{"id":6252,"date":"2026-07-30T01:04:59","date_gmt":"2026-07-30T01:04:59","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6252"},"modified":"2026-07-30T01:04:59","modified_gmt":"2026-07-30T01:04:59","slug":"pasar-tukar-jadi-cara-perempuan-dan-para-ibu-melawan-konsumerisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6252","title":{"rendered":"&#8220;Pasar Tukar&#8221; Jadi Cara Perempuan dan Para Ibu Melawan Konsumerisme"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Perempuan dan para ibu menjadi target utama dalam kampanye konsumerisme yang dibangun oleh industri, media maupun platform media sosial.<\/p>\n<p>Bujukan atau ajakan untuk selalu membeli yang &ldquo;baru&rdquo; mengempur perempuan dan para ibu&nbsp;setiap&nbsp;saat. Ajakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga&nbsp;terbaru, produk perawatan diri&nbsp;terbaru, fesyen&nbsp;tren&nbsp;terbaru, dan kebutuhan terbaru&nbsp;lainnya datang tiada henti.<\/p>\n<p>Hal ini juga berlaku untuk perlengkapan anak yang umur pemakaiannya kadang hanya beberapa bulan&nbsp;saja. Banyak perempuan terjebak dalam praktik ini, karena tidak&nbsp;ingin dianggap sebagai ibu yang pelit&nbsp;untuk.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk anak masak membeli barang bekas orang lain,&#8221; demikian stigma&nbsp;yang&nbsp;sering dilontarkan masyarakat&nbsp;dan&nbsp;para pengiklan untuk membujuk perempuan untuk tidak membeli barang second untuk putra-putrinya.<\/p>\n<p>Padahal, membeli barang second untuk&nbsp;anak&nbsp;bukanlah kesalahan&nbsp;apalagi&nbsp;dosa. Dan, mengharuskan membeli barang baru untuk sesuatu yang umur pemakaiannya hanya dalam hitungan bulan adalah pemborosan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/246115010\/minimalisme-tidak-membeli-barang-tak-hanya-mengamankan-keuangan-tapi-juga-turut-menjaga-lingkungan\">Baca: Dengan tidak membeli barang baru berarti ikut menjaga lingkungan&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Hal ini juga bisa berdampak negatif pada lingkungan. Beban yang harus ditanggung lingkungan akan semakin besar, karena setelah digunakan beberapa&nbsp;saat&nbsp;barang-barang ini lantas tidak bisa digunakan dan akan memenuhi ruangan.<\/p>\n<p>Untuk menjawab tantangan ini, komunitas Minimalist&nbsp;Moms&nbsp;Indonesia secara rutin menggelar acara Pasar Tukar setiap dua bulan sekali. Untuk bulan September ini, Pasar Tukar akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu (13\/9\/2025).<\/p>\n<p>Di acara ini para perempuan dapat memperpanjang manfaat barang layak pakai\/guna dengan menghibahkan ataupun mengadopsi barang yang dibutuhkan.<\/p>\n<p>Kepada 7cloud.asia, Evi&nbsp;Syahida dari Minimalist&nbsp;Moms&nbsp;Indonesia memaparkan, mereka yang tertarik ikut Pasar Tukar dapat melakukan mini decluttering di rumah dan membawa beberapa barang yang ingin dihibahkan (maksimal 5 barang)<\/p>\n<p>&#8220;Barang dikumpulkan untuk kemudian diadopsi oleh peserta lain, barang yang tidak teradopsi, dibawa pulang kembali oleh pemiliknya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/245687577\/minimalisme-menguak-kebohongan-di-balik-konsumerisme-2\">Baca: Menguak kebohongan di balik konsumerisme&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Buat&nbsp;Anda yang ketinggalan mengikuti Pasar Tukar hari ini, Minimalist&nbsp;Moms&nbsp;Indonesia akan menggelar acara bertajuk &#8220;Menjadi Ibu &amp; Perempuan di Tengah Arus Konsumerisme&rdquo; spesial Hari Tanpa Belanja Sedunia (Buy Nothing Day) di Karawaci, pada 26 Oktober mendatang.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Tak hanya Pasar Tukar, acara ini juga akan diisi dengan berbagai acara menarik lainnya, seperti sharing session terkait pengalaman perempuan dalam melawan gempuran konsumerisme.<\/p>\n<p>&ldquo;Tujuannya, meningkatkan peran komunitas bisa menjadi penguat melawan&nbsp;gempuran konsumerisme sekaligus membentuk jejaring support system bagi perempuan yang memiliki prinsip yang sejalan nilai MinimalistMom,&ldquo; terang Visya.<\/p>\n<p>Melalui MMID Playdate, Minimalist&nbsp;Moms&nbsp;Indonesia ingin menghadirkan ruang aman bagi para perempuan maupun ibu untuk berbagi pengalaman, membangun kesadaran, dan menemukan cara-cara praktis menghadapi arus konsumerisme dengan lebih bijak.<\/p>\n<p>Di kegiatan ini, para ibu juga berkesempatan memperkenalkan gaya hidup ramah lingkungan kepada putra-putrinya.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24571011\/seperti-ini-dampak-gaya-hidup-konsumtif-pada-lingkungan\">Baca: Dampak gaya hidup konsumtif pada lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Lewat aktivitas ide activity, anak-anak akan diajak belajar tentang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dengan prinsip 5R (<em>reduce-reuse-recycle-replace-replant<\/em>) yang disesuaikan dengan range usia.<\/p>\n<p>&#8220;Sesi ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tapi juga menstimulasi sensori dan melatih kecakapan sosialisasi anak,&#8221; ujar Visya.<\/p>\n<p>Kegiatan ini juga diharapkan dapat menyediakan ruang refleksi bagi perempuan dan ibu untuk membicarakan pengalaman mereka menghadapi tekanan konsumerisme sekaligus menumbuhkan kesadaran akan dampak negatif konsumerisme pada kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, lewat kegiatan ini diharapkan bisa membangun dukungan komunitas agar perempuan dan ibu tidak merasa sendiri dalam perjalanan melawan banjir konsumerisme.<\/p>\n<p>Minimalist Moms Indonesia adalah komunitas perempuan (single &amp; menikah) pegiat hidup minimalis dan media edukasi hidup minimalis dalam keseharian dan pengasuhan dengan tagline yang dibawa adalah #MinimalisMulaidariRumah.<\/p>\n<p>Salah satu value yang dibawa adalah hidup berkesadaran dengan meminimalisasi (minim) sisa konsumsi serta bijak mengelola dan #BijakMembuang.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Perempuan dan para ibu menjadi target utama dalam kampanye konsumerisme yang dibangun oleh industri, media maupun platform media sosial. Bujukan atau ajakan untuk selalu membeli yang &ldquo;baru&rdquo; mengempur perempuan dan para ibu&nbsp;setiap&nbsp;saat. Ajakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga&nbsp;terbaru, produk perawatan diri&nbsp;terbaru, fesyen&nbsp;tren&nbsp;terbaru, dan kebutuhan terbaru&nbsp;lainnya datang tiada henti. Hal ini juga berlaku untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":6253,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2089,17,2090],"class_list":["post-6252","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-konsumerisme","tag-lingkungan","tag-pasar-tukar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6252","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6252"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6252\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6252"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6252"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6252"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}