{"id":7056,"date":"2026-07-30T01:08:27","date_gmt":"2026-07-30T01:08:27","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7056"},"modified":"2026-07-30T01:08:27","modified_gmt":"2026-07-30T01:08:27","slug":"posisi-negara-negara-di-dunia-dalam-menangani-sampah-plastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7056","title":{"rendered":"Posisi Negara-negara di Dunia dalam Menangani Sampah Plastik"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sekitar 100 negara yang hadir di perundingan Komite Negosiasi Antarpemerintah (INC) Jenewa yang&nbsp;dimulai&nbsp;pekan ini mendukung perjanjian ambisius yang juga meliputi pengurangan produksi plastik.<\/p>\n<p>Dalam kelompok ini, antara lain termasuk sejumlah besar negara Afrika dan Amerika Latin, juga Jerman dan Uni Eropa.<\/p>\n<p>Namun, negara-negara produsen plastik dan minyak dalam &#8220;Koalisi Sepemikiran&#8221;, seperti Rusia, Iran, dan Arab Saudi, selama ini menghalangi regulasi produksi yang lebih ketat.<\/p>\n<p>Mereka ingin melanjutkan produksi plastik seperti biasa dan mencegah kesepakatan yang membatasi permintaan, misalnya larangan produk plastik sekali pakai, kata Florian Titze dari WWF.<\/p>\n<p>Industri plastik dan negara-negara yang mendapat keuntungan terbesar melihat krisis plastik sebagai masalah pengelolaan sampah yang buruk.<\/p>\n<p>Mereka ingin perjanjiannya terfokus pada pengumpulan plastik, edukasi konsumen, dan tingkat daur ulang. Namun, produksi berlebih, sumber masalah utama, tidak akan dihentikan dengan cara ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246399104\/sampah-plastik-tenggelamkan-dunia-mampukah-ktt-plastik-jenewa-mengerem-produksi-plastik-global\">Baca: Mampukah&nbsp;Perundingan Plastik Jenewa mengerem produksi plastik global?<\/a><\/p>\n<p>Direktur Asosiasi Industri Plastik Eropa, Virginia Janssens menentang pembatasan produksi plastik primer secara global dan menegaskan industri plastik serius menghadapi masalah pencemaran.<\/p>\n<p>Tetapi solusi mengatasi sampah plastik memerlukan kerja sama lintas sektor dan sepanjang rantai nilai, termasuk dengan pemerintah.<\/p>\n<p>Daur ulang tidak cukup<br \/>Daur ulang dan pengelolaan sampah memang penting, tapi tidak cukup tanpa pengurangan jumlah plastik, jelas Melanie Bergmann, ahli biologi laut dari Alfred-Wegener-Institut yang menjadi pengamat ilmiah delegasi Jerman.<\/p>\n<p>&#8220;Jika jumlah plastik terus bertambah setiap tahun, kita perlu sistem daur ulang dan pengelolaan sampah yang lebih besar. Sistem di negara kaya saja sudah kewalahan,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Biaya pengelolaan sampah sangat besar, misalnya Jerman mengeluarkan 16 miliar euro per tahun, sekitar 0,4 persen PDB, dan proporsi sampah plastik terus naik.<\/p>\n<p>Dalam negosiasi, Uni Eropa kemungkinan mengaitkan dukungan finansial kepada negara berkembang dengan komitmen pengurangan produksi plastik.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246129557\/ketimbang-beralih-ke-plastik-biodegradable-lebih-baik-kurangi-produksi-plastik\">Baca: Pengurangan produksi plastik global sudah mendesak<\/a><\/p>\n<p>Aleksandar Rankovic, pendiri think tank Common Initiative, memperingatkan agar tanggung jawab tidak hanya dibebankan pada negara produsen minyak dan plastik.<\/p>\n<p>Ia menuduh negara-negara Barat seperti Jerman, Prancis, dan Inggris munafik karena klaim ambisius mereka tidak disertai tindakan nyata.<\/p>\n<p>Dengan produksi sekitar 8 juta ton plastik per tahun, Jerman adalah produsen plastik terbesar di Eropa. Secara global, sepertiga plastik berasal dari Cina, hampir 20 persen dari Asia lainnya dan Amerika Utara.<\/p>\n<p>Meski koalisi ambisi tinggi mendukung perjanjian lebih ketat, belum ada target konkret yang mengikat untuk mengurangi produksi plastik, yang dinilai Rankovic terlalu samar.<\/p>\n<p>Kementerian Lingkungan Jerman menolak kritik ini dengan alasan data belum cukup untuk menetapkan target numerik seperti target 1,5 derajat dalam perjanjian iklim.<\/p>\n<p>Namun, Melanie Bergmann menyatakan produksi plastik harus dikurangi minimal 12 hingga 19 persen untuk memenuhi target Perjanjian Paris.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245626473\/tiga-isu-yang-menghambat-perjanjian-plastik-global\">Baca: Tiga isul yang menghalangi perjanjian pengurangan produksi plastik global<\/a><\/p>\n<p><strong>Kekuatan lobi industri plastik<\/strong><br \/>Di Jenewa, selain delegasi negara, ratusan perwakilan industri plastik dan kimia hadir. Solusi hanya bisa dicapai dengan kerja sama antara masyarakat sipil dan dunia usaha, demikian menurut sumber dari Kementerian Lingkungan Jerman.<\/p>\n<p>Bethanie Carney Almroth, ahli ekotoksikologi dari Universitas G&ouml;teborg, Swedia, mengungkapkan adanya upaya lobi untuk melemahkan ilmu pengetahuan di bidang plastik dan intimidasi terhadap ilmuwan yang meneliti dampak berbahaya bahan kimia plastik.<\/p>\n<p>Jumlah pelobi industri bahkan lebih banyak dari delegasi resmi Uni Eropa. Industri menggunakan studi bias untuk meragukan kredibilitas ilmuwan, namun Plastics Europe menegaskan mereka menghargai ilmu pengetahuan independen.<\/p>\n<p>Almroth menceritakan pengalaman intimidasi dan upaya pelemahan reputasi oleh industri plastik melalui berbagai cara, termasuk di konferensi internasional.<\/p>\n<p>Kesempatan bersejarah untuk perjanjian efektif?<br \/>Rankovic meragukan perjanjian terobosan akan lahir di Jenewa, melainkan kerangka kerja minimal yang bisa dikembangkan.<\/p>\n<p>Keputusan soal pembatasan produksi plastik harus segera diambil dengan konsensus tetapi posisi negara-negara yang hadir di&nbsp;Perundingan Plastik Jenewa ini sangat berbeda.<\/p>\n<p>Namun, waktu sudah sangat mendesak karena produksi plastik diperkirakan akan berlipat ganda dalam 20 tahun ke depan. Perjanjian ini adalah kesempatan bersejarah untuk mengendalikan masalah plastik, pungkas Melanie Bergmann.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246025602\/bumi-dibanjiri-polusi-plastik-pengetahuan-tentang-sirkularitas-sangat-dibutuhkan\">Baca: Sirkularitas penting untuk atasi ledakan sampah plastik<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sekitar 100 negara yang hadir di perundingan Komite Negosiasi Antarpemerintah (INC) Jenewa yang&nbsp;dimulai&nbsp;pekan ini mendukung perjanjian ambisius yang juga meliputi pengurangan produksi plastik. Dalam kelompok ini, antara lain termasuk sejumlah besar negara Afrika dan Amerika Latin, juga Jerman dan Uni Eropa. Namun, negara-negara produsen plastik dan minyak dalam &#8220;Koalisi Sepemikiran&#8221;, seperti Rusia, Iran, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":7057,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2309,686],"class_list":["post-7056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-produksi-plastik","tag-sampah-plastik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7056"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7056\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}