{"id":781,"date":"2026-07-30T00:23:52","date_gmt":"2026-07-30T00:23:52","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=781"},"modified":"2026-07-30T00:23:52","modified_gmt":"2026-07-30T00:23:52","slug":"barcode-subsidi-bbm-banyak-diblokir-pemerintah-diminta-transparan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=781","title":{"rendered":"Barcode Subsidi BBM Banyak Diblokir, Pemerintah Diminta Transparan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sejumlah pelaku usaha di berbagai daerah mengeluhkan pemblokiran barcode BBM bersubsidi karena berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi produktif.<\/p>\n<p>Merespon kondisi ini, anggota Komisi VII DPR Novita Hardini meminta pemerintah bersikap transparan terkait kondisi ini Hal ini agar perubahan kebijakan energi tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.<\/p>\n<p>Politisi PDI Perjuangan itu menilai kebijakan yang tidak disertai sosialisasi dan mekanisme komunikasi yang jelas dapat berdampak langsung terhadap kelangsungan usaha, khususnya sektor logistik, transportasi, hingga industri kecil yang masih bergantung pada akses BBM bersubsidi.<\/p>\n<p>Berbicara dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Perindustrian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8\/6\/2026), Novita mengungkapkan adanya laporan dari berbagai daerah mengenai pelaku usaha yang mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar setelah barcode subsidi mereka diblokir.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut, menurutnya, tidak hanya memicu keresahan, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>&ldquo;Di lapangan banyak pelaku usaha yang tiba-tiba kehilangan akses terhadap BBM bersubsidi karena barcode mereka diblokir. Ini bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi menyangkut keberlangsungan usaha dan aktivitas ekonomi rakyat,&rdquo; ujar Novita dalam rapat tersebut.<\/p>\n<p>Menurut legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Timur VII itu, pemerintah perlu membangun sistem komunikasi publik yang lebih terbuka dan terintegrasi agar setiap perubahan kebijakan energi dapat diketahui lebih awal oleh masyarakat maupun pelaku usaha.<\/p>\n<p>Dengan demikian, kebijakan yang diterapkan tidak menimbulkan kebingungan ataupun gangguan terhadap aktivitas produksi dan distribusi.<\/p>\n<p>Tak hanya menyoroti persoalan barcode subsidi, Novita juga mengkritisi lemahnya koordinasi lintas kementerian yang dinilai menjadi akar berbagai persoalan kebijakan energi dan industri di lapangan.<\/p>\n<p>Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, serta PT Pertamina agar kebijakan yang diterbitkan tidak saling tumpang tindih.<\/p>\n<p>&ldquo;Jangan sampai pelaku industri menjadi korban dari ego sektoral antar lembaga. Negara harus hadir dengan kebijakan yang terkoordinasi, jelas, dan memberikan kepastian bagi dunia usaha,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Novita berharap pemerintah segera memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjamin akses energi tetap tersedia bagi pelaku usaha sekaligus menjaga stabilitas aktivitas ekonomi nasional di tengah tantangan sektor industri dan logistik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sejumlah pelaku usaha di berbagai daerah mengeluhkan pemblokiran barcode BBM bersubsidi karena berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi produktif. Merespon kondisi ini, anggota Komisi VII DPR Novita Hardini meminta pemerintah bersikap transparan terkait kondisi ini Hal ini agar perubahan kebijakan energi tidak menimbulkan kebingungan di lapangan. Politisi PDI Perjuangan itu menilai kebijakan yang tidak disertai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":782,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[386],"class_list":["post-781","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bbm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/781","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=781"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/781\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}