{"id":6965,"date":"2026-07-30T01:08:01","date_gmt":"2026-07-30T01:08:01","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6965"},"modified":"2026-07-30T01:08:01","modified_gmt":"2026-07-30T01:08:01","slug":"perubahan-iklim-akibatkan-jumlah-kematian-akibat-gelombang-panas-meningkat-tiga-kali-lipat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=6965","title":{"rendered":"Perubahan Iklim Akibatkan Jumlah Kematian Akibat Gelombang Panas Meningkat Tiga Kali Lipat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Gelombang panas yang memecahkan rekor baru-baru ini di Eropa menyebabkan 1.500 kematian. Angka ini lebih banyak daripada yang seharusnya terjadi tanpa pengaruh perubahan iklim, demikian sebuah studi baru menyimpulkan.<\/p>\n<p><em>World Weather Attribution<\/em>, sebuah kolaborasi akademis yang mempelajari atribusi peristiwa ekstrem, menemukan bahwa perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia melipatgandakan jumlah kematian terkait panas<\/p>\n<p>Studi itu menyebut, perubahan iklim telah meningkatkan suhu gelombang panas hingga 4&deg;C lebih tinggi di belasan kota.<\/p>\n<p>Para peneliti dari <em>Imperial College London dan London School of Hygiene &amp; Tropical Medicine<\/em> berfokus pada data dari 23 Juni hingga 2 Juli 2025,&nbsp;dan 12 kota di Eropa di Italia, Spanyol, Portugal, Prancis, Inggris, Yunani, Kroasia, dan Hongaria.<\/p>\n<p>2.300 kematian terkait panas tercatat selama periode 10 hari tersebut. Dari jumlah tersebut, 1.500 &ndash; atau 65 persem &ndash; tidak akan terjadi jika perubahan iklim tidak memperparah gelombang panas, mereka menyimpulkan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246378442\/studi-baru-peringatkan-dunia-kehabisan-waktu-mengatasi-dampak-buruk-perubahan-iklim\">Baca: Waktu yang tersedia untuk atasi dampak buruk perubahan iklim makin terbatas<\/a><\/p>\n<p><strong>&lsquo;Pembunuh Senyap&rsquo;<\/strong><br \/>Panas sangat berbahaya bagi manusia karena mengganggu proses fisiologis yang seharusnya menjaga tubuh tetap dingin.<\/p>\n<p>Tekanan pada tubuh manusia akibat panas mencegah aktivitas sehari-hari yang normal dan kemampuan kita untuk mendinginkan diri dengan baik. Area yang umumnya memiliki kelembapan lebih tinggi juga dapat membahayakan nyawa.<\/p>\n<p>Keringat membantu tubuh kita mendinginkan diri, tetapi kelembapan mengubah cara keringat menguap dari tubuh.<\/p>\n<p>Tidak dapat mendinginkan diri membahayakan kesehatan, dan dapat menyebabkan peningkatan komplikasi kardiovaskular dan pernapasan, dehidrasi, sengatan panas, tekanan darah tinggi, dan kurang tidur. Beberapa kondisi ini dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243351516\/wmo-kenaikan-suhu-global-picu-bencana-akan-lebih-sering-terjadi\">Baca: Perubahan iklim akan menyebabkan bencana lebih sering terjadi<\/a><\/p>\n<p>Meskipun tidak ada yang benar-benar kebal terhadap panas ekstrem, faktor-faktor seperti usia dan kondisi kesehatan, serta variabel paparan termasuk pekerjaan dan keadaan sosial ekonomi, dapat meningkatkan kerentanan seseorang.<\/p>\n<p>Studi menunjukkan bahwa perempuan &ndash; terutama perempuan hamil, anak-anak, dan lansia &ndash; sangat berisiko mengalami gejala parah terkait panas.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Gelombang panas bulan lalu secara tidak proporsional memengaruhi kelompok rentan ini, menurut studi World Weather Attribution, dengan penduduk berusia 65 tahun ke atas menyumbang sekitar 88 persen dari kematian berlebih.<\/p>\n<p>Gelombang panas membunuh hampir setengah juta orang setiap tahun di seluruh dunia, menjadikannya peristiwa cuaca ekstrem yang paling mematikan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/245270337\/wmo-sebut-banjir-spanyol-sebagai-contoh-bencana-cuaca-ekstrem-global\">Baca: Banjir besar di Eropa adalah bukti dampak buruk perubahan iklim<\/a><\/p>\n<p>Panas sering disebut sebagai &#8220;pembunuh diam-diam&#8221;, karena pemantauan akurat terhadap kematian akibat panas merupakan tantangan dan banyak negara masih kekurangan sistem pencatatan yang memadai.<\/p>\n<p>Asisten Profesor di<em> London School of Hygiene &amp; Tropical Medicine<\/em>, Malcolm Mistry mengatakan kondisi ini mengakibatkan jumlah kematian akibat panas yang terdokumentasi seringkali jauh lebih rendah daripada jumlah sebenarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Meskipun beberapa kematian telah dilaporkan di Spanyol, Prancis, dan Italia, ribuan orang lainnya diperkirakan meninggal akibat suhu yang sangat tinggi dan kematian mereka tidak akan tercatat sebagai kematian akibat panas,&#8221; kata Malcolm yang juga salah satu penulis studi ini.<\/p>\n<p>&ldquo;Kebanyakan orang yang meninggal akibat gelombang panas meninggal di rumah atau di rumah sakit karena tubuh mereka kewalahan dan menyerah pada kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya,&rdquo; tambahnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Gelombang panas yang memecahkan rekor baru-baru ini di Eropa menyebabkan 1.500 kematian. Angka ini lebih banyak daripada yang seharusnya terjadi tanpa pengaruh perubahan iklim, demikian sebuah studi baru menyimpulkan. World Weather Attribution, sebuah kolaborasi akademis yang mempelajari atribusi peristiwa ekstrem, menemukan bahwa perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia melipatgandakan jumlah kematian terkait panas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":6966,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[78,173],"class_list":["post-6965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gelombang-panas","tag-perubahan-iklim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6965"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6965\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}