{"id":7306,"date":"2026-07-30T01:09:27","date_gmt":"2026-07-30T01:09:27","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7306"},"modified":"2026-07-30T01:09:27","modified_gmt":"2026-07-30T01:09:27","slug":"gelombang-panas-landa-yunani-suhu-udara-capai-46-derajat-celsius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7306","title":{"rendered":"Gelombang Panas Landa Yunani, Suhu Udara Capai 46 Derajat Celsius"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Gelombang panas <em>(heat wave)<\/em> mulai melanda sejumlah negara di Eropa. Salah satunya Yunani. Bahkan gelombang panas di negara ini mencapai suhu hingga hampir 46 derajat celsius pada Jumat (25\/07\/2025).<\/p>\n<p>Melansir AFP, Observatorium Nasional di Athena mencatat pada Jumat lalu suhu terpanas yang tercatat adalah 45,8&deg;C di wilayah Peloponnesos, Messinia.<\/p>\n<p>Di Athena, suhu tertinggi di beberapa bagian ibu kota adalah 42&deg;C, yang juga tercatat di pelabuhan utama Piraeus.<\/p>\n<p>Badan Meteorologi Yunani (EMY) menjelaskan gelombang panas ini telah berlangsung sejak Senin lalu dan diprediksi masih akan terus berlangsung hingga lebih dari seminggu.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/246279227\/gelombang-panas-yang-dipicu-perubahan-iklim-sebabkan-2300-kematian-di-eropa\">Baca: Gelombang panas sebabkan 2300 kematian di Eropa<\/a><\/p>\n<p>Kondisi cuaca seperti ini membuat para pejabat mengubah jam buka Akropolis, situs arkeologi terkemuka di negara itu. Hal ini dilakukan demi keselamatan pengunjung dan staf.<\/p>\n<p>Monumen tersebut ditutup dari tengah hari hingga pukul 17.00, waktu terpanas dalam sehari-sesuai dengan aturan keselamatan yang berlaku.<\/p>\n<p>Gelombang panas yang menerjang Yunani ini juga meningkatkan resiko kebakaran. Apalagi adanya peningkatan angin dari arah utara yang dapat memicu bencana tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246294517\/mengapa-gelombang-panas-semakin-mematikan\">Baca: Gelombang panas semakin mematikan, ini penyebabnya<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya, pada awal pekan ini kebakaran hutan telah menghancurkan lebih dari 2.800 hektar hutan dan padang rumput di dekat desa pegunungan Feneos di Peloponnesos.<\/p>\n<p>Observatorium Nasional mengungkap kebakaran tersebut dipicu oleh dua pekerja yang menggunakan peralatan las di dekat hutan. Lebih dari separuh area yang terdampak adalah hutan pinus yang tidak dapat beregenerasi.<\/p>\n<p>Pada hari Jumat, kebakaran yang terjadi di dekat kota Kilkis di Yunani utara memaksa evakuasi sebuah universitas, rumah, dan bisnis, kata dinas pemadam kebakaran.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246219765\/gelombang-panas-di-prancis-tewaskan-2-orang-dan-lebih-dari-300-orang-dirawat\">Baca: Gelombang panas di Prancis tewaskan 2 orang<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Suhu tertinggi 44&deg;C diperkirakan terjadi di Yunani pada hari Sabtu, dengan suhu maksimum 42&deg;C diperkirakan terjadi di Athena.<\/p>\n<p>Di negara tetangga Albania, terdapat 10 kebakaran aktif, termasuk satu di Delvina, dekat perbatasan dengan Yunani.<\/p>\n<p>Kebakaran lain di Kakavia, dekat perbatasan dengan Yunani, berhasil dikendalikan pada hari Kamis (24\/07\/2025).<\/p>\n<p>(AFP\/detik.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Gelombang panas (heat wave) mulai melanda sejumlah negara di Eropa. Salah satunya Yunani. Bahkan gelombang panas di negara ini mencapai suhu hingga hampir 46 derajat celsius pada Jumat (25\/07\/2025). Melansir AFP, Observatorium Nasional di Athena mencatat pada Jumat lalu suhu terpanas yang tercatat adalah 45,8&deg;C di wilayah Peloponnesos, Messinia. Di Athena, suhu tertinggi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":7307,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[79,78,97],"class_list":["post-7306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-eropa","tag-gelombang-panas","tag-kebakaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7306"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7306\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}