{"id":7340,"date":"2026-07-30T01:09:34","date_gmt":"2026-07-30T01:09:34","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7340"},"modified":"2026-07-30T01:09:34","modified_gmt":"2026-07-30T01:09:34","slug":"gelombang-panas-makin-ganas-tapi-alam-menawarkan-cara-berkelanjutan-untuk-menurunkan-suhu-perkotaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7340","title":{"rendered":"Gelombang Panas Makin Ganas, Tapi Alam Menawarkan Cara Berkelanjutan untuk Menurunkan Suhu Perkotaan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Seiring dengan perubahan iklim di seluruh dunia, gelombang panas yang memecahkan rekor diperkirakan akan semakin sering terjadi terutama di kota-kota besar di dunia<\/p>\n<p>Gelombang panas ekstrem sering meninggalkan jejak gangguan perkotaan &ndash; dan seringkali mengakibatkan&nbsp;kematian &ndash; setelahnya.<\/p>\n<p>Namun, para ahli mengatakan kota-kota, yang sangat rentan terhadap pemanasan, dapat menangkal beberapa dampak terburuk gelombang panas dengan menanam pohon, memulihkan sumber air, dan memanfaatkan solusi alami lainnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Alam menawarkan begitu banyak cara berkelanjutan dan hemat biaya untuk menurunkan suhu,&rdquo; kata Steven Stone, Wakil Direktur Divisi Industri dan Ekonomi Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).<\/p>\n<p>Dia menambahkan, banyak kota mulai menyadari&nbsp;cara&nbsp;alami ini, yang merupakan langkah penting dalam beradaptasi dengan perubahan iklim dan panas ekstrem yang akan ditimbulkannya.&rdquo;<\/p>\n<p>AC memperparah krisis iklim. Bisakah alam membantu?<br \/>Para ahli iklim telah lama memperingatkan tentang kenaikan suhu global dan peningkatan risiko bagi kesehatan manusia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246294517\/mengapa-gelombang-panas-semakin-mematikan\">Baca: Mengapa gelombang panas semakin mematikan<\/a><\/p>\n<p>Laporan Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim atau IPCC 2022 menggambarkan gambaran suram tentang pemanasan global yang tidak terkendali: peningkatan gelombang panas, musim hangat yang lebih panjang, dan musim dingin yang lebih pendek.<\/p>\n<p>Kota-kota, yang dihuni 55 persen umat manusia, bisa menjadi sangat panas. Suhu di kota-kota biasanya 5&deg;C hingga 9&deg;C lebih hangat daripada daerah pedesaan karena bangunan beton dan trotoar menyerap dan memancarkan sinar matahari.<\/p>\n<p>Konsentrasi manusia, mobil, dan mesin di kota-kota juga mendorong kenaikan suhu.&nbsp;Pada tahun 2050, kecuali umat manusia secara drastis mengurangi emisi gas rumah kaca yang mengubah iklim, hampir 1.000 kota akan mengalami suhu tertinggi<\/p>\n<p>Diperkirakan, rata-rata suhu di musim panas sebesar 35&deg;C atau hampir tiga kali lipat dari kondisi saat ini.<\/p>\n<p>Populasi perkotaan yang terpapar suhu tinggi ini juga diperkirakan meningkat hingga 800 persen, mencapai 1,6 miliar pada pertengahan abad ini.<\/p>\n<p>Panas ekstrem seringkali berakibat fatal. Sebuah studi baru dalam jurnal Nature Medicine menemukan bahwa di Eropa saja, terdapat lebih dari 61.000 kematian terkait panas pada musim panas lalu, banyak di antaranya terjadi di perkotaan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245968320\/menjadikan-bangunan-hijau-sebagai-solusi-nyata-untuk-kota-yang-berkelanjutan\">Baca: Konsep bangunan hijau sebagai solusi mengatasi panas perkotaan<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Penyakit dan kematian akibat panas dapat dicegah dengan kesadaran, sumber daya, dan respons yang tepat, yang banyak di antaranya dapat diimplementasikan di skala perkotaan,&rdquo; kata Eleni Myrivili, Global Chief Heat Officer UN-Habitat<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa kota-kota dapat mengurangi risiko panas dengan mengeluarkan peringatan dini akan panas ekstrem dan membuka pusat pendingin, sekaligus &ldquo;meningkatkan secara radikal&rdquo; ruang hijau dan alam.<\/p>\n<p>Data UNEP menunjukkan bahwa menanam pohon di jalan-jalan kota dapat memberikan 77 juta orang pengurangan suhu hingga&nbsp;1&deg;C di hari-hari panas.<\/p>\n<p>Pada hari cerah biasa, sebatang pohon dapat mentranspirasikan beberapa ratus liter air, yang setara dengan efek pendinginan dua AC rumah tangga yang menyala selama 24 jam.<\/p>\n<p>Hutan kota dan taman-taman besar juga memberikan manfaat pendinginan hingga hampir 1 kilometer di luar batasnya dengan mengangkat udara hangat di atas permukaan tanah dan menyebarkan udara dingin.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/245131908\/minim-ruang-hijau-kota-kota-di-belahan-bumi-selatan-rentan-terhadap-panas-ekstrem\">Baca: Kota-kota di belahan bumi selatan rentan terhadap panas ekstrem<\/a><\/p>\n<p>Ruang terbuka&nbsp;hijau yang terhubung menciptakan koridor angin yang mengurangi suhu lokal.<\/p>\n<p>Fakta&nbsp;ini&nbsp;membuktikan&nbsp;bahwa&nbsp;alam menawarkan begitu banyak cara berkelanjutan dan hemat biaya untuk mengurangi suhu.<\/p>\n<p>Selain itu melestarikan badan air, seperti danau, kanal, kolam maupun lahan basah di wilayah perkotaan, dapat memberikan efek pendinginan yang signifikan.<\/p>\n<p>Di ibu kota Yunani, Athena &ndash; yang terdampak parah oleh kenaikan suhu dan kebakaran hutan di sekitarnya &ndash; para pejabat kota menggunakan saluran air dari era Romawi untuk mengairi koridor pendingin hijau<\/p>\n<p>Otoritas&nbsp;kota&nbsp;Athena&nbsp;membangun&nbsp;koridor&nbsp;hijau&nbsp;sepanjang 24 kilometer yang mengarah ke pusat kota.<\/p>\n<p>Solusi alami seperti ini sangat penting karena membantu mengurangi suhu tanpa berkontribusi terhadap perubahan iklim.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/242971188\/menghijaukan-jakarta-lewat-ruang-terbuka-hijau-upaya-mengembalikan-kualitas-udara-jakarta\">Baca: Menghijaukan Jakarta dengan memperbanyak ruang terbuka hijau<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Seiring dengan perubahan iklim di seluruh dunia, gelombang panas yang memecahkan rekor diperkirakan akan semakin sering terjadi terutama di kota-kota besar di dunia Gelombang panas ekstrem sering meninggalkan jejak gangguan perkotaan &ndash; dan seringkali mengakibatkan&nbsp;kematian &ndash; setelahnya. Namun, para ahli mengatakan kota-kota, yang sangat rentan terhadap pemanasan, dapat menangkal beberapa dampak terburuk gelombang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":7341,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[78,17,173],"class_list":["post-7340","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gelombang-panas","tag-lingkungan","tag-perubahan-iklim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7340","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7340"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7340\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7341"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7340"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7340"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7340"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}