{"id":7144,"date":"2026-07-30T01:08:44","date_gmt":"2026-07-30T01:08:44","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7144"},"modified":"2026-07-30T01:08:44","modified_gmt":"2026-07-30T01:08:44","slug":"sistem-pangan-global-hadapi-tiga-hambatan-utama-ini-yang-harus-dilakukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7144","title":{"rendered":"Sistem Pangan Global Hadapi Tiga Hambatan Utama, Ini yang Harus Dilakukan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Laporan berjudul &#8220;Membuka Transisi Berkelanjutan untuk Agribisnis&#8221; yang diterbitkan Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Chatham House baru-baru ini menyoroti tiga hambatan utama yang dihadapi sistem pangan global.<\/p>\n<p>Sistem itu adalah paradigma pangan yang lebih murah, konsolidasi pasar, dan ketergantungan jalur investasi. Ketiganya harus diatasi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Wakil Direktur Divisi Ekosistem di UNEP, Doreen Robinson mengatakan sistem pangan global saat ini ditopang oleh subsidi, pajak, dan regulasi yang dibentuk oleh hambatan pertama, yakni paradigma pangan yang lebih murah.<\/p>\n<p>Daren menegaskan, paradigma ini harus diubah karena terbukti berdampak buruk pada lingkungan.<\/p>\n<p>&rdquo;Pangan harus murah untuk diproduksi dan dibeli, meskipun mahal bagi lingkungan dan kesehatan manusia dalam jangka panjang (misalnya melalui konsumsi berlebihan dan peningkatan limbah),&rdquo; terang Daren&nbsp;seperti&nbsp;dilansir&nbsp;di&nbsp;unep.org.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246314749\/pertanian-regeneratif-dilirik-untuk-amankan-pasokan-pangan-dari-ancaman-perubahan-iklim\">Baca: Pertanian regeneratif dilirik untuk amankan pasokan pangan dunia<\/a><\/p>\n<p>Daren menyebut, ada kebutuhan mendesak untuk mereformasi standar dan perpajakan&nbsp;di&nbsp;sektor&nbsp;pangan agar mencerminkan biaya lingkungan dan kesehatan jangka panjang.<\/p>\n<p>Hal ini membutuhkan pengalihan subsidi yang merugikan, peningkatan investasi dalam penelitian dan pengembangan publik, persyaratan transparansi, dan insentif untuk melindungi tanah yang sehat, mengurangi emisi, dan beralih ke pola makan yang lebih sehat.<\/p>\n<p>Laporan UNEP ini menyebut, paradigma pangan murah selanjutnya berkontribusi pada hambatan lainnya, yakni konsentrasi pasar di mana sektor swasta dapat resisten terhadap perubahan, persaingan, atau inovasi yang mengganggu dan membatasi agensi dan pendapatan petani.<\/p>\n<p>Kunci ketiga adalah ketergantungan jalur investasi, yang mencerminkan tren yang telah terbentuk selama 80 tahun terakhir.<\/p>\n<p>Ketergantungan ini berfokus pada peningkatan efisiensi dan penjualan, sekaligus meningkatkan ketergantungan petani pada benih, agrokimia, dan platform digital yang dikendalikan oleh perusahaan besar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246229160\/perubahan-iklim-mengancam-produksi-pangan-global-pertanian-cerdas-iklim-ditawarkan-jadi-solusi\">Baca: Perubahan iklim mengancam produksi pangan global<\/a><\/p>\n<p>Sayangnya, semua ini menimbulkan biaya yang signifikan terhadap lingkungan dan tujuan pembangunan berkelanjutan lainnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Karena itu, ada kebutuhan mendesak untuk mereformasi standar dan perpajakan agar mencerminkan biaya lingkungan dan kesehatan jangka panjang.<\/p>\n<p>Hal ini membutuhkan pengalihan subsidi yang merugikan, peningkatan investasi dalam penelitian dan pengembangan publik, persyaratan transparansi, dan insentif untuk melindungi tanah yang sehat, mengurangi emisi, dan beralih ke pola makan yang lebih sehat.<\/p>\n<p>Daren menambahkan, tindakan konsumen dapat mempercepat pergeseran ke&nbsp;sistem&nbsp;pangan&nbsp;yang&nbsp;lebih&nbsp;berkelanjutan&nbsp;ini.<\/p>\n<p>Semakin banyak inisiatif yang dipimpin warga negara meningkatkan pengawasan terhadap praktik agribisnis dan keputusan investor, mendorong pengurangan emisi berbahaya, polusi tanah dan air, serta peningkatan nilai gizi pangan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246383404\/paradigma-pangan-harus-murah-hambat-transisi-ke-sistem-pangan-yang-berkelanjutan\">Baca: Paradigma pangan harus murah menghambat transisi sistem pangan yang berkelanjutan<\/a><\/p>\n<p>Hal ini akan menghasilkan mesin pertanian dan produksi kimia yang kurang bergantung pada bahan bakar fosil; Pangan bersumber dari lanskap yang beragam alih-alih monokultur;<\/p>\n<p>Pengolahan daging dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar melalui produk berkualitas tinggi, berdampak rendah, dan bernilai kesejahteraan tinggi, serta alternatif daging nabati atau daging budidaya.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, sistem pangan dapat menjadi kurang intensif input dan teknologi, serta lebih beragam dan intensif pengetahuan.<\/p>\n<p>UNEP berkomitmen untuk mendukung evolusi pertanian menjadi kekuatan pelindung bagi manusia, hewan, dan ekosistem yang sehat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Laporan berjudul &#8220;Membuka Transisi Berkelanjutan untuk Agribisnis&#8221; yang diterbitkan Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Chatham House baru-baru ini menyoroti tiga hambatan utama yang dihadapi sistem pangan global. Sistem itu adalah paradigma pangan yang lebih murah, konsolidasi pasar, dan ketergantungan jalur investasi. Ketiganya harus diatasi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Wakil Direktur Divisi Ekosistem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":7145,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,431,887],"class_list":["post-7144","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-pangan","tag-unep"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7144","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7144"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7144\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7145"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}