{"id":8942,"date":"2026-07-30T01:16:51","date_gmt":"2026-07-30T01:16:51","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8942"},"modified":"2026-07-30T01:16:51","modified_gmt":"2026-07-30T01:16:51","slug":"sirkularitas-membuat-teknologi-bersih-jadi-lebih-bersih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=8942","title":{"rendered":"Sirkularitas Membuat Teknologi Bersih Jadi Lebih Bersih"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sektor energi bersih dibangun atas dasar keberlanjutan, tetapi ironisnya, infrastrukturnya tidak selalu ramah lingkungan dan tidak&nbsp;menerapkan&nbsp;prinsip&nbsp;sirkularitas.<\/p>\n<p>Panel surya dan bilah turbin angin misalnya, menimbulkan tantangan limbah besar-besaran di akhir masa pakainya sehingga mengancam kelestarian lingkungan.<\/p>\n<p>Panel surya tradisional sulit didaur ulang karena lapisan kaca, silikon, dan logamnya yang rumit.<\/p>\n<p>Pun demikian dengan limbah baterai mobil listrik yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi lingkungan.<\/p>\n<p>Kabar baiknya, sejumlah perusahaan mulai mengembangkan teknologi yang mampu mendaurulang limbah yang dihasilkan dari proyek energi bersih ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245878951\/transisi-energi-terbarukan-pembangkit-listrik-mikro-lebih-berkelanjutan\">Baca: Pembangkit listrik mikro terbukti lebih berkelanjutan<\/a><\/p>\n<p>Dilansir earth.org, perusahaan seperti First Solar memelopori daur ulang loop tertutup, memulihkan hingga 90 persen material (seperti kadmium dan telurium) untuk membuat panel baru.<\/p>\n<p>Sementara itu, dalam sistem loop terbuka, kaca dari panel yang dinonaktifkan digunakan kembali menjadi insulasi wol kaca, dan rangka digunakan kembali dalam konstruksi, memperpanjang umur material di sektor-sektor baru.<\/p>\n<p>Bilah turbin angin terbuat dari material komposit yang sulit dipecah. Namun, solusinya mulai bermunculan.<\/p>\n<p>Siemens Gamesa telah menciptakan RecyclableBlades, yang menggunakan sistem resin yang dapat dilarutkan dan dipulihkan di akhir masa pakainya.<\/p>\n<p>Dengan sirkularitas loop terbuka, bilah lama telah digunakan kembali menjadi jembatan pejalan kaki, taman skate, dan bahkan elemen arsitektur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245982965\/ekonomi-sirkular-punya-peran-penting-dalam-menurunkan-emisi-karbon-dunia\">Baca: Peran ekonomi sirkular dalam menurunkan emisi<\/a><\/p>\n<p>Beberapa perusahaan menggilingnya menjadi bahan pengisi untuk produksi semen, memberikan fungsi baru pada apa yang dulunya merupakan limbah.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Meskipun ekonomi sirkular telah membuat langkah-langkah yang menginspirasi, adopsi global yang sesungguhnya menuntut perubahan pada tingkat sistem.<\/p>\n<p>Perubahan ini, harus dimulai dari cara industri mendesain produk hingga cara mereka mendefinisikan nilai.<\/p>\n<p>Produk harus dirancang untuk sirkularitas, bukan hanya keberlanjutan. Ini berarti memprioritaskan modularitas dengan menggunakan bahan yang mudah dipisahkan.<\/p>\n<p>Juga pelabelan yang jelas untuk memungkinkan perbaikan, penggunaan kembali, dan daur ulang sejak awal.<\/p>\n<p>Tanpa prinsip desain yang mengedepankan sirkularitas seperti itu, daur ulang menjadi mahal, tidak efisien, atau bahkan mustahil.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244642262\/simak-daftar-lapangan-kerja-yang-tercipta-dari-pengembangan-energi-terbarukan\">Baca: Lapangan kerja yang tercipta dari transisi ke energi bersih<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sektor energi bersih dibangun atas dasar keberlanjutan, tetapi ironisnya, infrastrukturnya tidak selalu ramah lingkungan dan tidak&nbsp;menerapkan&nbsp;prinsip&nbsp;sirkularitas. Panel surya dan bilah turbin angin misalnya, menimbulkan tantangan limbah besar-besaran di akhir masa pakainya sehingga mengancam kelestarian lingkungan. Panel surya tradisional sulit didaur ulang karena lapisan kaca, silikon, dan logamnya yang rumit. Pun demikian dengan limbah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":8943,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[272,17,702],"class_list":["post-8942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-energi-bersih","tag-lingkungan","tag-sirkularitas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8942"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8942\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8943"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}