{"id":9655,"date":"2026-07-30T01:20:30","date_gmt":"2026-07-30T01:20:30","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9655"},"modified":"2026-07-30T01:20:30","modified_gmt":"2026-07-30T01:20:30","slug":"menggunakan-ponsel-sebelum-tidur-bisa-memicu-insomnia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9655","title":{"rendered":"Menggunakan Ponsel Sebelum Tidur Bisa Memicu Insomnia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Menggulirkan layar ponsel atau scrolling media sosial, menonton episode serial favorit hingga berkirim pesan teks atau memeriksa pesan elektronik kerap menjadi rutinitas harian sebelum tidur untuk bersantai.<\/p>\n<p>Namun kebiasaan ini memiliki dampak yang kurang baik. Para peneliti dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia memperkirakan penggunaan layar selama satu jam saja dapat meningkatkan risiko insomnia hingga 59 persen dan mengurangi durasi tidur hingga 24 menit.<\/p>\n<p>Studi ini&nbsp;meneliti dampak penggunaan layar terhadap tidur di antara lebih dari 45.000 siswa berusia 18 hingga 28 tahun.<\/p>\n<p>Penelitian berfokus pada siswa karena masalah tidur sangat umum terjadi pada kelompok ini dan dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan dan kesejahteraan mereka.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/244962962\/kenali-jenis-insomnia-agar-tepat-menanganinya\">Baca: Yuk, kenali jenis insomnia agar tepat menanganinya<\/a><\/p>\n<p>Penelitian&nbsp;ini&nbsp;mengungkapkan bahwa penggunaan layar mengganggu tidur dalam empat cara. Pertama, notifikasi mengganggu istirahat, yang kedua waktu menatap layar menggantikan waktu tidur.<\/p>\n<p>Ketiga terlibat dalam aktivitas layar meningkatkan kewaspadaan dan menunda waktu tidur, dan terakhir paparan cahaya layar mengganggu ritme sirkadian sehingga lebih sulit untuk tertidur secara alami.<\/p>\n<p>Meskipun penelitian ini memberikan bukti kuat yang menghubungkan penggunaan layar dengan gangguan tidur, penelitian ini tidak menetapkan hubungan sebab-akibat secara langsung.<\/p>\n<p>Tidak jelas juga apakah waktu menonton layar yang berlebihan menyebabkan insomnia atau apakah orang yang berjuang melawan insomnia lebih cenderung menggunakan layar sebagai mekanisme penanggulangan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/244946320\/cara-sederhana-atasi-gangguan-susah-tidur\">Baca: Cara sederhana atasi gangguan tidur atau insomnia<\/a><\/p>\n<p>Namun, berdasarkan temuan tersebut, para peneliti percaya bahwa sebaiknya menjauhkan perangkat dari tempat tidur agar tidur lebih baik.<\/p>\n<p>Penulis utama studi tersebut Dr. Gunnhild Johnsen Hjetland mengatakan, timnya tidak menemukan perbedaan signifikan antara penggunaan media sosial dan aktivitas layar lainnya yang menunjukkan bahwa penggunaan layar itu sendiri merupakan faktor utama yang memicu gangguan tidur.<\/p>\n<p>&rdquo;Kemungkinan karena perpindahan waktu di mana penggunaan layar menunda tidur dengan menghabiskan waktu yang seharusnya dihabiskan untuk beristirahat,&rdquo; kata Gunnhild dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia dikutip dari Medical Daily, Rabu (3\/4\/2025)<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Jika anda kesulitan tidur dan menduga bahwa waktu menonton layar mungkin menjadi faktornya, Gunhild menyarankan untuk mengurangi penggunaan layar di tempat tidur, idealnya berhenti setidaknya 30&ndash;60 menit sebelum tidur.<\/p>\n<p>&#8220;Jika anda menggunakan layar, pertimbangkan untuk menonaktifkan notifikasi guna meminimalkan gangguan di malam hari,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Menggulirkan layar ponsel atau scrolling media sosial, menonton episode serial favorit hingga berkirim pesan teks atau memeriksa pesan elektronik kerap menjadi rutinitas harian sebelum tidur untuk bersantai. Namun kebiasaan ini memiliki dampak yang kurang baik. Para peneliti dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia memperkirakan penggunaan layar selama satu jam saja dapat meningkatkan risiko insomnia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9656,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[727,1790],"class_list":["post-9655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-insomnia","tag-tidur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9655"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9655\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}