{"id":921,"date":"2026-07-30T00:24:31","date_gmt":"2026-07-30T00:24:31","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=921"},"modified":"2026-07-30T00:24:31","modified_gmt":"2026-07-30T00:24:31","slug":"pembatasan-kecepatan-ke-30-km-jam-terbukti-efektif-turunkan-kecelakaan-lalu-lintas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=921","title":{"rendered":"Pembatasan Kecepatan ke 30 Km\/Jam Terbukti Efektif Turunkan Kecelakaan Lalu Lintas"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Lima negara bagian dan wilayah di Australia sejak 2021 telah melakukan uji coba atau merencanakan menerapkan&nbsp;pembatasan kecepatan dan zona 30 kilometer per jam (30km\/jam).<\/p>\n<p>Namun, sejumlah kalangan mempertanyakan apakah pembatasan kecepatan 30 km\/jam ini benar-benar mendesak dan diperlukan, atau malah merupakan kebijakan yang disebut &#8220;negara pengasuh&#8221; atau kegiatan penggalangan pendapatan.<\/p>\n<p>Jalanan berkecepatan rendah atau&nbsp;zona 30 kilometer per jam&nbsp;bukan hanya tentang keselamatan jalan dan peningkatan pendapatan denda. Dengan membangun jalan yang lebih aman, pemerintah dan kota-kota di seluruh dunia menciptakan kota yang lebih layak huni.<\/p>\n<p>Manfaatnya meliputi tingkat kejahatan yang rendah, warga yang lebih aktif secara fisik, konektivitas sosial yang lebih besar, peningkatan pengeluaran di bisnis lokal, dan pengurangan polusi.<\/p>\n<p>Penelitian menunjukkan bahwa pembatasan&nbsp;kecepatan 30 km\/jam di jalan-jalan perumahan lokal dapat mengurangi angka kematian akibat kecelakaan jalan di Australia sebesar 13 persen.<\/p>\n<p>Manfaat ekonominya juga cukup signifikan, yakni mencapai sekitar 3,5 miliar dolar Australia tau setara dengan Rp44,82 triliun setiap tahun.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/247400552\/konsep-slow-city-memperlambat-transportasi-meningkatkan-aksesibilitas-warga-kota\">Baca: Memperlambat Transportasi Meningkatkan Aksesibilitas Warga Kota<\/a><\/p>\n<p>Belajar dari negara lain, penting untuk menjalankan kampanye pendidikan publik untuk menginformasikan masyarakat dan para pemengaruh atau opinion leader.<\/p>\n<p>Kunci keberhasilan lainnya adalah menemukan pendukung politik yang kuat untuk kecepatan yang lebih rendah di jalan-jalan perumahan.<\/p>\n<p>Kepemimpinan dibutuhkan untuk melawan mitos tentang batas kecepatan 30 km\/jam yang menyesatkan opini publik dan politik.<\/p>\n<p>Sebagai bagian dari kampanye <em>Streets for Life<\/em> untuk Pekan Keselamatan Jalan Global, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah membongkar mitos internasional seputar pembatasan kecepatan 30 km\/jam&nbsp;atau&nbsp;zona&nbsp;30&nbsp;kilometer&nbsp;per&nbsp;jam<\/p>\n<p>Untuk mendukung tuntutan domestik terhadap pembatasan kecepatan 30 km\/jam, dalam artikel ini kami membongkar lima mitos umum tentang kebijakan zona&nbsp;30 kilometer&nbsp;per&nbsp;jam di Australia.<\/p>\n<p>Mitos #1: Batas kecepatan 30 km\/jam tidak berpengaruh<br \/>Cedera lalu lintas adalah penyebab kematian nomor satu pada anak-anak usia sekolah. Lebih dari 1.100 warga Australia meninggal di jalan raya setiap tahunnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/245430656\/mengenal-cittaslow-yang-mendorong-gerakan-slow-city-di-kota-kota-dunia\">Baca: Gerakan Slow City di Kota-kota di Dunia<\/a><\/p>\n<p>Bukti sangat jelas, bahwavpeluang seorang pejalan kaki untuk selamat ketika ditabrak mobil meningkat tajam ketika kecepatan mobil dikurangi.<\/p>\n<p>Peluang untuk selamat melonjak dari hanya 10 persen pada kecepatan 50 km\/jam menjadi 90 persen pada kecepatan 30 km\/jam.<\/p>\n<p>Kecepatan adalah kontributor paling umum terhadap cedera lalu lintas &ndash; lebih umum daripada alkohol, narkoba, dan kelelahan.<\/p>\n<p>Untuk mengurangi risiko cedera serius, batas kecepatan 40 km\/jam tidak cukup rendah. Peluang selamat ketika tertabrak mobil meningkat dari 60 persen pada kecepatan 40 km\/jam menjadi 90 persen pada kecepatan 30 km\/jam.<\/p>\n<p>Pengurangan batas kecepatan menjadi 30 km\/jam di daerah perkotaan seperti zona pejalan kaki padat, zona sekolah, dan area lalu lintas lokal sangat dibutuhkan untuk mengurangi kematian dan cedera parah.<\/p>\n<p>Dua pertiga dari semua kecelakaan di New South Wales terjadi di daerah metropolitan.<\/p>\n<p>Di daerah-daerah ini, 60 persen kecelakaan fatal terjadi di jalan-jalan lokal dan jalan penghubung (menuju jalan arteri) dengan batas kecepatan 50-60 km\/jam.<\/p>\n<p>Untuk mencapai target keselamatan jalan dan tujuan nol kematian akibat kecelakaan jalan, batas kecepatan 30 km\/jam sangat penting. Empat mitos lainnya akan kami ulas dalam tulisan selanjutnya.<\/p>\n<p>Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dalam bahasa Inggris, baca artikel asli <a href=\"https:\/\/theconversation.com\/busted-5-myths-about-30km-h-speed-limits-in-australia-160547\">di sini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Lima negara bagian dan wilayah di Australia sejak 2021 telah melakukan uji coba atau merencanakan menerapkan&nbsp;pembatasan kecepatan dan zona 30 kilometer per jam (30km\/jam). Namun, sejumlah kalangan mempertanyakan apakah pembatasan kecepatan 30 km\/jam ini benar-benar mendesak dan diperlukan, atau malah merupakan kebijakan yang disebut &#8220;negara pengasuh&#8221; atau kegiatan penggalangan pendapatan. Jalanan berkecepatan rendah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[448,449],"class_list":["post-921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pembatasan-kecepatan","tag-zona-30-kilometer-per-jam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=921"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/921\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}