{"id":9088,"date":"2026-07-30T01:17:41","date_gmt":"2026-07-30T01:17:41","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9088"},"modified":"2026-07-30T01:17:41","modified_gmt":"2026-07-30T01:17:41","slug":"mengenal-ikan-depik-ikan-endemik-dataran-tinggi-gayo-yang-populasinya-terus-menurun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9088","title":{"rendered":"Mengenal Ikan Depik: Ikan Endemik Dataran Tinggi Gayo yang Populasinya Terus Menurun"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Ikan depik (Rasbora tawarensis) adalah ikan khas Danau Laut Tawar di Takengon yang berada di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah<\/p>\n<p>Para akademisi yang berkecimpung dalam bidang budaya\/adat mengatakan, ikan depik ini hanya bisa ditemukan di Gayo dan menjadi mata pencaharian utama masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Laut Tawar<\/p>\n<p>Bagi masyarakat Dataran&nbsp;Tinggi&nbsp;Gayo, ikan depik merupakan ikan anugerah yang dipercaya tidak akan habis sampai kapanpun.<\/p>\n<p>Ikan depik memiliki tubuh kecil memanjang kurang lebih 12 centimeter, pada bagian punggung ikan berwarna hitam, bagian bagian perut ikan Depik berwarna putih lembut.<\/p>\n<p>Ikan depik banyak dijumpai di Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah. Danau Laut Tawar merupakan habitat asli ikan Depik (Rasbora tawarensis) saat ini telah dimanfaatkan antara lain sebagai lokasi penangkapan, budidaya keramba jaring apung, dan pariwisata.<\/p>\n<p>Ikan Depik biasanya dijadikan berbagai macam olahan makanan karena memiliki rasa gurih, tidak berbau anyir, dan gampang untuk diolah sewaktu-waktu karena tidak perlu dibersihkan\/dibelah bagian perutnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245877117\/bahan-utama-pempek-palembang-ikan-belida-makin-sulit-ditemukan\">Baca: Ikan Belida makin sulit ditemukan<\/a><\/p>\n<p>Ikan depik memiliki sejarah yang unik, yaitu munculnya musiman dan umumnya terjadi pada musim hujan. Sebelum musim hujan datang, menurut cerita, ikan depik bersembunyi di kaki gunung Bur Kelieten.<\/p>\n<p>Uniknya, ketika bulan purnama, tidak ada satu pun ikan depik yang muncul.<\/p>\n<p>Ikan depik goreng adalah salah satu olahan ikan khas Gayo yang populer, khususnya di daerah Takengon, Aceh Tengah. Adapun musim yang baik untuk menjaring ikan Depik adalah pada Agustus hingga akhir tahun.<\/p>\n<p>Pada saat itu, biasanya harga ikan Depik bisa lebih murah. Nelayan dapat mengetahui musim berburu ikan Depik dari perubahan cuaca yang terjadi.<\/p>\n<p>Namun, saat ini keberadaan ikan depik semakin&nbsp;sulit&nbsp;ditemukan&nbsp;lantaran kerusakan lingkungan.&nbsp;Dilansir lintasgayo.co, populasi ikan depik terus menurun dan terancam punah.<\/p>\n<p>Menengok tujuh tahun ke belakang, pada 2018 ikan depik biasa dijual perbambu atau kalau dijual per kilogram, berada pada kisaran harga Rp80-90 ribu.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/245947737\/pencurian-ikan-di-laut-natuna-utara-tak-hanya-merugikan-secara-ekonomi-tapi-juga-merusak-ekosistem-laut\">Baca: Penangkapan ikan secara berlebihan merusak ekosistem<\/a><\/p>\n<p>Syahrul Gunawan, warga setempat mengatakan dengan berkurangnya populasi ikan depik, harganya melonjak tajam mencapai Rp100-130 ribu.<\/p>\n<p>Penyebab menurunnya populasi ikan depik perlu mendapat perhatian serius. Jika terus dibiarkan tentunya masalah ini tidak hanya dapat menyebab kelangkaan, tapi juga kepunahan.<\/p>\n<p>Jika ikan depik benar-benar punah, tak hanya mengakibatkan warga kehilangan sumber mata pencaharian tetapi juga akan mengganggu ekosistem Danau Laut Tawar secara keseluruhan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal ini karena perut dari ikan ini nyaris tidak mengandung kotoran, karena makanannya hanya berupa jenis hydrilla yang hidup di dasar danau. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kelangkaan pada ikan depik, yaitu:<\/p>\n<p><strong>Tercemarnya Danau Laut Tawar<\/strong><br \/>Pertama, masyarakat masih kurang memiliki kesadaran diri dalam menjaga alam agar tetap lestari dan asri. Masyarakat masih membuang limbah ke danau tanpa memikirkan dampak jangka panjang pada lingkungan.<\/p>\n<p>Di seputaran Danau Laut Tawar masih belum tersedia tempat sampah yang memadai. Seharusnya, pemerintah mengambil inisiatif untuk melaksanakan program yang bisa menjamin Danau Laut Tawar yang merupakan habitat asli Rasbora tawarenis bebas sampah.<\/p>\n<p>Sampah yang dibuang ke Danau Laut Tawar tak hanya berasal dari masyarakat yang tinggal di sekitar danau, tetapi juga dari para wisatawan yang datang dari luar daerah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244668794\/seperti-ini-peran-kupu-kupu-dan-burung-bagi-kelestarian-lingkungan\">Baca: Peran kupu-kupu dan burung bagi kelestarian lingkungan<\/a><\/p>\n<p><strong>Belum dibudidayakan<\/strong><br \/>Spesies ikan depik hanya bisa bertahan pada satu kondisi alam yang memang cocok untuk keberlangsungan hidup mereka, situasi seperti ini menyebabkan depik sangat sulit untuk dikembangkan atau dibudidayakan di dalam tambak maupun keramba jaring apung.<\/p>\n<p>Kondisi ini tentu menyulitkan pemerintah dari dinas perikanan untuk mengatasi permasalahan semakin langkanya ikan depik ini.<\/p>\n<p><strong>Penangkapan secara berlebihan<\/strong><br \/>Beberapa metode penangkapan yang dilakukan para nelayan membawa dampak yang sangat besar bagi keberlansungan hidup spesies ikan endemik Laut Tawar ini.<\/p>\n<p>Sebagian nelayan terlalu berlebihan dalam mencari ikan ini dalam arti kata mereka menangkap ikan tanpa memikirkan besar kecilnya dari hasil tangkapan.<\/p>\n<p>Ukuran tidak lagi mereka jadikan permasalahan, meski harga jelas berbeda, mereka tetap menangkap tanpa pandang bulu. Jika ini terus berlangsung kemungkinan terbesarnya populasi ikan depik tentu akan mengalami pengurangan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245853263\/mengenal-binatang-penyerbuk-lebah-punya-peran-yang-paling-signifikan\">Baca: Lebah punya peran signifikan di sektor perkebunan<\/a><\/p>\n<p><strong>Habitat rusak<\/strong><br \/>Rusaknya habitat ikan depik juga disebabkan karena adanya pemancing yang menggunakan pestisida ketika berburu udang yang akan mereka jadikan umpan ikan.<\/p>\n<p>Hal ini pastinya menyebabkan perairan Danau Laut Tawar menjadi tercemar sehingga tak bisa dihindari ikan-ikan mati karena terkontaminasi pestisida.<\/p>\n<p>Jika semua penyebab masalah ini terus dibiarkan, tentunya populasi ikan depik yang ada di Laut Tawar akan mengalami kelangkaan bahkan bukan tidak mungkin dalam waktu yang tidak lama lagi depik akan menuju kepunahan.<\/p>\n<p>Kalau ini sampai terjadi hal tersebut tentunya akan menjadi kerugian besar bagi pemerintah maupun masyarakat yang hidup di sekitar danau dan terutama untuk generasi mendatang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Ikan depik (Rasbora tawarensis) adalah ikan khas Danau Laut Tawar di Takengon yang berada di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah Para akademisi yang berkecimpung dalam bidang budaya\/adat mengatakan, ikan depik ini hanya bisa ditemukan di Gayo dan menjadi mata pencaharian utama masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Laut Tawar Bagi masyarakat Dataran&nbsp;Tinggi&nbsp;Gayo, ikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9089,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2821,2823,2822],"class_list":["post-9088","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gayo","tag-ikan-depik","tag-takengon"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9088"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9088\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}