{"id":9747,"date":"2026-07-30T01:20:51","date_gmt":"2026-07-30T01:20:51","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9747"},"modified":"2026-07-30T01:20:51","modified_gmt":"2026-07-30T01:20:51","slug":"pemprov-jawa-barat-akan-evaluasi-kegiatan-ekonomi-di-kawasan-pegunungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9747","title":{"rendered":"Pemprov Jawa Barat Akan Evaluasi Kegiatan Ekonomi di Kawasan Pegunungan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan meminta pakar keilmuan terkait dengan lingkungan dan tata ruang melakukan evaluasi secara ilmiah terhadap seluruh kegiatan, utamanya ekonomi, di kawasan pegunungan dan perbukitan.<\/p>\n<p>Evaluasi ini dilakukan menyusul banjir besar yang melanda kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada awal Maret lalu&nbsp;yang&nbsp;diduga&nbsp;akibat&nbsp;kerusakan&nbsp;lingkungan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya gini, akan mengambil sikap ilmiah saja, nanti ada tim pakar yang mengevaluasi. Nanti biar mereka yang menyimpulkan (secara ilmiah), jangan saya,&#8221; kata dia di Bandung, Minggu (30\/3\/2025) seperti dikutip Antaranews.com<\/p>\n<p>Kegiatan-kegiatan perekonomian yang akan dievaluasi, katanya, seperti pertambangan ilegal dan kegiatan pengembangan wisata di kawasan-kawasan puncak pegunungan atau perbukitan di seluruh Jabar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245729866\/klh-temukan-luas-agrowisata-di-puncak-tak-sesuai-dokumen-lingkungan\">Baca: Luas agrowisata di Puncak langgar dokumen lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Jika kemudian ada kesimpulan terhadap berbagai kegiatan yang dimaksud, seperti akan menimbulkan masalah lingkungan misalnya banjir, longsor, polusi atau peningkatan suhu udara, katanya, memiliki landasan ilmiah.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi keputusannya nanti berdasarkan para pakar yang kemudian memberikan rekomendasi pada dinas teknisnya. Seperti dalam persoalan Eiger Camp, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p>Terkait dengan pelibatan pakar di berbagai proyek atau wahana yang telah disegel untuk memberikan kesempatan dilakukan kajian dan evaluasi, Dedi mengharapkan, bisa segera dilakukan dalam waktu cepat untuk memberikan kepastian, termasuk kepada dunia usaha dan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Kan saya selalu cepat menangani. Saya juga tidak mau membuat ketidakpastian kalangan dunia usaha kan semuanya harus pasti. Tetapi juga saya harus memberikan jaminan keyakinan pada warga bahwa (proyek, kawasan dan bangunan) ini tidak bermasalah,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245795558\/kementerian-atrbpn-temukan-796-titik-pelanggaran-tata-ruang-di-jabodetabek-punjur\">Baca: Kementerian ATR\/BPN temukan 796 titik pelanggaran tata ruang di Jabodetabek-Punjur<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya , Dedi menyoroti alih fungsi lahan di Jawa Barat, terutama yang secara status adalah pengelolaan PTPN seperti di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.<\/p>\n<p>Di mana dia bersama Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq dan Menko Pangan Zulkifli Hasan melakukan penyegelan pada sedikitnya empat lokasi.<\/p>\n<p>Sebanyak empat lokasi yang disegel dan beberapa dibongkar, antara lain Pabrik Teh Ciliwung di Telaga Saat, Hibisc Fantasy, bangunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 Agro Wisata Gunung Mas, dan Eiger Adventure Land.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Penyegelan yang terbaru, terhadap proyek Eiger Camp di sekitar kaki Gunung Tangkuban Parahu di Sukawana, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, di atas lahan kelolaan PT Perkebunan Nusantara VIII.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan meminta pakar keilmuan terkait dengan lingkungan dan tata ruang melakukan evaluasi secara ilmiah terhadap seluruh kegiatan, utamanya ekonomi, di kawasan pegunungan dan perbukitan. Evaluasi ini dilakukan menyusul banjir besar yang melanda kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada awal Maret lalu&nbsp;yang&nbsp;diduga&nbsp;akibat&nbsp;kerusakan&nbsp;lingkungan. &#8220;Saya gini, akan mengambil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9748,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[267,17],"class_list":["post-9747","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jawa-barat","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9747"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9747\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9748"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}