{"id":8891,"date":"2026-07-30T01:16:36","date_gmt":"2026-07-30T01:16:36","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8891"},"modified":"2026-07-30T01:16:36","modified_gmt":"2026-07-30T01:16:36","slug":"hujan-disertai-petir-dan-angin-kencang-kerap-terjadi-sore-atau-malam-hari-ini-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8891","title":{"rendered":"Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Kerap Terjadi Sore atau Malam Hari, Ini Penyebabnya"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang kerap terjadi pada sore atau malam hari di sejumlah wilayah. Hal ini sebagai indikasi terjadinya peralihan musim atau pancaroba.<\/p>\n<p>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya menjelaskan saat masa peralihan musim (pancaroba), ditandai dengan cuaca cerah atau terik pada pagi hingga siang hari. Kemudian hujan lokal berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari.<\/p>\n<p>Berdasarkan analisis klimatologis BMKG, adanya peningkatan intensitas radiasi matahari pada pagi hingga siang hari berkontribusi terhadap penguatan proses konvektif di lapisan atmosfer bawah. Sehingga meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif pada sore hingga malam hari.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245980286\/cuaca-panas-kemudian-hujan-lebat-ini-penjelasan-bmkg\">Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?<\/a><\/p>\n<p>Kondisi ini berpeluang menimbulkan hujan dengan karakteristik tidak merata, berdurasi singkat, berintensitas sedang hingga lebat, serta disertai kejadian kilat\/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.<\/p>\n<p>Data BMKG hingga periode April&ndash;Juni 2025, sebanyak 57,7% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.<\/p>\n<p>Wilayah yang telah mengalami awal musim kemarau meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Sementara itu, sebagian wilayah lainnya masih berada musim pancaroba.<\/p>\n<p>Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer dan labilitas sedang hingga kuat di sejumlah lokasi, masih mendukung potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245976871\/marak-bencana-alam-di-indonesia-bmkg-kembangkan-sistem-peringatan-dini-berbasis-ai\">Baca: BMKG kembangkan sistem peringatan dini berbasis AI<\/a><\/p>\n<p><strong>Periode 13 &ndash; 15 Mei 2025<\/strong><\/p>\n<p>Cuaca di Indonesia umumnya didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat\/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:<\/p>\n<p>Hujan lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.<\/p>\n<p>Sedangkan angin kencang berpotensi melanda wilayah Aceh, Nusa Tenggara Timur dan Papua Selatan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245975195\/riau-rawan-kebakaran-hutan-dan-lahan-bmkg-lakukan-modifikasi-cuaca\">Baca: Riau rawan kebakaran hutan dan lahan, BMKG lakukan modifikasi cuaca<\/a><\/p>\n<p><strong>Periode 16&nbsp; &ndash; 19 Mei 2025<\/strong><\/p>\n<p>Cuaca di Indonesia umumnya didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Masih perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat\/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:<\/p>\n<p>Hujan lebat berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Sementara angin kencang berpotensi melanda wilayah Papua Selatan dan Maluku.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang kerap terjadi pada sore atau malam hari di sejumlah wilayah. Hal ini sebagai indikasi terjadinya peralihan musim atau pancaroba. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya menjelaskan saat masa peralihan musim (pancaroba), ditandai dengan cuaca cerah atau terik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8892,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,459,1971],"class_list":["post-8891","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-cuaca-ekstrem","tag-pancaroba"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8891","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8891"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8891\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8892"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8891"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8891"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8891"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}