{"id":9385,"date":"2026-07-30T01:19:02","date_gmt":"2026-07-30T01:19:02","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9385"},"modified":"2026-07-30T01:19:02","modified_gmt":"2026-07-30T01:19:02","slug":"daftar-hewan-yang-sudah-punah-dan-tak-dapat-kita-lihat-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9385","title":{"rendered":"Daftar Hewan yang Sudah Punah dan Tak Dapat Kita Lihat Lagi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Menurut World Wide Fund for Nature (WWF), setiap tahun sekitar 10.000 spesies, baik&nbsp;tumbuhan&nbsp;maupun&nbsp;hewan&nbsp;hilang selamanya atau&nbsp;punah&nbsp;dari muka bumi.<\/p>\n<p>WWF menyatakan sulit untuk tahu berapa jumlah pastinya, karena&nbsp;manusia juga tak tahu berapa sebenarnya jumlah spesies yang ada di muka bumi.<\/p>\n<p>Berikut adalah daftar beberapa hewan yang pernah hidup di muka bumi dan tak akan pernah kita lihat lagi&nbsp;karena&nbsp;sudah&nbsp;punah, dikutip dari BBC Environment.<\/p>\n<p><strong>Monyet merah (Ghana dan Pantai Gading)<\/strong><br \/>Monyet berukuran sedang ini baru saja dianggap punah sejak awal tahun 2000-an.<\/p>\n<p>Hewan ini ditemukan hidup di perbatasan antara Ghana dan Pantai Gading dan merupakan spesies yang luar biasa karena mereka tak punya jempol.<\/p>\n<p>Hewan yang lembut ini biasanya hidup dalam gerombolan besar di atas kanopi pepohonan yang tinggi, dan mereka harus mengubah cara bertahan karena penebangan hutan oleh manusia.<\/p>\n<p>Karena kelebatan hutan berkurang, gerombolan mereka menjadi terlalu kecil. Akibatnya monyet Red Colobus lebih lemah dalam menghadapi pemangsa, dan mengalami kelemahan genetik akibat perkawinan sedarah.<\/p>\n<p><strong>Lumba-lumba Sungai Yangtze (China)<\/strong><br \/>Spesies ini diumumkan punah pada tahun 2006. Lumba-lumba Sungai Yangtze merupakan mamalia air berwarna pucat yang tak seanggun lumba-lumba laut.<\/p>\n<p>Namun lumba-lumba ini punya kemampuan ekolokasi (mengeluarkan bunyi dan mengindra pantulan bunyi tersebut dari benda di sekitarnya) lebih hebat.<\/p>\n<p>Begitu istimewanya sehingga lumba-lumba ini bisa melacak posisi ikan tertentu dengan kemampuan itu.<\/p>\n<p>Sensitifitas ini menjadi kerugian ketika sungai dipenuhi oleh perahu nelayan, kapal kontainer, kapal pukat dan polusi yang dihasilkan manusia.<\/p>\n<p>Dengan kepadatan lalu-lintas sungai seperti itu, lumba-lumba jenis ini tak mampu bertahan.<\/p>\n<p><strong>Anjing laut Karibia (Serranilla Bank, antara Jamaika dan Nikaragua)<\/strong><br \/>Anjing laut asli Karibia pernah ditemukan di Teluk Meksiko, pantai timur Amerika Tengah dan pantai utara Amerika Selatan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kepunahan anjing laut Karibia ini disebabkan perpaduan antara perburuan untuk mengambil minyaknya serta penangkapan ikan berlebihan yang membuat hewan ini kehilangan sumber makanan.<\/p>\n<p>Terakhir kali, anjing laut Karibinia ini terlihat tahun 1952 di Serranilla Bank yang terletak antara Jamaika dan Nikaragua.<\/p>\n<p><strong>Kerang Pigtoe Alabama (Amerika Serikat)<\/strong><br \/>Kerang ini hidup di sungai Mobile di Alabama, AS, hingga sekitar tahun 2006. Dinamakan pigtoe (jempol babi) karena bentuknya mirip kaki babi.<\/p>\n<p>Spesies ini hidup dengan menyaring sungai yang kotor, tetapi karena tingkat polusi yang demikian tinggi, kerang pigtoe tak mampu bertahan.<\/p>\n<p>Punahnya hewan sederhana ini mengungkapkan kenyataan pahit tentang bahaya pencemaran air akibat bahan kimia dari pabrik yang juga membahayakan manusia yang tinggal di sekitarnya.<\/p>\n<p><strong>Dodo &#8211; burung yang tak bisa terbang (Mauritius)<\/strong><br \/>Soal spesies yang punah, dodo adalah yang paling terkenal. Burung yang tak bisa terbang ini pernah hidup di Pulau Mauritius, tanpa ada pemangsa alami mereka.<\/p>\n<p>Ketika manusia tiba di Mauritius membawa hewan karnivora bersama mereka, dodo tak bisa bertahan.&nbsp;Tercatat, dodo terakhir ada di muka bumi pada akhir abad ke-17.<\/p>\n<p><strong>Sapi laut Steller (Laut Bering antara Alaska dan Rusia)<\/strong><br \/>Spesies ini mirip dengan manatee atau dugong, bedanya tubuh mereka jauh lebih besar. Sapi laut Steller bisa hidup hingga sembilan meter panjangnya.<\/p>\n<p>Penampilannya yang istimewa dan lemak di dalam tubuh membuat hewan ini jadi sasaran pemburu.<\/p>\n<p>Sapi laut ini diperkirakan punah akibat perpaduan antara perburuan dan perubahan pada lingkungan hidup mereka, tak lama sesudah kepunahan dodo.<\/p>\n<p><strong>Quagga (Afrika Selatan)<\/strong><br \/>Keindahan hewan bernama&nbsp;Quagga&nbsp;ini menjadi salah satu alasan kepunahannya karena banyak diburu manusia. Bagian depan tubuh hewan ini belang seperti zebra dan memudar di bagian belakang yang polos berwarna coklat seperti kuda.<\/p>\n<p>Mereka diburu hingga punah oleh pemburu yang menjual tampilan unik hewan ini. Quagga terakhir mati dalam kurungan di tahun 1880-an.<\/p>\n<p><strong>Rusa besar Irlandia (Irlandia)<\/strong><br \/>Banyak hewan yang sudah punah mirip dengan spesies yang kita kenal sekarang, tapi lebih aneh. Misalnya mamut yang mirip gajah, dan yang berbeda adalah bulu yang lebat.<\/p>\n<p>Rusa besar Irlandia terlihat sangat mirip dengan rusa yang masih hidup sekarang.<br \/>Bedanya, tinggi rusa bisa mencapai dua meter dengan tanduk membentang hingga 3,65 meter.<\/p>\n<p>Hewan jenis ini punah 7.700 tahun lalu, diduga akibat perpaduan antara perburuan dan perubahan iklim.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong>Elang ekor putih (Inggris Raya)<\/strong><br \/>Elang ekor putih ini tak tampak lagi di Inggris Raya sejak permulaan abad ke-20.<br \/>Burung indah dengan rentang sayap lebih dari dua meter ini diburu dengan kejam di Inggris selama bertahun-tahun.<\/p>\n<p>Malahan perburuan terhadap mereka disarankan. Ketika perburuan dilarang, sudah terlambat. Mereka sudah berada di jalur kepunahan.<\/p>\n<p>Untungnya hewan ini hidup di tempat lain di Eropa dan sedang diupayakan untuk dibiakkan lagi di Inggris. Namun memang tak semua spesies mendapat kesempatan kedua seperti ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Menurut World Wide Fund for Nature (WWF), setiap tahun sekitar 10.000 spesies, baik&nbsp;tumbuhan&nbsp;maupun&nbsp;hewan&nbsp;hilang selamanya atau&nbsp;punah&nbsp;dari muka bumi. WWF menyatakan sulit untuk tahu berapa jumlah pastinya, karena&nbsp;manusia juga tak tahu berapa sebenarnya jumlah spesies yang ada di muka bumi. Berikut adalah daftar beberapa hewan yang pernah hidup di muka bumi dan tak akan pernah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9386,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1411,2891,2892],"class_list":["post-9385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hewan","tag-punah","tag-wwf"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9385"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9385\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}