{"id":6467,"date":"2026-07-30T01:05:52","date_gmt":"2026-07-30T01:05:52","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6467"},"modified":"2026-07-30T01:05:52","modified_gmt":"2026-07-30T01:05:52","slug":"amnesty-internasional-indonesia-desak-polisi-bebaskan-pengunjukrasa-yang-ditahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6467","title":{"rendered":"Amnesty Internasional Indonesia Desak Polisi Bebaskan Pengunjukrasa yang Ditahan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyesalkan bertambahnya jumlah kematian terkait unjuk rasa pekan lalu.<\/p>\n<p>Juga penangkapan sejumlah&nbsp;aktivis&nbsp;HAM,&nbsp;seperti&nbsp;Delpedro Marhaen di Jakarta, Khariq Anhar di Banten, Syahdan Husein di Bali dan dua pendamping hukum dari YLBHI masing-masing di Manado dan Samarinda.<\/p>\n<p>Bahkan terakhir, muncul gejala pengerahan pamswakarsa yang dapat mendorong konflik horisontal di masyarakat.<\/p>\n<p>&ldquo;Ini semua menunjukkan negara memilih pendekatan otoriter dan represif daripada demokratik dan persuasif. Tuduhan pun memakai pasal-pasal karet. Ini harus dihentikan. Bebaskanlah mereka, ujar Usman dalam keterangan tertulis kepada media pada Selasa (2\/9\/2025).<\/p>\n<p>Negara harus mengoptimalkan pendekatan pemolisian demokratis, persuasif dan dialog dengan pengunjuk rasa, sebagaimana saran Kantor HAM PBB.<\/p>\n<p>Ancaman hukuman hanya memicu eskalasi ketegangan antara kepolisian dan pengkritik. Masyarakat berhak berkumpul dan menyampaikan pendapat di depan umum dan ini adalah hak asasi manusia.<\/p>\n<p>Amnesty&nbsp;Internasional&nbsp;Indonesia&nbsp;mendesak Polri membebaskan Delpedro, Syahdan dan ratusan pengunjuk rasa lainnya yang ditangkap hanya karena bersuara kritis sejak 25 Agustus.<\/p>\n<p>Amnesty Internasional juga mengecam penembakan gas air mata ke arah kampus Unisba dan Universitas Pasundan yang dipakai sebagai posko medis bagi pengunjuk rasa atau menjadi korban kekerasan.<\/p>\n<p>Gas air mata membahayakan keselamatan warga sipil yang ada di dalam maupun di sekitar kedua kampus tersebut. Penggunaan gas air mata yang berlebihan bisa mengakibatkan luka fatal dan bahkan kematian seperti Tragedi Kanjuruhan.<\/p>\n<p>Amnesty Internasional mendesak pemerintah melakukan investigasi independen yang melibatkan tokoh-tokoh dan unsur masyarakat yang memiliki integritas dan keahlian.<\/p>\n<p>&ldquo;Komnas HAM harus segera melakukan penyelidikan projustisia atas terbunuhnya sepuluh warga sipil selama aksi unjuk rasa,&ldquo; tandas Usman<\/p>\n<p>Negara harus mau bekerja sama dengan Komnas HAM dalam memastikan mereka yang bertanggung jawab atas kematian ini dapat dimintai pertanggungjawaban.<\/p>\n<p>Amnesty Internasional&nbsp;Indonesia&nbsp;menyayangkan sikap&nbsp;Presiden yang&nbsp;malah mengeluarkan pernyataan yang memunculkan label &ldquo;anarkis&rdquo;, &ldquo;makar&rdquo; atau bahkan &ldquo;terorisme&rdquo;.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pemerintah&nbsp;seharusnya&nbsp;menjawab&nbsp;kritik&nbsp;masyarakat&nbsp;dengan&nbsp;mengevaluasi kebijakan sosial dan ekonomi yang merugikan hak masyarakat dan memastikan akuntabilitas polisi,<\/p>\n<p>Kepolisian negara berwenang menindak setiap peristiwa pidana namun harus tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip HAM.<\/p>\n<p>Pelabelan &ldquo;anarkisme&rdquo;, &ldquo;terorisme&rdquo; maupun &ldquo;makar&rdquo;, menurut Usman, berpotensi mengeskalasi pendekatan keamanan dan membenarkan penggunaan kekuatan yang lebih represif dan eksesif lagi.<\/p>\n<p>Negara semestinya hadir dengan manusiawi, yaitu mendengarkan tuntutan warga, menghormati kebebasan berekspresi, serta menegakkan hukum secara adil.<\/p>\n<p>&rdquo;Tanpa itu, pernyataan presiden hari Minggu lalu bahwa &lsquo;negara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi masyarakat&rsquo; hanya slogan kosong,&rdquo; pungkas Usman<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyesalkan bertambahnya jumlah kematian terkait unjuk rasa pekan lalu. Juga penangkapan sejumlah&nbsp;aktivis&nbsp;HAM,&nbsp;seperti&nbsp;Delpedro Marhaen di Jakarta, Khariq Anhar di Banten, Syahdan Husein di Bali dan dua pendamping hukum dari YLBHI masing-masing di Manado dan Samarinda. Bahkan terakhir, muncul gejala pengerahan pamswakarsa yang dapat mendorong konflik horisontal di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":6468,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[334],"class_list":["post-6467","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-unjuk-rasa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6467","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6467"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6467\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6467"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6467"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6467"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}