{"id":6925,"date":"2026-07-30T01:07:52","date_gmt":"2026-07-30T01:07:52","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6925"},"modified":"2026-07-30T01:07:52","modified_gmt":"2026-07-30T01:07:52","slug":"pendakian-gunung-rinjani-dibuka-kembali-dengan-perbaikan-tata-kelola-dan-revisi-sop","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6925","title":{"rendered":"Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Kembali dengan Perbaikan Tata Kelola dan Revisi SOP"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengatakan jalur pendakian Gunung Rinjani dibuka kembali pada Senin, (11\/8\/2025) setelah dilakukan perbaikan tata kelola dan revisi standar operasional prosedur (SOP).<\/p>\n<p>Ketua Pokja <em>World Class Mountaineering<\/em> Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Budi Santoso menyebut, aturan ini hasil evaluasi keselamatan yang dilakukan bersama sejumlah pihak terkait.<\/p>\n<p>Dilansir&nbsp;RRI.co.id,&nbsp;revisi SOP pendakian Gunung&nbsp;Rinjani&nbsp;yang dilakukan, termasuk penyesuaian kelas jalur, rasio guide, sistem asuransi, dan kontijensi keselamatan.<\/p>\n<p>Masyarakat&nbsp;yang&nbsp;ingin&nbsp;mendaki&nbsp;Gunung&nbsp;Rinjani&nbsp;juga harus melakukan pembelian tiket secara online melalui aplikasi resmi yang telah diterapkan.<\/p>\n<p>Perbaikan jalur pendakian Gunung&nbsp;Rinjani&nbsp;dilakukan pada sejumlah titik rawan, termasuk jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/246195567\/di-balik-kematian-juliana-marins-dalam-pendakian-gunung-rinjani\">Baca: Menguak penyebab kematian Juliana Morris saat pendakian Gunung Rinjani<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, jalur pendakian lainnya seperti Senaru, Sembalun, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik juga telah diperbaiki.<\/p>\n<p>Beberapa langkah perbaikan yang dilakukan antara lain pemasangan reling, tali pegangan, tangga pengaman, dan tangga alami.<\/p>\n<p>Selain itu, untuk mengurangi risiko kecelakaan, papan peringatan juga dipasang di titik rawan, serta pembangunan shelter emergency di Plawangan 4 sebagai tempat perlindungan sementara.<\/p>\n<p>&#8220;Perbaikan ini tentu saja terkait dengan keselamatan pendaki. Apalagi Gunung Rinjani masuk kategori tingkat kesulitan medan tingkat 4,&#8221; ujarnya dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu (10\/8\/2025).<\/p>\n<p>Menurut Budi, tingkat 4 ditetapkan berdasarkan medan menantang, kondisi cuaca, dan karakteristik jalur. Penilaian juga mempertimbangkan risiko pendakian, tipologi gunung, hingga potensi ancaman alam.<\/p>\n<p>&#8220;Oleh karena itu dibutuhkan pendaki berpengalaman saat mendaki Gunung Rinjani,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/245840282\/jalur-pendakian-gunung-rinjani-kembali-dibuka-pendaki-diminta-taati-sop\">Baca: Para pendaki Gunung Rinjani diminta taati SOP<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Bukti pengalaman seperti sertifikat pendakian atau foto dokumentasi wajib ditunjukkan sebelum pendakian.<\/p>\n<p>Bagi pendaki pemula, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menerapkan kewajiban memakai jasa pemandu resmi. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat minimnya pengetahuan medan.<\/p>\n<p>Budi menyebut pemandu resmi telah mendapat pelatihan peningkatan kemampuan dan teknik keselamatan. Rasio pemandu juga diubah dari satu pemandu untuk enam pendaki menjadi satu untuk lima pendaki.<\/p>\n<p>Selain itu, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani juga mengubah aturan surat keterangan sehat. Jika sebelumnya berlaku hingga H-3 pendakian, kini diperketat menjadi H-1 pendakian.<\/p>\n<p>Perubahan aturan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan pendaki benar-benar siap. Hal tersebut diharapkan menekan risiko insiden di jalur pendakian.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/245448676\/pendakian-gunung-rinjani-mengancam-kelestarian-lingkungan\">Baca: Wisata pendakian Gunung Rinjani mengancam kelestarian lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Proses penyusunan SOP baru ini dilakukan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani bersama Basarnas, Pemprov NTB, dan Kementerian Kehutanan. Pelaku wisata lingkar Rinjani juga dilibatkan dalam pembahasan.<\/p>\n<p>Budi menegaskan aturan baru ini bukan untuk membatasi kunjungan wisata. Melainkan memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pendakian Rinjani.<\/p>\n<p>Penerapan aturan baru ini akan diawasi secara ketat oleh petugas BTNGR. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan di lapangan.<\/p>\n<p>Gunung Rinjani selama ini menjadi destinasi favorit pendaki lokal maupun mancanegara. Dengan aturan baru, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani berharap standar pendakian mencapai kelas dunia.<\/p>\n<p>Sebelumnya, seorang warga negara asing mengisahkan perjalanannya ke Lombok dengan harapan mendaki Gunung Rinjani, yang menjadi sorotan setelah insiden yang menewaskan pendaki Brasil Juliana Marins.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246364369\/peneliti-brin-temukan-spesies-baru-jamur-morel-dari-gunung-rinjani\">Baca: BRIN temukan spesies baru jamur morel dari Gunung Rinjani<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengatakan jalur pendakian Gunung Rinjani dibuka kembali pada Senin, (11\/8\/2025) setelah dilakukan perbaikan tata kelola dan revisi standar operasional prosedur (SOP). Ketua Pokja World Class Mountaineering Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Budi Santoso menyebut, aturan ini hasil evaluasi keselamatan yang dilakukan bersama sejumlah pihak terkait. Dilansir&nbsp;RRI.co.id,&nbsp;revisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":6926,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2275,2276],"class_list":["post-6925","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gunung-rinjani","tag-pendakian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6925","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6925"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6925\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6926"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6925"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6925"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6925"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}