{"id":9791,"date":"2026-07-30T01:21:03","date_gmt":"2026-07-30T01:21:03","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9791"},"modified":"2026-07-30T01:21:03","modified_gmt":"2026-07-30T01:21:03","slug":"aksi-damai-suara-ibu-indonesia-di-yogyakarta-demonstrasi-adalah-hak-yang-dijamin-konstitusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9791","title":{"rendered":"Aksi Damai Suara Ibu Indonesia di Yogyakarta: Demonstrasi adalah Hak yang Dijamin Konstitusi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Puluhan&nbsp;perempuan&nbsp;yang&nbsp;tergabung&nbsp;dalam&nbsp;Komunitas Suara Ibu Indonesia Yogyakarta menggelar aksi solidaritas untuk mahasiswa pada Sabtu (29\/3\/2025)&nbsp;siang.<\/p>\n<p>Dalam aksi yang berlangsung di Titik Nol Malioboro itu, Komunitas Suara Ibu Indonesia Yogyakarta menyatakan keprihatinan yang mendalam atas berbagai tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat dalam aksi mahasiswa menolak UU TNI.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami hadir di sini karena rasa cinta pada negeri ini,&ldquo; demikian suara Komunitas Suara Ibu Indonesia Yogyakarta dalam orasinya.<\/p>\n<p>Koordinator Suara Ibu Indonesia di Yogyakarta, Sari Oktafiana mengatakan aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas sikap represif aparat dalam menangani aksi menolak UU TNI.<\/p>\n<p>Laporan dari Kontras menyebutkan ada 136 kasus kekerasan yang dilakukan oleh&nbsp;polisi dan 12 kasus kekerasan yang dilakukan oleh personel TNI1 dalam aksi-aksi&nbsp;belakangan ini.<\/p>\n<p>Saat mahasiswa sedang mendapatkan perawatan dari medis pun,&nbsp;mereka mendapatkan perlakuan kekerasan. Aparat juga melakukan tindakan&nbsp;represif kepada tim medis dan jurnalis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245826151\/suara-ibu-indonesia-serukan-perempuan-di-seluruh-indonesia-ikut-turun-ke-jalan-lawan-pemerintah-korup\">Baca: Suara Ibu Indonesia ajak perempuan di seluruh Indonesia turun ke jalan<\/a><\/p>\n<p>Praktek kekerasan ini, menurut Sari, melanggar hak asasi manusia, mengancam kebebasan berpendapat, dan melawan konstitusi.<\/p>\n<p>Praktek kekerasan pada warga sipil adalah salah satu tanda kemunduran kualitas&nbsp;demokrasi di Indonesia dan praktek menyempitkan ruang sipil.<\/p>\n<p>Polisi dan tentara adalah aparat negara yang memiliki keabsahan untuk menggunakan senjata untuk mempertahankan negara, tapi bukan untuk memukuli mahasiswa.<\/p>\n<p>Demonstrasi, ujar Sari, adalah bentuk praktik demokrasi yang sehat. Aparat seharusnya mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan terbuka terhadap dialog, bukan merespon dengan kekerasan.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita pernah memiliki sejarah kelam praktek pembungkaman suara masyarakat,&nbsp;praktek kekerasan, penculikan warga sipil, bahkan pembunuhan aktivis dan&nbsp;mahasiswa,&ldquo; ujar Amalinda Savirani saat membacakan pernyataan komunitas Suara Ibu.<\/p>\n<p>Kami tidak menginginkan sejarah gelap itu terulang lagi. Sudah saatnya aparat, baik polisi maupun TNI, mengevaluasi ulang pendekatan mereka dalam merespons aspirasi publik, serta berbenah diri dalam menyikapi aksi demonstrasi.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245825675\/suara-ibu-indonesia-kecam-tindakan-represif-aparat-terhadap-aksi-mahasiswa\">Baca: Suara Ibu Indonesia kecam tindakan represif aparat terhadap aksi mahasiswa<\/a><\/p>\n<p>Komunitas Ibu Indonesia juga mendesak pemerintah untuk segera membatalkan UU TNI<br \/>dan menolak Rancangan Undang-Undang Polri.<\/p>\n<p>Kedua regulasi ini berpotensi memperluas peran aparat keamanan&mdash;baik militer maupun kepolisian&mdash;dalam kehidupan sipil.<\/p>\n<p>Hal ini membuka ruang bagi menguatnya militerisme, menyempitkan ruang sipil, memperburuk situasi hak asasi manusia di Indonesia, dan meningkatkan potensi kembalinya otoritarianisme.<\/p>\n<p>Keterlibatan aparat keamanan dalam urusan sipil, hanya akan memperpanjang siklus kekerasan dan mempersempit ruang demokrasi bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Sebagai perempuan yang cinta dan peduli pada masa depan bangsa, pada generasi<br \/>muda, Komunitas Suara Ibu Indonesia menyerukan agar aparat segera menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap demonstrasi mahasiswa.<\/p>\n<p>Komunitas Suara Ibu Indonesia juga mendesak tindakan tegas pada aparat yang melakukan tindakan represif dan melanggar HAM<\/p>\n<p>Di akhir orasinya, perempuan yang tergabung dalam Komunitas Suara Ibu Indonesia menegaskan akan terus mengawal isu ini untuk berdiri bersama mahasiswa dalam&nbsp;memperjuangkan demokrasi yang lebih baik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245807085\/unjuk-rasa-menolak-pengesahan-uu-tni-kembali-berlangsung-di-sejumlah-daerah\">Baca: Unjuk rasa menolak pengesahan UU TNI makin meluas<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Puluhan&nbsp;perempuan&nbsp;yang&nbsp;tergabung&nbsp;dalam&nbsp;Komunitas Suara Ibu Indonesia Yogyakarta menggelar aksi solidaritas untuk mahasiswa pada Sabtu (29\/3\/2025)&nbsp;siang. Dalam aksi yang berlangsung di Titik Nol Malioboro itu, Komunitas Suara Ibu Indonesia Yogyakarta menyatakan keprihatinan yang mendalam atas berbagai tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat dalam aksi mahasiswa menolak UU TNI. &ldquo;Kami hadir di sini karena rasa cinta pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9792,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2188,2335,192],"class_list":["post-9791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-suara-ibu-indonesia","tag-uu-tni","tag-yogyakarta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9791"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9791\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}