{"id":8764,"date":"2026-07-30T01:16:07","date_gmt":"2026-07-30T01:16:07","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8764"},"modified":"2026-07-30T01:16:07","modified_gmt":"2026-07-30T01:16:07","slug":"hari-kebangkitan-nasional-2025-berlangsung-saat-indonesia-sedang-tidak-baik-baik-saja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8764","title":{"rendered":"Hari Kebangkitan Nasional 2025 Berlangsung Saat Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Hari ini, Selasa 20 Mei 2025 bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kebangkitan Nasional.<\/p>\n<p>Seperti diketahui, Hari Kebangkitan Nasional didorong oleh terbentuknya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 yang menjadi tonggak awal gerakan nasional Indonesia.<\/p>\n<p>Tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional oleh Presiden Soekarno pada tahun 1948. Penetapan ini didasarkan pada usulan Ki Hadjar Dewantara sebagai simbol kebangkitan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai rintangan dan mempertahankan persatuan selama masa Revolusi Nasional.<\/p>\n<p>Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan bahwa perjuangan kemerdekaan bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan ide, pendidikan, dan persatuan.<\/p>\n<p>Berawal dari gagasan Dr Sutomo dan para mahasiswa STOVIA (sekolah kedokteran untuk pribumi), para pemuda lalu mendirikan organisasi yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, dan budaya.<\/p>\n<p>Gagasan tersebut muncul setelah mereka melihat kondisi bangsa Indonesia yang saat itu sangat memprihatinkan akibat penjajahan Belanda.<\/p>\n<p>Dr Sutomo bersama para pelajar STOVIA mendirikan Budi Utomo demi mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa lainnya.<\/p>\n<p>Tonggak sejarah bangsa Indonesia berikutnya adalah Sumpah Pemuda yang diucapkan saat Kongres Pemuda Il di Jakarta pada 28 Oktober 1928 sebagai ikrar yang diucapkan para pemuda Indonesia untuk menggapai cita-cita berdirinya negara Indonesia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/246032451\/dianggap-mirip-yang-dilakukan-nazi-aksi-tolak-penulisan-ulang-sejarah-resmi-indonesia\">Baca: AKSI tolak penulisan ulang sejarah Indonesia oleh rezim Prabowo-Gibran<\/a><\/p>\n<p>Para pemuda saat itu mengakui bahwa tanah air mereka satu yakni tanah air Indonesia. Mereka menegaskan bahwa bangsa mereka satu yaitu bangsa Indonesia. Dan mereka menjunjung tinggi satu bahasa persatuan bahasa Indonesia.<\/p>\n<p>Peristiwa terakhir yang menjadi tonggak sejarah Indonesia adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<p>Naskah Proklamasi dibacakan oleh Proklamator sekaligus Presiden pertama Indonesia, Sukarno pada 17 Agustus 1945, di kediamannya, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.<\/p>\n<p>Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Ketua DPR Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa menjadikannya sebagai momentum refleksi atas arah perjuangan Indonesia saat ini.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Dalam pesannya, Puan menekankan pentingnya membangkitkan semangat kebangsaan secara nyata di tengah tantangan zaman, bukan sekadar hanya sekadar seremonial tanggal 20 Mei setiap tahunnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita patut mengenang semangat para pendiri bangsa yang memulai kebangkitan nasional dengan keberanian dan tekad besar. Namun hari ini, kebangkitan itu harus dimaknai sebagai keberanian kolektif untuk membenahi hal-hal mendasar yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama,&#8221; kata Puan, Selasa (20\/5\/2025).<\/p>\n<p>Puan pun mengingatkan sejarah dan&nbsp;perjuangan&nbsp;panjang para&nbsp;pahlawan&nbsp;Indonesia ini tak boleh dilupakan.<\/p>\n<p>&ldquo;Menjadi tugas kita bersama untuk mengenang perjalanan bangsa meski zaman terus berubah. Kalaupun ada pil pahit dalam sejarah, itu bagian dari berdirinya Indonesia yang tidak boleh dilupakan,&rdquo; ucap cucu Bung Karno tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosok\/244279663\/legacy-jokowi-pasca-pilpres-2024-menguatnya-politik-dinasti-2\">Baca: Jokowi mewariskan politik dinasti dan rusaknya demokrasi<\/a><\/p>\n<p>Puan lalu mengutip semboyan yang disampaikan Bung Karno sebagai upaya mengingatkan bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah perjuangan kemerdekaan dan jasa para pahlawan dan pendiri bangsa.<\/p>\n<p>&ldquo;JAS MERAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah! Ini penting agar generasi muda tidak salah memaknai sejarah bangsanya sendiri,&rdquo; tegas Puan.<\/p>\n<p>Sejarah, ujarnya, adalah cermin perjalanan bangsa yang membentuk identitas bangsa. Dia melanjutkan, dengan memahami dan menghargainya, bangsa Indonesia dapat melangkah maju dengan bijaksana.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Puan menyoroti sejumlah tantangan nyata yang dihadapi Indonesia, seperti ketimpangan sosial, belum meratanya kualitas pendidikan, serta rendahnya kepercayaan publik terhadap institusi negara.<\/p>\n<p>Menurutnya, semangat kebangkitan nasional bisa dijalankan dengan memperjuangkan nilai-nilai keadilan, transparansi, dan keberpihakan terhadap rakyat kecil.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita tidak bisa menutup mata terhadap kesenjangan yang masih dirasakan banyak saudara kita di pelosok negeri. Pertumbuhan harus dirasakan secara merata, bukan hanya tercermin dalam angka-angka. Demokrasi harus menjangkau semua lapisan masyarakat, bukan hanya menjadi milik segelintir kelompok,&rdquo; papar Puan.<\/p>\n<p>Di peringatan hari Kebangkitan Nasional ini, Puan pun mengajak seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk menjadikan semangat kebangkitan nasional sebagai pijakan untuk terus bergerak maju.<\/p>\n<p>&ldquo;Bangkit berarti berani memperbaiki, bersedia mendengar, dan terus belajar untuk menjadi bangsa yang lebih dewasa dan berdaya saing. Inilah semangat kebangkitan nasional yang relevan untuk masa kini dan masa depan,&#8221; tutup Puan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244277676\/aksi-kamisan-ke-806-kami-berdiri-selamatkan-demokrasi\">Baca: Aksi Kamisan sebuah upaya untuk merawat demokrasi yang dirusak Jokowi<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Hari ini, Selasa 20 Mei 2025 bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Seperti diketahui, Hari Kebangkitan Nasional didorong oleh terbentuknya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 yang menjadi tonggak awal gerakan nasional Indonesia. Tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional oleh Presiden Soekarno pada tahun 1948. Penetapan ini didasarkan pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8765,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2737,2736],"class_list":["post-8764","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-budi-utomo","tag-hari-kebangkitan-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8764"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8764\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}