{"id":7641,"date":"2026-07-30T01:10:55","date_gmt":"2026-07-30T01:10:55","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7641"},"modified":"2026-07-30T01:10:55","modified_gmt":"2026-07-30T01:10:55","slug":"bam-dpr-relokasi-masyarakat-sekitar-taman-nasional-tesso-nilo-harus-cermat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7641","title":{"rendered":"BAM DPR: Relokasi Masyarakat Sekitar Taman Nasional Tesso Nilo Harus Cermat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR menggelar pertemuan dengan Gubernur Riau dan jajaran pemerintah kabupaten\/kota serta TNI-Polri terkait perlindungan hak hidup warga desa di sekitar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Anggota BAM DPR, Obon Tabroni menegaskan bahwa proses relokasi masyarakat harus dijalankan dengan cermat agar tidak memicu konflik baru, baik secara vertikal maupun horizontal.<\/p>\n<p>Obon menilai, rencana relokasi atau transmigrasi mandiri di Taman Nasional Tesso Nilo untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai kawasan konservasi perlu diapresiasi.<\/p>\n<p>&ldquo;Tapi yang paling penting juga adalah jangan sampai juga ada konflik di bawah, baik konflik vertikal ataupun konflik horizontal,&rdquo; ujar Obon saat wawancara dengan Parlementaria dan awak media usai acara di Kantor Gubernur, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (10\/7\/2025).<\/p>\n<p>Obon menekankan bahwa dalam proses pengembalian fungsi hutan, yang harus diperhatikan adalah nasib warga yang telah lama bermukim di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo dan yang tergolong mandiri untuk perlu dilindungi agar tidak menjadi korban dalam proses penertiban kawasan konservasi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/246235016\/ribuan-siswa-sd-smp-kesulitan-daftar-ulang-akibat-penertiban-kawasan-taman-nasional-tesso-nilo-riau\">Baca: Ribuan siswa terancam tak dapat melanjutkan pendidikan akibat penertiban Taman Nasional Tesso Nilo<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Kemudian tadi sudah disampaikan Pak Gubernur, pekerja-pekerja yang dibawa oleh cukong-cukong bukan tanggung jawab dari pemerintah tentu, tapi penduduk yang sudah memang ada di sini yang 2 tahun, 3 tahun sampai 10 tahun dan yang lainnya, itu yang harus kita pastikan mereka tidak terlalu menjadi dampak,&rdquo; tandas Obon.<\/p>\n<p>Obon menambahkan, meski tidak secara langsung melakukan verifikasi ke lapangan, BAM DPR akan terus berkoordinasi dengan komisi dan fraksi lain di DPR agar persoalan ini mendapat perhatian menyeluruh dan solusinya bersifat lintas sektor.<\/p>\n<p>Ia juga menyebut banyak informasi telah masuk ke BAM, baik dari masyarakat langsung maupun dari lembaga seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN).<\/p>\n<p>&ldquo;Kami puas dengan pertemuan ini, tapi tentu kami akan terus mengawal bagaimana tindak lanjutnya. Jangan sampai setelah pertemuan ini prosesnya berhenti,&rdquo; tegas Obon yang memimpin Kunjungan Kerja BAM DPR ini.<\/p>\n<p>Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Riau, termasuk Satgas, telah berupaya membuka secara menyeluruh data kondisi masyarakat dan lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246197837\/penertiban-hutan-di-taman-nasional-tesso-nilo-harus-perhatikan-aspek-ham-dan-pemulihan-lingkungan\">Baca: Penertiban Taman Nasional Tesso Nilo diminta perhatikan HAM<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Kita sudah buka data semua, kita sudah kasih paparan sehingga tidak ada mispersepsi. Mudah-mudahan data ini dalam rangka memberikan rasa keadilan kepada semuanya,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Abdul Wahid menambahkan, berbagai karakter masyarakat yang mendiami kawasan TNTN membuat pendekatan solusi tidak bisa disamaratakan.<\/p>\n<p>&ldquo;Ada yang datang lebih awal, ada yang di-hire, ada yang menjual rumah dan kebunnya di kampung, ada pula yang baru menikah dan tinggal di sana. Maka perlu verifikasi agar perlakuannya bisa berbeda sesuai situasi mereka,&rdquo; jelasnya.<\/p>\n<p>Sebagai tindak lanjut, Gubernur Riau menekankan bahwa solusi yang diambil harus berdasarkan data final sehingga bisa diambil keputusan yang objektif.<\/p>\n<p>Terkait skema relokasi, Gubernur Riau menjelaskan bahwa proses masih dalam tahap awal dan dilakukan secara bertahap dengan pola berbeda-beda.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246213468\/menteri-atrkepala-bpn-janji-akan-cabut-sertifikat-perkebunan-sawit-di-taman-nasional-tesso-nilo\">Baca: Menteri ATR\/Kepala BPN akan cabut sertifikat perkebunan sawit di Taman Nasional Tesso Nilo<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Kalau yang dibawa cukong, ya tentu cukong yang tanggung jawab. Kalau yang datang sendiri dan memang tidak ada lagi penghasilan, salah satu solusi bolehlah panen sekarang untuk modal, waktunya tergantung kita lihat,&rdquo; pungkas Gubernur Riau.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Rabu 2 Juli 2025 lalu BAM DPR menerima aspirasi dari Koperasi Produsen Mekar Sakti Jaya, Forum Masyarakat Korban Tata Kelola Hutan-Pertanahan Taman Nasional Tesso Nilo Riau, dan YLBH Cerdas Bangsa.<\/p>\n<p>Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum tersebut, disampaikan sejumlah permasalahan antara lain: pengabaian hak atas tanah masyarakat dalam penunjukan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, tidak djalankannya putusan pengadilan yang memenangkan masyarakat.<\/p>\n<p>Juga klaim kawasan Taman Nasional Tesso Nilo oleh pengelola padahal belum sampai pada tahap penetapan<\/p>\n<p>Masyarakat mendapat intimidasi berupa penyegelan rumah, larangan sekolah, pemutusan aliran listrik hingga pelarangan aktivitas jual beli TBS kelapa sawit dan diminta meninggalkan kawasan; serta penolakan penerbitan SHM meskipun sudah ada surat ukur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246197711\/menyorot-penertiban-taman-nasional-tesso-nilo-harusnya-menyasar-pebisnis-besar-terlebih-dahulu\">Baca: Penertiban Taman Nasional Tesso Nilo menuai kritik<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR menggelar pertemuan dengan Gubernur Riau dan jajaran pemerintah kabupaten\/kota serta TNI-Polri terkait perlindungan hak hidup warga desa di sekitar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan. Dalam kesempatan itu, Anggota BAM DPR, Obon Tabroni menegaskan bahwa proses relokasi masyarakat harus dijalankan dengan cermat agar tidak memicu konflik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2406],"class_list":["post-7641","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-taman-nasional-tesso-nilo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7641"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7641\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}