{"id":9841,"date":"2026-07-30T01:21:15","date_gmt":"2026-07-30T01:21:15","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9841"},"modified":"2026-07-30T01:21:15","modified_gmt":"2026-07-30T01:21:15","slug":"unjuk-rasa-menolak-pengesahan-uu-tni-kembali-berlangsung-di-sejumlah-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9841","title":{"rendered":"Unjuk Rasa Menolak Pengesahan UU TNI Kembali Berlangsung di Sejumlah Daerah"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Unjuk rasa menolak Undang-Undang TNI atau UU TNI yang baru disahkan DPR digelar di sejumlah daerah pada Senin (24\/3\/2025).<\/p>\n<p>Di Surabaya, Jawa Timur unjuk rasa menolak UU TNI diikuti ratusan orang dari sejumlah elemen masyarakat sipil bersama mahasiswa.<\/p>\n<p>Dipantau dari Kompas TV, sekitar 1000 orang dengan mengenakan pakaian serba hitam menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi.<\/p>\n<p>Para demonstran membentangkan poster dan membakar ban di tengah jalan. Tampak pagar betis kawat berduri mengelilingi area depan Gedung Grahadi.<\/p>\n<p>Dalam orasinya, mereka menyuarakan delapan poin tuntutan yang menolak perluasan fungsi maupun kewenangan TNI dalam ranah sipil.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245793733\/penjelasan-dpr-terkait-revisi-uu-tni-prajurit-tni-yang-duduki-jabatan-sipil-tunduk-pada-hukum-sipil\">Baca: Prajurit TNI yang duduki jabatan sipil harus tunduk pada hukum sipil<\/a><\/p>\n<p>Delapan poin tuntutan aksi masyarakat sipil di Surabaya dalam aksi &#8216;Tolak UU TNI&#8217; juga menolak perluasan penugasan prajurit TNI di ranah sipil<\/p>\n<p>Pengunjuk rasa juga menolak penambahan kewenangan TNI dalam ranah operasi militer selain perang, terutama di ranah siber.<\/p>\n<p>Tuntutan lainnya adalah bubarkan komando teritorial, tarik seluruh militer dari tanah Papua, kembalikan TNI ke barak, Revisi UU Peradilan Militer untuk menghapus impunitas di tubuh TNI dan Copot TNI aktif dari jabatan sipil<\/p>\n<p>Dalam aksi itu, massa menyanyikan lagu &#8216;Bayar Bayar Bayar&#8217; milik band Sukatani. Lagu itu bercerita tentang rakyat yang harus bayar polisi untuk mengurus segala sesuatu.<\/p>\n<p>&#8220;Tolak dwifungsi dan tolak revisi UU TNI,&#8221; tulis salah satu spanduk yang dibawa massa pengunjukrasa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/245790071\/uu-tni-disahkan-aktivis-dpr-membunuh-demokrasi\">Baca: Pengesahan UU TNI dinilai akan membunuh demokrasi<\/a><\/p>\n<p>Unjuk rasa menolak pengesahan revisi UU TNI juga berlangsung di Kota&nbsp;Kupang, Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Aksi mahasiswa ini digelar di depan Gedung DPRD Provinsi NTT. Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia Julia Nomleni, menemui pengunjuk rasa untuk mendengarkan aspirasi mereka.<\/p>\n<p>Setelah aspirasinya didengarkan, mahasiswa pun membubarkan diri dan meninggalkan gedung DPRD.<\/p>\n<p>Unjuk rasa menolak pengesahan UU TNI, terpantau juga berlangsung di Bekasi dan Sukabumi Jawa Barat dan sejumlah daerah lainnya.<\/p>\n<p>Seperti diketahui meski menuai penolakan, DPR dan pemerintah tetap mengesahkan revisi UU TNI pada Kamis (20\/3\/2025). Pengesahan ini memicu unjuk rasa besar-besaran di sejumlah daerah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Unjuk rasa menolak Undang-Undang TNI atau UU TNI yang baru disahkan DPR digelar di sejumlah daerah pada Senin (24\/3\/2025). Di Surabaya, Jawa Timur unjuk rasa menolak UU TNI diikuti ratusan orang dari sejumlah elemen masyarakat sipil bersama mahasiswa. Dipantau dari Kompas TV, sekitar 1000 orang dengan mengenakan pakaian serba hitam menggelar aksi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[315,334,2335],"class_list":["post-9841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-mahasiswa","tag-unjuk-rasa","tag-uu-tni"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9841"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9841\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}