{"id":9427,"date":"2026-07-30T01:19:12","date_gmt":"2026-07-30T01:19:12","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9427"},"modified":"2026-07-30T01:19:12","modified_gmt":"2026-07-30T01:19:12","slug":"perlu-langkah-intensif-untuk-mencegah-tawuran-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9427","title":{"rendered":"Perlu Langkah Intensif untuk Mencegah Tawuran di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pencegahan tawuran remaja di Jakarta perlu dilakukan secara intensif dan melibatkan lintas sektor agar kejadian itu bisa diminimalisir.<\/p>\n<p>&#8220;Kita tidak bisa pungkiri, pengawasannya (terhadap remaja) memang kurang,&#8221; kata Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Farah Savira di Jakarta, Senin (14\/4\/2025).<\/p>\n<p>Menurut dia, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Dinas Sosial, Dinas Pendidikan DKI Jakarta harus terjun langsung mengatasi persoalan tawuran di Jakarta.<\/p>\n<p>Apalagi, lanjut dia, mayoritas pelaku tawuran kebanyakan dari kalangan remaja yang notabene masih duduk di bangku sekolah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/245687762\/penanganan-anak-berhadapan-dengan-hukum-diajak-ikut-tawuran-remaja-tf-lantas-dituduh-lakukan-penikaman\">Baca: Penanganan anak yang terlibat tawuran<\/a><\/p>\n<p>Farah juga menyoroti bahwa harus ada sinergi antara Pemprov DKI dan pihak sekolah untuk tindakan riil dan konkret kepada pelaku tawuran, khususnya bagi mereka yang masih sekolah.<\/p>\n<p>Farah tak memungkiri mereka yang terlibat tawuran karena minimnya pengawasan dan perhatian dari orang tua, hal ini dikarenakan mereka tidak langsung dalam pengawasan orang tua, melainkan melalui kerabat atau keluarga.<\/p>\n<p>&#8220;Bisa juga mereka kekurangan perhatian dari orang tua, mereka ditelantarkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kata Farah, harus ada intervensi yang masif dari dinas-dinas terkait untuk mensosialisasikan pencegahan tawuran di lingkungan warga.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/245388753\/80-persen-pelajar-yang-terlibat-tawuran-menerima-kjp-pendidikan-budi-pekerti-sudah-mendesak\">Baca: 80 Persen pelajar yang terlibat tawuran menerima KJP<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, fungsi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTA) harus digalakkan supaya mereka bisa menyalurkan bakat dan hobinya.<\/p>\n<p>&#8220;Alasan mungkin kuat adalah mereka juga tidak punya atau kekurangan tempat untuk menyalurkan hobi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dalam wawancara dengan 7cloud.asia beberapa waktu lalu, petugas Bapas Jakarta Barat, Rahmat&nbsp;Ali&nbsp;Akbar&nbsp;mengatakan bahwa&nbsp;tawuran remaja banyak terjadi di lingkungan padat penduduk.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Angka tawuran tertinggi tercatat di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Utara.&nbsp;Selain&nbsp;faktor&nbsp;ekonomi,&nbsp;tawuran&nbsp;juga&nbsp;dipicu&nbsp;kondisi&nbsp;lingkungan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pencegahan tawuran remaja di Jakarta perlu dilakukan secara intensif dan melibatkan lintas sektor agar kejadian itu bisa diminimalisir. &#8220;Kita tidak bisa pungkiri, pengawasannya (terhadap remaja) memang kurang,&#8221; kata Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Farah Savira di Jakarta, Senin (14\/4\/2025). Menurut dia, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Dinas Sosial, Dinas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9428,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,1365],"class_list":["post-9427","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-tawuran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9427"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9427\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9428"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9427"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9427"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}