{"id":8493,"date":"2026-07-30T01:14:53","date_gmt":"2026-07-30T01:14:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8493"},"modified":"2026-07-30T01:14:53","modified_gmt":"2026-07-30T01:14:53","slug":"kerusakan-hutan-dunia-semakin-mengkhawatirkan-akibat-pemanasan-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8493","title":{"rendered":"Kerusakan Hutan Dunia Semakin Mengkhawatirkan Akibat Pemanasan Global"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sebuah studi yang diterbitkan di nature.com minggu lalu memperingatkan kemungkinan hilangnya hutan tropis akibat pemanasan global.<\/p>\n<p>Penelitian ini menunjukkan kemungkinan kemunduran signifikan luas hutan tropis di Amazon jika pemanasan global melebihi target internasional sebesar 1,5 derajat Celsius.<\/p>\n<p>Selain mengancam keanekaragaman hayati yang kaya di habitat-habitatnya, hal ini juga bisa berdampak serius pada iklim global.<\/p>\n<p>Kebakaran menjadi penyebab utama kerusakan hutan. Untuk pertama kalinya, faktor kebakaran melampaui pembukaan lahan untuk pertanian sebagai pemicu musnahnya hutan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, para ilmuwan mencatat negara-negara di Asia Tenggara melawan tren deforestasi global. Mereka mencontohkan luas hutan primer yang hilang di Indonesia turun sebesar 11 persen dibandingkan tahun 2023, meskipun sedang dilanda kekeringan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246086965\/investigasi-greenpeace-mengungkap-dalang-pembabatan-hutan-di-kalimantan-barat\">Baca: Investigasi Greenpeace ungkap dalang pembabatan hutan<\/a><\/p>\n<p>Elizabeth Goldman, salah satu direktur proyek Global Forest Watch di World Resource Institute, mengatakan hal ini adalah hasil dari upaya bersama pemerintah dan masyarakat yang bekerja sama untuk menegakkan undang-undang &#8220;anti-pembakaran&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Indonesia menjadi titik terang dalam data tahun 2024,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak dipungkiri lagi bahwa kemauan politik adalah faktor kunci keberhasilan,&#8221; timpal Gabriel Labbate, kepala mitigasi perubahan iklim di program hutan PBB UNREDD, yang tidak terlibat dalam laporan kali ini.<\/p>\n<p>Pada masa silam, negara-negara lain, termasuk Brasil, berhasil menghalau dampak kebakaran hutan dengan pendekatan serupa,<\/p>\n<p>Akan tetapi, perubahan kebijakan pemerintah pada tahun 2014 mendorong terjadinya lagi peningkatan deforestasi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245599172\/auriga-nusantara-laju-deforestasi-di-indonesia-naik-dalam-tiga-tahun-berturut-turut\">Baca: Laju deforestasi di Indonesia naik dalam 3 tahun terakhir<\/a><\/p>\n<p>Meskipun ada kemajuan positif di Asia Tenggara, Profesor Hansen menilai fluktuasi hilangnya hutan di Brasil menunjukkan bahwa kebijakan perlindungan haruslah konsisten.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Kita belum melihat adanya keberhasilan yang berkelanjutan dalam mengurangi dan mempertahankan tingkat konversi ekosistem yang rendah. Dalam pelestarian lingkungan, kita harus selamanya berada di posisi unggul,&#8221; katanya kepada BBC News.<\/p>\n<p>Para peneliti sepakat bahwa KTT iklim PBB tahun ini, COP30 (yang akan diselenggarakan di Amazon) akan menjadi wadah krusial untuk saling berbagi dan mempromosikan skema perlindungan hutan.<\/p>\n<p>Salah satu proposal adalah memberikan penghargaan kepada negara-negara yang mempertahankan hutan tropis melalui pembayaran.<\/p>\n<p>Meski rinciannya masih perlu diolah, Rod Taylor menilai usulan ini menjanjikan.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah contoh inovasi demi mengatasi salah satu isu mendasar saat ini: menebang hutan lebih menghasilkan uang daripada mempertahankannya,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245491505\/walhi-rencana-pemerintah-membuka-20-juta-hektare-lahan-bisa-memicu-kiamat-ekologis\">Baca: Rencana pembukaan 20 juta hektare hutan akan memicu kiamat ekologis<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sebuah studi yang diterbitkan di nature.com minggu lalu memperingatkan kemungkinan hilangnya hutan tropis akibat pemanasan global. Penelitian ini menunjukkan kemungkinan kemunduran signifikan luas hutan tropis di Amazon jika pemanasan global melebihi target internasional sebesar 1,5 derajat Celsius. Selain mengancam keanekaragaman hayati yang kaya di habitat-habitatnya, hal ini juga bisa berdampak serius pada iklim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8494,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[95,956],"class_list":["post-8493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hutan","tag-pemanasan-global"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8493"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8493\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}