{"id":9106,"date":"2026-07-30T01:17:45","date_gmt":"2026-07-30T01:17:45","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9106"},"modified":"2026-07-30T01:17:45","modified_gmt":"2026-07-30T01:17:45","slug":"aji-dan-lbh-pers-kecam-kekerasan-yang-dialami-jurnalis-progesip-saat-aksi-may-day","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9106","title":{"rendered":"AJI dan LBH Pers Kecam Kekerasan yang Dialami Jurnalis ProgeSIP Saat Aksi May Day"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mengecam tindakan kekerasan yang dialami jurnalis ProgreSIP saat meliput demonstrasi May Day di gerbang Gedung DPR, Kamis (1\/5\/2025).<\/p>\n<p>Kejadian di&nbsp;aksi&nbsp;May&nbsp;Day&nbsp;ini menambah daftar panjang kekerasan dan intimidasi yang menyasar jurnalis saat meliput demonstrasi.<\/p>\n<p>Saat meliput demo Hari Buruh di gerbang DPR, sekitar 10 anggota kepolisian berpakaian bebas mengeroyok jurnalis ProgreSIP berinisial Y di depan Talaga Senayan, sekitar pukul 17.25 WIB. Y dikeroyok ketika polisi berupaya membubarkan massa secara paksa.<\/p>\n<p>Meski telah menunjukkan kartu pers sebagai awak media, sekelompok orang berpakaian bebas yang diduga anggota polisi tetap melakukan kekerasan. Para pelaku sulit diidentifikasi karena tidak menggunakan seragam.<\/p>\n<p>&ldquo;Melakukan kekerasan fisik dengan menarik, mencekik, memukul, serta memiting leher Y,&rdquo; kata Pemimpin Redaksi ProgreSIP Setyo A Saputro dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat, (2\/5\/2025).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/245950946\/aktivis-gebrak-dihalangi-ikut-aksi-may-day-di-depan-gedung-dpr\">Baca: Buruh dari GEBRAK dihalangi ikut aksi May Day di depan Gedung DPR<\/a><\/p>\n<p>Setyo mengatakan Y awalnya sedang merekam situasi massa aksi di depan Gedung DPR yang telah dibubarkan paksa oleh polisi. Namun, sejumlah orang meneriaki Y &ldquo;anarko&rdquo;.<\/p>\n<p>Sosok yang meneriaki Y, kata Setyo, juga terlibat dalam membubarkan massa aksi. Walhasil mereka pun meminta Y menghapus rekamannya.<\/p>\n<p>&ldquo;Mereka juga menggeledah seluruh saku&nbsp;saudara Y dan memaksanya menghapus rekaman dari kamera,&rdquo; kata Setyo.<\/p>\n<p>Di tengah kekacauan tersebut, seorang laki-laki bernama Andi yang mengaku dari Lembaga Bantuan Hukum Rahadian datang. Andi menegaskan bahwa Y adalah seorang jurnalis. Setelah itu, para aparat membubarkan diri dan meninggalkan lokasi.<\/p>\n<p>Sepanjang 2025, AJI mencatat ada 36 kasus kekerasan terhadap jurnalis dengan berbagai bentuk, seperti pemukulan, penganiayaan, perampasan alat kerja, teror, hingga intimidasi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245951184\/amnesty-internasional-indonesia-pembungkaman-terhadap-kebebasan-berekspresi-makin-terasa\">Baca: Pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi makin terasa<\/a><\/p>\n<p>Pada demonstrasi menolak Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) pada Maret lalu, AJI mengungkap telah terjadi 18 kasus kekerasan terhadap jurnalis di berbagai daerah.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pada 2024, AJI mengatakan ada 73 kasus kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Kasus kekerasan fisik paling banyak terjadi dengan jumlah 20 kasus.<\/p>\n<p>Adapun, jenis kasus kekerasan lain berupa teror atau intimidasi, pelarangan liputan, ancaman, serangan digital, penuntutan hukum, kekerasan berbasis gender, perusakan alat liputan, hingga pembunuhan.<\/p>\n<p>Pelaku kekerasan didominasi oleh polisi dengan jumlah 19 kasus. Pelaku lain meliputi anggota TNI, organisasi masyarakat, orang tak dikenal, aparat pemerintah, hingga perusahaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mengecam tindakan kekerasan yang dialami jurnalis ProgreSIP saat meliput demonstrasi May Day di gerbang Gedung DPR, Kamis (1\/5\/2025). Kejadian di&nbsp;aksi&nbsp;May&nbsp;Day&nbsp;ini menambah daftar panjang kekerasan dan intimidasi yang menyasar jurnalis saat meliput demonstrasi. Saat meliput demo Hari Buruh di gerbang DPR, sekitar 10 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9107,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[204,488,634],"class_list":["post-9106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jurnalis","tag-kekerasan","tag-may-day"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9106"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9106\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}