{"id":6365,"date":"2026-07-30T01:05:29","date_gmt":"2026-07-30T01:05:29","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6365"},"modified":"2026-07-30T01:05:29","modified_gmt":"2026-07-30T01:05:29","slug":"ini-sebabnya-pasien-gangguan-ginjal-harus-membatasi-minum-air-putih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6365","title":{"rendered":"Ini Sebabnya Pasien Gangguan Ginjal Harus Membatasi Minum Air Putih"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Orang dengan gangguan ginjal disarankan untuk menakar minumnya dan tidak minum air putih secara berlebihan karena organ ginjalnya telah mengalami penurunan fungsi.<\/p>\n<p>Guru Besar Pangan dan Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ali Khomsan MS mengatakan, hal ini karena ginjal sudah kehilangan atau mengalami kekurangan kemampuan untuk menyaring cairan.<\/p>\n<p>Diansir Antaranews.com beberapa waktu lalu, Ali mengatakan terlalu banyak meminum air putih bagi pasien penyakit ginjal, dapat menyebabkan gangguan kesehatan.<\/p>\n<p>Hal ini karena cairan yang diasup tidak akan masuk dan disaring ginjal sehingga langsung diserap tubuh yang bisa memicu masalah kesehatan. Itu sebabnya mereka harus memperhatikan batas konsumsi air minum.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/246491452\/demam-berulang-tanpa-batuk-bisa-jadi-indikasi-gangguan-ginjal-pada-anak\">Baca: Demam Berulang Tanpa Batuk Bisa Jadi Indikasi Gangguan Ginjal pada Anak<\/a><\/p>\n<p>Sementara bagi orang yang sehat, tidak ada masalah dalam mengonsumsi air putih dengan takaran yang disarankan yakni sebanyak dua liter per hari.<\/p>\n<p>&ldquo;Acuannya kurang lebih juga adalah bahwa setiap kalori makanan yang kita konsumsi itu harus memasukkan sayuran 1 cc sehingga dijadikan pedoman orang awam secara umum kita memerlukan 2.000 kalori makanan setara dengan yang kita harus minum dua liter air putih,&rdquo; jelasnya.<\/p>\n<p>Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RA Adaninggar Primaria Nariswari menyebutkan, pada orang normal kebiasaan jarang meminum air putih dapat menjadi faktor risiko.<\/p>\n<p>Kurang minum air putih mengharuskan seseorang melakukan terapi cuci darah (hemodialisis) meskipun masih usia muda.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/243005784\/waspadai-nyeri-pinggang-yang-berkepanjangan-karena-bisa-jadi-pertanda-penyakit-serius\">Baca: Waspadai Nyeri Pinggang yang Berkepanjangan<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Biasanya pasien muda yang melakukan cuci darah karena tidak suka atau jarang minum air putih,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dokter Ningz, sapaan akrabnya, mengatakan kebiasaan jarang meminum air putih dapat menyebabkan peradangan pada ginjal dan merupakan risiko awal dari penyakit diabetes, yang kelak juga akan berdampak pada fungsi ginjal.<\/p>\n<p>Ginjal yang sudah kehilangan fungsinya, kata dia, mengakibatkan seseorang harus melakukan terapi cuci darah untuk mengembalikan kualitas hidupnya, karena darah yang kotor dan tak tersaring melalui ginjal dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Orang dengan gangguan ginjal disarankan untuk menakar minumnya dan tidak minum air putih secara berlebihan karena organ ginjalnya telah mengalami penurunan fungsi. Guru Besar Pangan dan Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ali Khomsan MS mengatakan, hal ini karena ginjal sudah kehilangan atau mengalami kekurangan kemampuan untuk menyaring cairan. Diansir Antaranews.com beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":6366,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[958,82],"class_list":["post-6365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-ginjal","tag-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6365"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6365\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}