dan Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Sejak 1955, Brasil selalu membuka sidang sebagai tradisi diplomatik, tampil di urutan pertama. Amerika Serikat, sebagai tuan rumah, mendapat giliran kedua.<\/p>\n<p>Di hadapan para pemimpin dunia yang hadir di ruang sidang Majelis Umum PBB, Presiden Prabowo membuka pidato perdananya dengan penuh penghormatan. Dia menekankan pentingnya persaudaraan universal di tengah perbedaan bangsa dan agama.<\/p>\n<p>&ldquo;Sungguh suatu kehormatan besar bagi saya untuk berdiri di General Assembly Hall yang agung ini, di antara para pemimpin yang mewakili hampir seluruh umat manusia. Kita berbeda ras, agama, dan kebangsaan, namun kita berkumpul bersama sebagai satu keluarga.<\/p>\n<p>Kita di sini pertama dan terutama sebagai sesama manusia &mdash; masing-masing diciptakan setara, dianugerahi hak yang tidak dapat dicabut untuk hidup, kebebasan, dan mengejar kebahagiaan,&rdquo; ujar Presiden Prabowo.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246468731\/narasi-transisi-energi-bersih-pemerintahan-prabowo-ambisius-namun-sarat-kontradiksi\">Baca: Narasi transisi energi bersih Prabowo: ambisius namun sarat kontradiksi<\/a><\/p>\n<p>Namun demikian, sejumlah organisasi masyarakat sipil mengritisi isi pidato Presiden di&nbsp;Sidang&nbsp;Majelis&nbsp;Umum&nbsp;PBB&nbsp;yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi yang ada di lapangan.<\/p>\n<p>Kritik itu disampaikan dalam diskusi bertajuk Pidato Prabowo di PBB dan Komitmen Iklim Indonesia yang diikuti secara daring pada Rabu (24\/9\/2025).<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid menilai ada ketidaksinambungan antara isi pidato dengan kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran di dalam negeri.<\/p>\n<p>Dalam pidatonya, Presiden menyebut Perdamaian harus dilakukan semua negara, tapi di dalam negeri hal itu tidak dilakukan pemerintahan Prabowo.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Protes yang dilontarkan rakyat tidak direspon dengan baik. Penanganan perdamaian dalam begeri masih banyak catatan, karena tidak ada keadilan<\/p>\n<p>&ldquo;Salah satunya, adalah keputusan pemerintah yang urung membentuk TGPF terkait peristiwa Agustus-September 2025. Ini menunjukkan pengabaian pemerintah terhadap suara rakyat,&ldquo; ujar Usman.<\/p>\n<p>Bahkan sampai saat ini, Republik Indonesia belum meratifikasi Statuta Roma. Hal ini menurut Usman, jadi bukti bahwa tidak ada kesungguhan pemerintah untuk menegakkan keadilan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/245219382\/pidato-perdana-prabowo-subianto-dinilai-tak-sesuai-realita\">Baca: Pidato perdana Prabowo Subianto dinilai tak sesuai realita<\/a><\/p>\n<p>Nadia Hadad dari MADANI Berkelanjutan menyoroti komitmen iklim yang juga disinggung dalam pidato Prabowo. Namun, menurut Nadia, kebijakan yang diterapkan di dalam negeri tidak hanya bertentangan tetapi juga tidak menyentuh akar masalah lingkungan.<\/p>\n<p>Saffanah R Azzahra, ICEL menilai ada statemen-statemen yang saling bertentangan dan terlalu ambisius dalam pidato Presiden di Sidang Majelis Umum PBB, tapi tidak mencerminkan kondisi yang ada di lapangan.<\/p>\n<p>&ldquo;Ada banyak target ambisius yang diungkap dalam pidato Presiden tidak selaras dengan kondisi yang ada,&ldquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Terakhir Media Wahyudi Askar dari CELIOS mengatakan, pidato Presiden terlalu heroik, tetapi banyak pepesan kosong.<\/p>\n<p>Ia menyorot beberapa hal seperti target emisi nol sementara penggunaan dan tambang batu bara terus bertambah. Juga keinginan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia sementara produksi beras menurun.<\/p>\n<p>Juga pernyataan Prabowo yang menyebut Indonesia telah makin dekat untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dia berujar dua hal yang menjadi indikator ialah perihal kemiskinan dan kelaparan ekstrem.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/246603059\/pimpinan-komisi-xiii-dpr-minta-pemerintah-hentikan-psn-kebun-tebu-merauke\">Baca: Pemerintah diminta hentikan PSN Kebun Tebu Merauke<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Selasa (23\/9\/2025) hadir untuk menyampaikan pidato perdananya di Sidang Majelis Umum ke-80 PBB. Banyak pihak yang mengelu-elukan kehadiran Prabowo ini karena ini kali pertama Presiden Republik Indonesia hadir di lembaga terhormat itu setelah absen selama 10 tahun terakhir Presiden Joko Widodo hanya sempat menyampaikan pidato secara daring [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":5994,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2012],"class_list":["post-5993","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-prabowo-subianto"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5993","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5993"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5993\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5994"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5993"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5993"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5993"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}