{"id":8772,"date":"2026-07-30T01:16:09","date_gmt":"2026-07-30T01:16:09","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8772"},"modified":"2026-07-30T01:16:09","modified_gmt":"2026-07-30T01:16:09","slug":"ada-potensi-cuaca-ekstrem-bmkg-rilis-status-awas-di-jawa-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8772","title":{"rendered":"Ada Potensi Cuaca Ekstrem: BMKG Rilis Status Awas di Jawa Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan sangat lebat hingga ekstrem untuk wilayah Jawa Timur di periode 20-22 Mei 2025.<\/p>\n<p>Peringatan dini berupa status &#8216;Awas&#8217; itu diungkap dalam Prospek Cuaca Mingguan periode terkini yang dirilis Direktorat Meteorologi Publik BMKG di laman resminya.<\/p>\n<p>Selain Jawa Timur, sejumlah wilayah lain juga diimbau mewaspadai cuaca ekstrem karena potensi hujan lebat-sangat lebat, yakni Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua Selatan.<\/p>\n<p>Adapun peringatan dini akan angin kencang diberikan BMKG kepada wilayah Maluku dan Nusa Tenggara Timur untuk periode yang sama.<\/p>\n<p>Kondisi berbeda diperkirakan akan terjadi untuk periode 23-26 Mei mendatang. BMKG tak menerbitkan imbauan Awas ataupun Siaga sama sekali. Hanya disampaikan perlunya kewaspadaan akan adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245930137\/bmkg-prediksi-musim-kemarau-2025-lebih-pendek-ini-penyebabnya\">Baca: BMKG prediksi musim kemarau 2025 lebih pendek<\/a><\/p>\n<p>Wilayahnya mencakup antara lain Aceh, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.<\/p>\n<p>Aceh, Kep. Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p>Hujan dengan intensitas sedang juga berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.<\/p>\n<p>Menurut prakiraan BMKG, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) konsisten berada di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.<\/p>\n<p>Selain itu, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin juga akan memasuki wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Itu semua memicu potensi curah hujan yang cenderung meningkat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245642119\/dua-studi-global-ungkap-suhu-bumi-lampaui-ambang-batas-pemanasan-global-15c\">Baca: Studi global ungkap suhu Bumi lewati ambang batas<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Mengingat MJO dan gelombang-gelombang atmosfer tersebut membawa lebih banyak awan hujan dan berpotensi menyebabkan curah hujan di atas normal pada sebagian wilayah.&#8221; demikian BMKG dalam pernyataannya<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Begitu juga ada sirkulasi siklonik yang diprediksi terbentuk di Laut Cina Selatan, Laut Maluku, dan perairan utara Maluku Utara. Sirkulasi siklonik bisa membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) yang memacu pertumbuhan awan hujan.<\/p>\n<p>BMKG juga mengungkap adanya pergerakan massa udara kering dari arah benua Australia seiring dengan masuknya musim kemarau.<\/p>\n<p>Kondisi ini juga memicu peningkatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian selatan, serta kenaikan tinggi gelombang di Samudra Hindia Barat Daya Lampung hingga Selatan NTT, Laut Timor, dan Laut Arafuru.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245065838\/ini-yang-terjadi-pada-kondisi-lingkungan-jika-pemanasan-global-mencapai-2c\">Baca: Dampak lingkungan jika pemanasan global mencapai 2&deg;C<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan sangat lebat hingga ekstrem untuk wilayah Jawa Timur di periode 20-22 Mei 2025. Peringatan dini berupa status &#8216;Awas&#8217; itu diungkap dalam Prospek Cuaca Mingguan periode terkini yang dirilis Direktorat Meteorologi Publik BMKG di laman resminya. Selain Jawa Timur, sejumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8773,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,459,24],"class_list":["post-8772","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-cuaca-ekstrem","tag-hujan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8772","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8772"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8772\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}