{"id":9345,"date":"2026-07-30T01:18:51","date_gmt":"2026-07-30T01:18:51","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9345"},"modified":"2026-07-30T01:18:51","modified_gmt":"2026-07-30T01:18:51","slug":"kenali-12-geopark-indonesia-yang-masuk-dalam-unesco-global-geopark","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9345","title":{"rendered":"Kenali 12 Geopark Indonesia yang Masuk dalam UNESCO Global Geopark"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, Perancis pada 2 hingga 17 April, 58 negara anggota Dewan Eksekutif UNESCO, termasuk Indonesia, secara konsensus menyetujui 16 geopark untuk masuk daftar UNESCO Global Geopark.<\/p>\n<p>Dua dari 16 geopark yang baru masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark&nbsp;ini berasal dari Indonesia, yakni Geopark Kebumen dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/tag\/geopark-meratus\">Geopark Meratus<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui penetapan tersebut, jumlah Geopark Indonesia dalam Daftar UNESGO Global Geopark menjadi 12,&#8221; demikian Kemlu dalam pernyataannya<\/p>\n<p>Sebelumnya, tercatat sudah ada 10 geopark di Indonesia yang masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark, yaitu:<br \/>1. Geopark Batur, <br \/>2. Geopark Belitong, <br \/>3. Geopark Ciletuh, <br \/>4. Geopark Gunung Sewu, <br \/>5. Geopark Ijen, <br \/>6. Geopark Maros Pangkep, <br \/>7. Geopark Merangin Jambi, <br \/>8. Geopark Raja Ampat, <br \/>9. Geopark Rinjani Lombok, dan <br \/>10. Geopark Kaldera Toba.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/245900882\/dua-geopark-indonesia-masuk-dalam-jaringan-unesco-global-geopark\">Baca: Dua Geopark Indonesia Masuk dalam Jaringan UNESCO Global Geopark<\/a><\/p>\n<p>Delegasi tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Mohamad Oemar yang memimpin delegasi Indonesia untuk SIdang Dewan Eksekutif UNESCO sesi ke-221 menyampaikan bahwa status UNESCO Global Geopark yang diemban 12 Geopark Indonesia tersebut mengemban tanggung jawab pelestarian.<\/p>\n<p>Karena itu dia menegaskan, Indonesia berkomitmen untuk melestarikan, mengelola secara berkelanjutan, serta mempromosikan kekayaan geologis dan budaya yang dimiliki.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Oemar menegaskan bahwa pengakuan UNESCO ini merupakan bukti nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga warisan bumi yang bernilai universal.<\/p>\n<p>&#8220;Ini sekaligus membawa amanah untuk memperkuat komitmen Indonesia untuk perlindungan alam, pemberdayaan masyarakat lokal, dan edukasi global,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>Adapun,&nbsp;sebanyak 16 geopark baru yang masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark ini dinominasikan Council pada Sidang Konsil Geopark UNESCO pada September dan Desember 2024 lalu.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24802101\/berpetualang-sambil-belajar-di-geopark-anggota-unesco-global-geoparks\">Baca: Berpetualang Sambil Belajar di Geopark<\/a><\/p>\n<p>Ke-16 Geopark baru tersebut merupakan nominasi dari 10 negara, yaitu:<br \/>1. RRT (Geopark Kanbula dan Geopark Yunyang),<br \/>2. Republik Demokratik Rakyat Korea (Mt. Paektu),<br \/>3. Ekuador (Napo Sumaco dan Tungurahua).<br \/>4. Indonesia (Kebumen dan Meratus),<br \/>5. Italia (Mur), Norwegia (Fjord Coast),<br \/>6. Republik Korea (Danyang dan Gyeongbuk),<br \/>7. Saudi Arabia (Salma dan North Riyadh),<br \/>8. Spanyol (Costa Quebrada),<br \/>9. Inggris (Arran), dan<br \/>10. Viet Nam (Lang Son).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, Perancis pada 2 hingga 17 April, 58 negara anggota Dewan Eksekutif UNESCO, termasuk Indonesia, secara konsensus menyetujui 16 geopark untuk masuk daftar UNESCO Global Geopark. Dua dari 16 geopark yang baru masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark&nbsp;ini berasal dari Indonesia, yakni Geopark Kebumen dan&nbsp;Geopark Meratus. &#8220;Melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9346,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2881],"class_list":["post-9345","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-unesco-global-geopark"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9345"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9345\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}