{"id":8006,"date":"2026-07-30T01:12:29","date_gmt":"2026-07-30T01:12:29","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8006"},"modified":"2026-07-30T01:12:29","modified_gmt":"2026-07-30T01:12:29","slug":"nilai-strategis-ekosistem-kawasan-wallacea-untuk-keanekaragaman-hayati-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8006","title":{"rendered":"Nilai Strategis Ekosistem Kawasan Wallacea untuk Keanekaragaman Hayati Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kawasan Wallacea merupakan bagian dari wilayah Nusantara yang dipisahkan oleh dua daratan luas, yaitu Paparan Sunda di bagian barat dan Paparan Sahul di bagian timur.<\/p>\n<p>Kawasan&nbsp;Wallacea meliputi Sulawesi, sebagian Nusa Tenggara, Halmahera, dan sebagian Pulau Timor ini memiliki luas daratan sekitar 347.000 km2.<\/p>\n<p>Dilansir di brin.goid, kawasan Wallacea merupakan tempat peralihan satwa dan puspa dari tipe Asiatis ke Australis, dan sebaliknya. Kondisi ini menjadikan kawasan Wallacea memiliki kekayaan biodiversitas yang melimpah.<\/p>\n<p>Kawasan Wallacea dibatasi oleh garis-garis imajiner, yaitu di sebelah barat oleh Garis Wallace, dan di sebelah timur oleh Garis Lydekker, namun Garis Wallace sering juga disebut sebagai Garis Wallace-Weber.<\/p>\n<p>Sekitar 10.000 spesies tumbuhan tercatat hidup di kawasan ekosistem ini, dimana 1.500 spesies diantaranya jenis endemik dan 66 spesies termasuk kategori langka terancam kepunahan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242656677\/200-tahun-alfred-wallacea-pembangunan-ancam-laboratorium-evolusi-wallacea\">Baca: Pembangunan mengancam laboratorium evolusi Wallacea<\/a><\/p>\n<p>Kawasan&nbsp;Wallacea meliputi 10 provinsi dan 134 kabupaten\/kota dengan sekitar 36 juta penduduk dan&nbsp;memiliki hampir 18 persen kawasan hutan dari total area hutan Indonesia.<\/p>\n<p>Kondisi ini membuat ekosistem wallacea memiliki nilai strategis yang penting bagi bangsa Indonesia dan bahkan dunia.<\/p>\n<p>Peneliti Ahli Utama sekaligus Ketua Kelompok Riset Karakterisasi dan Valuasi Ekosistem, Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Gerson Ndawa Njurumana, memaparkan ini dalam diskusi &#8220;Nilai Strategis Ekosistem Wallacea&#8221;, pada Mei 2024 silam.<\/p>\n<p>Kepala PREE BRIN Anang Setiawan Achmadi dalam sambutannya menyampaikan Kawasan Wallacea dengan keunikan dan kekayaan biodiversitas yang tinggi, di sisi lain memiliki ancaman kerusakan lingkungan yang mengintai setiap saat.<\/p>\n<p>&rdquo;Untuk itu dukungan riset dan inovasi untuk rencana pembangunan dan pengelolaan wilayah di daerah sangat diperlukan,&rdquo; ungkap Anang optimis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245063305\/jelajah-keong-darat-wallacea-spesies-penting-yang-terlupakan\">Baca: Jelajah keong darat kawasan Wallacea<\/a><\/p>\n<p>Dia berharap ke depannya pelibatan para periset BRIN dalam menyusun rencana pembangunan daerah di kawasan ekosistem Wallacea dapat terus ditingkatkan baik di tingkat provinsi maupun kota atau kabupaten.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Hariany Siappa, Peneliti Ahli Pertama PREE BRIN dalam paparannya sebagai narasumber mengungkapkan keunikan Taman Wisata Alam (TWA) Menipo di Pulau Timor.<\/p>\n<p>Menurutnya, destinasi wisata alam andalan Pulau Timor ini menggambarkan miniatur ekosistem Pulau Timor.<\/p>\n<p>&ldquo;Beberapa tipe ekosistem dapat ditemui di TWA Menipo, seperti hutan mangrove, padang savana dengan deretan pohon lontarnya, ekosistem pantai lokasi pendaratan penyu-penyu lekang (Lepidochelis olivacea) serta habitat buaya muara, dan hutan tropika rendah,&rdquo; sebutnya.<\/p>\n<p>Dia menambahkan TWA Menipo yang dikelola oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam NTT ini dalam pengelolaannya turut mengadopsi kearifan masyarakat lokalnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246131710\/sejarah-biogeografis-membuat-pulau-sulawesi-kaya-akan-satwa-endemik-unik\">Baca: Penjelasan mengapa Sulawesi kaya satwa endemik unik<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kawasan Wallacea merupakan bagian dari wilayah Nusantara yang dipisahkan oleh dua daratan luas, yaitu Paparan Sunda di bagian barat dan Paparan Sahul di bagian timur. Kawasan&nbsp;Wallacea meliputi Sulawesi, sebagian Nusa Tenggara, Halmahera, dan sebagian Pulau Timor ini memiliki luas daratan sekitar 347.000 km2. Dilansir di brin.goid, kawasan Wallacea merupakan tempat peralihan satwa dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8007,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1361,17],"class_list":["post-8006","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kawasan-wallacea","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8006"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8006\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8007"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}