{"id":9098,"date":"2026-07-30T01:17:42","date_gmt":"2026-07-30T01:17:42","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9098"},"modified":"2026-07-30T01:17:42","modified_gmt":"2026-07-30T01:17:42","slug":"amnesty-international-indonesia-kecam-pelanggaran-ham-pada-aksi-damai-hari-buruh-yang-menyebabkan-13-orang-terluka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9098","title":{"rendered":"Amnesty International Indonesia Kecam Pelanggaran HAM Pada Aksi Damai Hari Buruh yang Menyebabkan 13 Orang Terluka"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Sebanyak 14 orang peserta aksi ditahan di Polda Metro Jaya dan 13 orang diantaranya terluka dalam aksi damai Hari Buruh Internasional 2025 pada Kamis (01\/05\/2025). Amnesty International mengecam pelanggaran HAM.<\/p>\n<p>Kekerasan dan pelanggaran HAM tersebut dilakukan terhadap para mahasiswa, jurnalis bahkan petugas medis dalam aksi damai Hari Buruh 2025 di Jakarta dan Semarang.<\/p>\n<p>Amnesty International Indonesia menyebut berdasarkan data Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), sekitar pukul 17:00 WIB, aparat melakukan penangkapan yang disertai dengan kekerasan untuk membubarkan aksi.<\/p>\n<p>Pembubaran dilakukan ketika aksi dan hiburan musik masih berlangsung dengan menggunakan meriam air dan gas air mata.<\/p>\n<p>Berdasarkan data TAUD, dari 14 peserta aksi ditangkap dan di bawa ke Polda Metro Jaya. Empat orang di antara yang ditangkap adalah tim medis dan saat itu sedang menjalankan tugas untuk melaksanakan bantuan medis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245945508\/situasi-ham-di-indonesia-memburuk-amnesty-international-ungkap-sejumlah-indikator\">Baca: Amnesti International Indonesia ungkap indikator situasi HAM di Indonesia memburuk<\/a><\/p>\n<p>Para tim medis ini mendapat penganiayaan berupa pukulan pada bagian kepala dan leher. Sementara peserta aksi lainnya yang ditangkap juga mengalami luka luar dan lebam-lebam di sekujur tubuhnya.<\/p>\n<p>Mereka mengaku dipukul, dipiting, didorong, ditendang, hingga dilindas oleh kendaraan bermotor. Bahkan tiga orang ditemukan tim TAUD menderita luka bocor di kepala akibat kekerasan fisik aparat.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, aparat kepolisian diduga melakukan pelecehan seksual fisik dan nonfisik kepada salah seorang&nbsp; perempuan dari massa aksi yang ditangkap.<\/p>\n<p>Kekerasan aparat juga menimpa seorang jurnalis dari media progreSIP berinisial Y. Saat itu dia tengah mendokumentasikan aparat keamanan yang memukul mundur massa aksi pada sore hari.<\/p>\n<p>Korban lalu dianiaya oleh sekitar sepuluh orang, yang diduga polisi tak berseragam dan menuduhnya sebagai &ldquo;anarko,&rdquo; meski saat itu korban telah menunjukkan identitasnya sebagai jurnalis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/245955578\/aji-dan-lbh-pers-kecam-kekerasan-yang-dialami-jurnalis-progesip-saat-aksi-may-day\">Baca: AJI dan LBH pers kecam kekerasan yang dialami jurnalis pada May Day<\/a><\/p>\n<p>Tak hanya menganiaya, mereka juga memaksa korban menghapus rekaman video. Korban mengaku mengalami syok dan sempat sesak napas akibat kekerasan yang dia alami.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sementara di Semarang, aksi protes dalam rangka Hari Buruh Internasional dipukul mundur polisi dengan tembakan meriam air dan gas air mata, bahkan tembakan gas air mata dilaporkan sampai menyasar ke posko medis.<\/p>\n<p>Aparat kepolisian juga melakukan penangkapan secara sewenang-wenang terhadap massa aksi. LBH Semarang mengungkapkan bahwa hingga Jumat siang, polisi masih menahan setidaknya 14 orang peserta aksi di Polrestabes Semarang.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p>Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang mengungkapkan bahwa seorang jurnalis dari media Tempo, berinisial JAN, menerima dua kali serangan dari aparat saat meliput demonstrasi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/245950649\/may-day-2025-dirayakan-terpisah-masyarakat-sipil-tolak-militerisme-buruh-pro-pemerintah-tuntut-upah-layak\">Baca: Perayaan May Day terpisah ada yang menolak militerisme dan menuntut upah layak<\/a><\/p>\n<p>Pertama, saat meliput aksi demonstrasi di depan pintu gerbang kantor Gubernur Jawa Tengah pada pukul 17.30 WIB. Saat itu dia diintimidasi sekaligus mendapatkan kekerasan berupa leher dipiting lalu hendak dibanting oleh aparat.&nbsp;<\/p>\n<p>Lalu serangan berikut terjadi saat korban meliput pengepungan aparat kepolisian dan preman di depan pintu gerbang utama kampus Undip Pleburan, sekira pukul 20.36 WIB.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p>DS, seorang pimpinan redaksi pers mahasiswa, dilaporkan juga mengalami pemukulan, diduga oleh aparat berpakaian sipil, mengakibatkan luka robek di wajah hingga harus mendapatkan jahitan.<\/p>\n<p>DS dipukul saat merekam kekerasan terhadap massa dengan ponselnya, meski telah mengaku sebagai wartawan.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, empat anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), yaitu dua orang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang dan dua orang dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) juga diduga mengalami kekerasan.<\/p>\n<p>Atas peristiwa tersebut, Deputi Direktur Amnesty International Indonesia, Wirya Adiwena, menyesali tindakan semena-mena aparat.<\/p>\n<p>&ldquo;Sekali lagi aparat memperlihatkan taktik yang brutal, kejam dan tidak manusiawi terhadap peserta aksi damai Hari Buruh Internasional, yang digelar serentak di sejumlah kota. Ini adalah bukti bahwa pemerintah Indonesia terus melakukan praktik-praktik otoriter dalam membungkam kebebasan berekspresi dan berkumpul di Indonesia,&rdquo; jelas Wirya dalam siaran persnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245956684\/usman-hamid-pemilu-2024-sebagai-bukti-indonesia-telah-masuk-fase-otoritarian\">Baca: Usman Hamid sebut pemilu 2024 sebagai bukti Indonesia masuk fase otoritarianisme<\/a><\/p>\n<p>Menurutnya kekerasan polisi terus berlangsung karena tidak adanya hukuman yang dilakukan oleh Polri terhadap pelaku dalam kejadian-kejadian sebelumnya. Hal ini membuat lingkaran impunitas terus mengakar kuat di tubuh Polri.<\/p>\n<p>&ldquo;Polri harus segera berhenti menggunakan taktik-taktik otoriter semacam ini dan melakukan investigasi yang segera dan menyeluruh atas semua tindak kekerasan yang dilakukan oleh anggotanya selama aksi damai hari Buruh Internasional berlangsung,&rdquo; terangnya. &nbsp;<\/p>\n<p>Amnesty International juga mendesak polisi untuk segera membebaskan peserta aksi yang masih ditangkap dan ditahan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pemerintah, DPR, Komisi Kepolisian Nasional, dan lembaga-lembaga pengawas lain harus segera mengevaluasi kepemimpinan Kepolisian RI yang berulang kali men jadi alat represi terhadap kebebasan berekspresi dan berkumpul warga negara.&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Sebanyak 14 orang peserta aksi ditahan di Polda Metro Jaya dan 13 orang diantaranya terluka dalam aksi damai Hari Buruh Internasional 2025 pada Kamis (01\/05\/2025). Amnesty International mengecam pelanggaran HAM. Kekerasan dan pelanggaran HAM tersebut dilakukan terhadap para mahasiswa, jurnalis bahkan petugas medis dalam aksi damai Hari Buruh 2025 di Jakarta dan Semarang. Amnesty [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9099,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[516,506,630,2824],"class_list":["post-9098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-amnesty-international","tag-ham","tag-hari-buruh","tag-mayday-2025"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9098"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9098\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9099"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}