{"id":7350,"date":"2026-07-30T01:09:37","date_gmt":"2026-07-30T01:09:37","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7350"},"modified":"2026-07-30T01:09:37","modified_gmt":"2026-07-30T01:09:37","slug":"hari-kebaya-nasional-2025-kebaya-jadi-simbol-perlawanan-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7350","title":{"rendered":"Hari Kebaya Nasional 2025: Kebaya Jadi Simbol Perlawanan Perempuan"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Semarak Hari Kebaya Nasional 2025 yang jatuh pada Kamis, 24 Juli 2025 dirayakan di Museum Mandiri, Jakarta, Jakarta Barat.<\/p>\n<p>Gelaran bertajuk &#8220;Kebaya: Merajut Kebhinekaan&#8221; ini menjadi panggung perayaan busana tradisional hingga edukasi pelestarian budaya, khususnya kebaya dan pemberdayaan perempuan Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Kebaya adalah jati diri perempuan Indonesia. Kami ingin mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk kembali mengenal, mencintai, dan membanggakan kebaya,&#8221; kata Rihaya Syukur, salah satu pengurus Komunitas Perempuan Berkebaya dalam sambutannya.<\/p>\n<p>Rihaya mengatakan kebaya bukan hanya busana, tapi juga simbol keteguhan, keanggunan, dan keberanian perempuan dari masa ke masa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/246205029\/mengenal-beragam-kebaya-nusantara-dari-kebaya-jawa-hingga-kebaya-basiba\">Baca: Mengenal beragam kebaya Nusantara<\/a><\/p>\n<p>Dalam sejarah, ujarnya, kebaya bukan hanya soal pakaian. Tetapi juga tentang peradaban dan juga perlawanan kepada penjajah.<\/p>\n<p>Di masa lalu Ki Hajar Dewantara meminta murid perempuannya untuk mengenakan kebaya guna menunjukkan bahwa mereka adalah orang Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi&nbsp;kebaya menyimpan sejarah dan filosofi yang kaya,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p>Peringatan&nbsp;Hari&nbsp;Kebaya&nbsp;Nasional&nbsp;kali&nbsp;ini diisi kegiatan mencakup parade kebaya Nusantara dan juga diskusi tentang filosofi dan perjalanan kebaya hingga ditetapkan menjadi warisan budaya takbenda UNESCO<\/p>\n<p>Gelaran ini tidak hanya dihadiri dari lintas komunitas di Indonesia, namun juga dari perwakilan sejumlah negara di antaranya Malaysia, Timor Leste, Kazakhstan, Thailand.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/242952768\/di-festival-literasi-jakarta-komunitas-perempuan-berkebaya-kenalkan-beragam-kebaya-nusantara\">Baca: Komunitas Perempuan Berkebaya kenalkan beragam kebaya dan wastra Nusantara<\/a><\/p>\n<p>Penggagas Komunitas Perempuan Berkebaya (KPB) Lia Nathalia menambahkan bahwa terkadang masih ada yang salah paham tentang kebaya.<\/p>\n<p>&#8220;Kebaya adalah blus bagian atas kita. Jadi, sebenarnya ini kita kupas dipadupadankan dengan berbagai macam wastra yang variatif dari Indonesia, tentu saja, kita memiliki kain tenun, batik, dan lainnya,&#8221; kata Lia Nathalia.<\/p>\n<p>Lia juga menambahkan diadakannya pagelaran ini di bangunan sejarah Museum Mandiri, guna mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan museum sebagai tempat belajar sejarah.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Komunitas kami juga berupaya untuk mengedukasi sebanyak mungkin orang agar datang dan mengunjungi museum, agar mengetahui sejarah bangsa ini. Karena hal ini masih cukup jarang dilakukan,&#8221; tambah dia.<\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia telah menetapkan 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Semarak Hari Kebaya Nasional 2025 yang jatuh pada Kamis, 24 Juli 2025 dirayakan di Museum Mandiri, Jakarta, Jakarta Barat. Gelaran bertajuk &#8220;Kebaya: Merajut Kebhinekaan&#8221; ini menjadi panggung perayaan busana tradisional hingga edukasi pelestarian budaya, khususnya kebaya dan pemberdayaan perempuan Indonesia. &#8220;Kebaya adalah jati diri perempuan Indonesia. Kami ingin mengajak masyarakat terutama generasi muda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":7351,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2356,2369,1775],"class_list":["post-7350","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kebaya","tag-nusantara","tag-wastra"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7350"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7350\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}