{"id":7982,"date":"2026-07-30T01:12:25","date_gmt":"2026-07-30T01:12:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7982"},"modified":"2026-07-30T01:12:25","modified_gmt":"2026-07-30T01:12:25","slug":"cara-cerdas-turunkan-jejak-karbon-dari-aktivitas-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=7982","title":{"rendered":"Cara Cerdas Turunkan Jejak Karbon dari Aktivitas Digital"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp; <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna internet terbanyak di dunia. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2024 mencatat ada 221,5 juta pengguna internet di Indonesia.<\/p>\n<p>Sebesar 34,4 persen di antaranya merupakan Gen Z sebagai kelompok pengguna terbesar. Dan, aktivitas daring Gen Z sangat boros data.<\/p>\n<p>Pengguna internet Indonesia tercatat menjadi yang terlama di dunia menghabiskan waktu di TikTok dengan (rata-rata 38 jam 26 menit per bulan).<\/p>\n<p>Indonesia juga menempati peringkat kedua global dalam hal bermain video games (95,3 persen dari pengguna internet). Bahkan, 42,2 persen di antaranya menghabiskan lebih dari empat jam setiap hari.<\/p>\n<p>Parahnya lagi, sumber pembangkit listrik konsumsi digital yang tinggi ini masih disokong oleh jaringan listrik berbasis batu bara.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246190125\/meski-tak-terlihat-aktivitas-digital-juga-mencetak-jejak-karbon-yang-cukup-besar\">Baca: Jejak karbon dari aktivitas digital&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Pada 2023, bauran energi baru terbarukan (EBT) Indonesia baru mencapai 13,09 persen, masih jauh dari target 23 persen pada 2025.<\/p>\n<p>Konsumsi data yang tinggi ditopang energi kotor, tentu akan menghasilkan jejak karbon digital per kapita yang tinggi pula.<\/p>\n<p>Karena itu sudah saatnya, Gen Z menjadi generasi sadar digital<br \/>Jalan menuju masa depan digital yang berkelanjutan membutuhkan usaha dan kolaborasi bersama semua pihak terkait.<\/p>\n<p><strong>Inisiatif level individu<\/strong><br \/>Di level individu, setiap orang bisa mulai melakukan langkah kecil tetapi efektif menurunkan konsumsi energi, seperti:<br \/>1. Kurangi aktivitas digital yang tidak perlu.<br \/>2. Lakukan digital decluttering, seperti membersihkan file dan data yang tak lagi dibutuhkan dan menghapus email lama&mdash;satu email dengan lampiran bisa menghasilkan 50 gram CO2e)<br \/>3. Gunakan dan rawat perangkat lebih lama untuk mengurangi &ldquo;karbon tersembunyi&rdquo; dari proses produksinya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245637832\/cara-sederhana-kurangi-jejak-karbon-perangkat-elektronik-yang-berdampak-pada-lingkungan\">Baca: Cara sederhana kurangi jejak karbon dari penggunaan perangkat elektronik<\/a><\/p>\n<p><strong>Inisiatif level perusahaan<\/strong><br \/>Inovasi hijau menjadi sangat penting. Salah satu langkah krusial adalah membangun pusat data yang menggunakan energi terbarukan.<\/p>\n<p>Di Indonesia, beberapa perusahaan sudah bergerak ke arah ini, seperti DCI Indonesia yang meluncurkan pusat data bertenaga panel surya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong>Inisiatif level pemerintah<\/strong><br \/>Kebijakan yang kuat adalah kunci perubahan. Pemerintah mesti membuat kebijakan yang mendorong pengurangan jejak karbon digital dan mempercepat transisi energi.<\/p>\n<p>Di semua lini, Generasi Z dan millenial, sebagai demografi digital terbesar di Indonesia, memegang kekuatan luar biasa untuk mendorong perubahan.<\/p>\n<p>Kekuatan ini tidak hanya terletak pada aksi pribadi, tetapi juga pada suara kolektif yang bisa menggerakkan industri dan pemerintah.<\/p>\n<p>Selain membangun kesadaran, kaum muda harus menuntut akuntabilitas, dan membuka jalan menuju masa depan digital yang lebih hijau. Anak muda adalah penentu babak baru bagi kisah digital yang lebih berkelanjutan negeri ini.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation, Penulis: Aji Saputra (Researcher, Universitas Padjadjaran) dan Gemilang Lara Utama (Peneliti)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna internet terbanyak di dunia. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2024 mencatat ada 221,5 juta pengguna internet di Indonesia. Sebesar 34,4 persen di antaranya merupakan Gen Z sebagai kelompok pengguna terbesar. Dan, aktivitas daring Gen Z sangat boros data. Pengguna internet Indonesia tercatat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":7983,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2522,198],"class_list":["post-7982","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-digital","tag-emisi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7982","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7982"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7982\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7983"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7982"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7982"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7982"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}