{"id":8283,"date":"2026-07-30T01:13:56","date_gmt":"2026-07-30T01:13:56","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8283"},"modified":"2026-07-30T01:13:56","modified_gmt":"2026-07-30T01:13:56","slug":"ketimbang-beralih-ke-plastik-biodegradable-lebih-baik-kurangi-produksi-plastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8283","title":{"rendered":"Ketimbang Beralih ke Plastik Biodegradable Lebih Baik Kurangi Produksi Plastik"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Meski diklaim ramah lingkungan, plastik biodegradabel, baik bioplastik maupun oxo-biodegradable tetap dapat menghasilkan limbah, sama dengan plastik konvensional.<\/p>\n<p>Limbah ini bisa berbentuk nanoplastik, dan bahkan dalam beberapa kasus menghasilkan mikroplastik lebih banyak dibandingkan dengan plastik biasa.<\/p>\n<p>Sebuah studi yang terbit pada 2024 lalu membandingkan pembentukan mikroplastik dari plastik konvensional dan bioplastik pada saat penguraian dalam air.<\/p>\n<p>Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata mikroplastik justru lebih banyak terbentuk dari bioplastik, sebab kemampuannya untuk terurai dalam air sangat rendah.<\/p>\n<p>Di perairan, bioplastik akan mengapung atau mengendap di badan air menjadi sedimen.<\/p>\n<p>Sama seperti sampah plastik biasa, plastik biodegradable juga mengandung berbagai zat aditif atau bahan tambahan untuk meningkatkan kualitas produknya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24705734\/mengenal-bioplastik-apakah-benar-benar-ramah-lingkungan\">Baca: Apakah bioplastik benar-benar ramah lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Bahan-bahan itu&nbsp;seperti plasticizer (pelembut), flame retardant (penahan api), antioksidan, agen hidrofobik atau zat anti-air dan senyawa kimia berbahaya lainnya.<\/p>\n<p>Pada saat plastik tersebut terurai, zat aditif tersebut ikut terlepas ke lingkungan dan berpotensi membahayakan kesehatan.<\/p>\n<p>Penelitian terbaru pada tikus menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap bioplastik berbahan dasar pati misalnya, bisa menyebabkan gangguan metabolisme, seperti resistensi insulin dan gangguan dalam pengolahan lemak tubuh.<\/p>\n<p>Jadi, bisa dikatakan mengurangi plastik adalah opsi terbaik ketimbang menggunakan plastik biodegradabel.<\/p>\n<p>Jika melihat fakta-fakta di atas, maka kantong plastik biodegradabel, baik bioplastik maupun oxo-biodegradable, tidak bisa disebut sebagai alternatif solusi mengatasi polusi plastik.<\/p>\n<p>Akar masalah plastik harus dilihat dari seluruh aspek&mdash;mulai dari bahan baku sampai limbah akhirnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246127600\/plastik-biodegradable-solusi-atau-ilusi-ramah-lingkungan\">Baca: Plastik biodegradable disebut ilusi ramah lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Bioplastik, meski bebas dari bahan baku petrokimia seperti minyak bumi atau gas alam misalnya, bahan bakunya tetap berasal dari bahan alami seperti pati jagung atau singkong yang berpotensi menyebabkan persaingan dengan pangan serta membuka lahan.<\/p>\n<p>Plastik biodegradabel, baik bioplastik maupun oxo-biodegradable, juga masih bisa menghasilkan limbah, dengan sejumlah senyawa yang bisa mencemari lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan.<\/p>\n<p>Jadi, selama belum ada sistem pengolahan limbah plastik biodegradable yang tepat, langkah paling ramah lingkungan adalah mengurangi penggunaan plastik, terutama plastik sekali pakai.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, bukan hanya kesadaran konsumen akan sampah plastik yang dibutuhkan. Lebih penting lagi, sejak dari hilir, pemerintah harus segera membatasi produksi dan menetapkan kuota maksimum per tahun untuk plastik murni.<\/p>\n<p>Kuota maksimum produksi plastik murni ini ditetapkan dengan melakukan kajian yang mempertimbangkan kebutuhan plastik nasional, material <em>footprint<\/em>, dan kesiapan teknologi pengolahan limbah plastik.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation, Penulis: Watumesa A. Tan <\/strong><br \/><strong>(Associate Professor in Biotechnology, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya) dan Dian Burhani (Researcher, Badan Riset dan Inovasi Nasional\/BRIN)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Meski diklaim ramah lingkungan, plastik biodegradabel, baik bioplastik maupun oxo-biodegradable tetap dapat menghasilkan limbah, sama dengan plastik konvensional. Limbah ini bisa berbentuk nanoplastik, dan bahkan dalam beberapa kasus menghasilkan mikroplastik lebih banyak dibandingkan dengan plastik biasa. Sebuah studi yang terbit pada 2024 lalu membandingkan pembentukan mikroplastik dari plastik konvensional dan bioplastik pada saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8284,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2597,17,777],"class_list":["post-8283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-biodegradable","tag-lingkungan","tag-plastik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8283"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8283\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8284"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}