{"id":8905,"date":"2026-07-30T01:16:40","date_gmt":"2026-07-30T01:16:40","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8905"},"modified":"2026-07-30T01:16:40","modified_gmt":"2026-07-30T01:16:40","slug":"penerapan-teknologi-cfd-dorong-ketahanan-kota-terhadap-udara-panas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8905","title":{"rendered":"Penerapan Teknologi CFD Dorong Ketahanan Kota terhadap Udara Panas"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Perubahan iklim bukan lagi masalah masa yang akan datang. Perubahan iklim sedang terjadi dan dampaknya bisa dirasakan sekarang. Kondisi ini membuat teknologi adaptasi memegang peran penting.<\/p>\n<p>Perubahan iklim memengaruhi kehidupan kota secara tidak proporsional. Bagaimana dampak perubahan iklim ini dimitigasi, ikuti artikel ini sampai selesai.<\/p>\n<p>Saat ini lebih dari separuh atau 58 persen populasi dunia tinggal di kota, dan diperkirakan angka tersebut akan mencapai 62 persen pada tahun 2035.<\/p>\n<p>Meskipun mencakup kurang dari 1 persen dari luas total permukaan daratan global, kota menyumbang 67-72 persen dari emisi karbon dioksida (CO2)&nbsp;global.<\/p>\n<p>Seiring dengan terus bertambahnya populasi perkotaan, jejak lingkungannya akan meluas secara signifikan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245642119\/dua-studi-global-ungkap-suhu-bumi-lampaui-ambang-batas-pemanasan-global-15c\">Baca: Dua Studi ungkap kenaikan suhu Bumi lampaui ambang batas 1,5&deg;C<\/a><\/p>\n<p>Kota menyerap panas, dan saat suhu meningkat, jutaan orang di seluruh dunia akan terpapar fenomena yang dikenal sebagai efek pulau panas perkotaan.<\/p>\n<p>Pulau panas perkotaan dapat membuat kota hingga 10&deg;C lebih panas daripada daerah pedesaan.<\/p>\n<p>Hal ini dapat menciptakan lingkaran setan, di mana kota yang lebih panas menyebabkan penggunaan ventilasi dan pendingin udara yang lebih besar, yang pada gilirannya meningkatkan emisi.<\/p>\n<p>Sering kali, daerah berpendapatan rendah dan berpenduduk padat yang terkena dampak secara tidak proporsional, dan paling tidak mampu membeli sistem pendingin udara dan energi yang menggerakkannya.<\/p>\n<p>Dua penyebab utama pulau panas perkotaan adalah ventilasi yang buruk dan pilihan bahan permukaan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245968320\/menjadikan-bangunan-hijau-sebagai-solusi-nyata-untuk-kota-yang-berkelanjutan\">Baca: Bangunan hijau jadi solusi untuk kota yang berkelanjutan<\/a><\/p>\n<p>Pulau panas perkotaan ini dapat ditanggulangi dengan menggunakan teknologi komputasi dinamika fluida (Computational Fluid Dinamics\/CFD).<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Teknologi CFD menggunakan matematika dan simulasi komputer untuk meniru perilaku gas dan cairan dalam lingkungan virtual. Teknologi yang banyak digunakan di dunia Formula 1 memungkinkan kita untuk menguji sifat aerodinamis dari desain tertentu.<\/p>\n<p>Teknologi CFD ini memungkinkan kita untuk mensimulasikan &ndash; misalnya &ndash; bagaimana angin mengalir melalui kota atau bagaimana air dapat mengalir melalui wilayah pesisir selama banjir.<\/p>\n<p>Dengan demikian teknologi CFD juga dapat membantu perencana kota memutuskan di mana akan menempatkan taman, permukaan reflektif, ataupun koridor ventilasi sebuah bangunan atau kawasan terbangun.<\/p>\n<p>Perencana kota Singapura misalnya, menggunakan teknologi CFD untuk merancang koridor angin yang menyalurkan angin sejuk melalui lingkungan yang padat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/243063597\/tantangan-menerapkan-infrastruktur-ramah-lingkungan-dalam-perencanaan-kota\">Baca: Penerapan infrastruktur ramah lingkungan dalam perencanaan kota<\/a><\/p>\n<p>Dilansir&nbsp;earth.org,&nbsp;CFD juga dapat digunakan untuk membuat bangunan lebih tahan terhadap angin kencang.<\/p>\n<p>Ini dapat digunakan untuk menguji bagaimana bangunan merespons beban angin, yang akan terbukti penting di kota-kota yang lebih sering dilanda badai, siklon, dan kejadian angin kencang lainnya.<\/p>\n<p>CFD juga dapat menurunkan suhu di dalam rumah. Dengan memahami bagaimana udara mengalir melalui rumah, jendela, koridor, dan kamar tidur dapat ditempatkan sedemikian rupa sehingga mendorong pergerakan udara yang merata di seluruh rumah, yang selanjutnya mengurangi ketergantungan pada sistem ventilasi.<\/p>\n<p>Banyak dari teknik ini yang dirintis oleh arsitek kuno. Misalnya, orang Romawi dan Yunani terampil dalam menciptakan struktur seperti atrium dan koloseum yang menciptakan ventilasi alami.<\/p>\n<p>Saat ini, kita dapat menggunakan CFD untuk memahami mengapa metode ini berhasil dan, yang lebih penting adalah bagaimana cara meniru dan menerapkannya untuk mengatasi pemanasan perkotaan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244982448\/langkah-mitigasi-panas-perkotaan-dari-menanam-pohon-atap-hijau-hingga-perkerasan-dingin\">Baca: Langkah mitigasi atasi suhu panas perkotaan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Perubahan iklim bukan lagi masalah masa yang akan datang. Perubahan iklim sedang terjadi dan dampaknya bisa dirasakan sekarang. Kondisi ini membuat teknologi adaptasi memegang peran penting. Perubahan iklim memengaruhi kehidupan kota secara tidak proporsional. Bagaimana dampak perubahan iklim ini dimitigasi, ikuti artikel ini sampai selesai. Saat ini lebih dari separuh atau 58 persen [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8906,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10,426,173],"class_list":["post-8905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kota","tag-perkotaan","tag-perubahan-iklim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8905"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8905\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}