{"id":9997,"date":"2026-07-30T01:22:01","date_gmt":"2026-07-30T01:22:01","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9997"},"modified":"2026-07-30T01:22:01","modified_gmt":"2026-07-30T01:22:01","slug":"bumi-makin-panas-permintaan-alat-pendingin-udara-bakal-melonjak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=9997","title":{"rendered":"Bumi Makin Panas: Permintaan Alat Pendingin Udara Bakal Melonjak"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pasar alat pendingin udara di negara-negara berkembang diperkirakan akan tumbuh dari sekitar 300 miliar dolar menjadi setidaknya 600 miliar dolar per tahun pada tahun 2050.<\/p>\n<p>Demikian laporan bertajuk&nbsp;<em>&ldquo;Cooler Finance: Mobilizing Investment for the Developing World&rsquo;s Sustainable Cooling Needs,&rdquo;<\/em> yang dirilis pada September 2024 oleh Cool Coalition yang dipimpin oleh Program Lingkungan PBB (UNEP) dan International Finance Corporation (IFC).<\/p>\n<p>Pertumbuhan tercepat dalam bidang pendinginan diperkirakan terjadi di Afrika, yang akan berlipat ganda tujuh kali lipat, dan Asia Selatan, yang akan berlipat empat kali lipat.<\/p>\n<p>Laporan tersebut menyerukan prioritas solusi alat pendingin udara yang pasif, hemat energi, ramah lingkungan, dan layak secara ekonomi.<\/p>\n<p>Laporan itu menemukan bahwa negara-negara berkembang akan menggandakan permintaan pendinginan mereka pada tahun 2050 karena pertumbuhan populasi, ekspansi ekonomi, dan urbanisasi.<\/p>\n<p>Saat ini negara-negara berkembang menghasilkan dua pertiga emisi terkait alat pendingin global.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245642119\/dua-studi-global-ungkap-suhu-bumi-lampaui-ambang-batas-pemanasan-global-15c\">Baca: Dua studi global ungkap suhu Bumi lampaui ambang batas<\/a><\/p>\n<p>Laporan tersebut menemukan bahwa teknologi alat pendingin udara berkelanjutan dapat memangkas emisi yang dihasilkan alat pendingin hingga hampir setengahnya pada tahun 2050 di negara-negara berkembang.<\/p>\n<p>&ldquo;Pasar alat pendingin berkelanjutan mewakili setidaknya peluang 600 miliar dolar bagi sektor swasta, yang dapat menghasilkan lebih dari 8 triliun dolar dalam manfaat bagi negara-negara berkembang,&rdquo; kata Makhtar Diop, Direktur Pelaksana IFC.<\/p>\n<p>Negara-negara ini, ujarnya, sangat rentan terhadap dampak mematikan dari meningkatnya suhu dan sangat membutuhkan solusi pendinginan.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami bangga mempersembahkan laporan ini yang menggambarkan peluang untuk berinvestasi dalam solusi pendinginan yang berkelanjutan, terjangkau, dan dapat ditingkatkan, yang bertujuan untuk mencapai emisi mendekati nol pada tahun 2050,&rdquo; imbuhnya.<\/p>\n<p>Laporan ini menyoroti perlunya investasi awal yang signifikan.<\/p>\n<p>Menutup kekurangan yang ada dalam akses pendinginan untuk rumah tangga dan UKM di negara-negara berkembang akan membutuhkan 400-800 miliar dolar, di samping peningkatan permintaan di masa mendatang.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245551275\/dunia-keluar-jalur-dari-pembatasan-pemanasan-global-15c-cuaca-ekstrem-akan-makin-sering-terjadi\">Baca: Dunia keluar dari jalur pembatasan pemanasan global&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Ketika suhu udara&nbsp;terus mencetak rekor di seluruh dunia, menjaga kesejukan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat yang sehat dan lingkungan yang sehat.<\/p>\n<p>&ldquo;Namun, kita harus menghindari terciptanya lingkaran setan dalam memenuhi permintaan pendinginan melalui solusi yang semakin memanaskan planet ini,&rdquo; kata Inger Andersen, Direktur Eksekutif UNEP.<\/p>\n<p>Dunia, ujarnya, membutuhkan solusi pendinginan yang berkelanjutan, terjangkau, dan hemat energi yang memenuhi permintaan yang terus meningkat dan mendukung iklim, kesehatan, ketahanan pangan, dan pembangunan ekonomi.<\/p>\n<p>Pemerintah, bisnis swasta, dan bank multilateral dapat menggunakan laporan ini untuk memanfaatkan berbagai instrumen keuangan untuk pendinginan yang berkelanjutan dan ketahanan terhadap panas ekstrem.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245065838\/ini-yang-terjadi-pada-kondisi-lingkungan-jika-pemanasan-global-mencapai-2c\">Baca: Dampak lingkungan jika pemanasan global mencapai 2&deg;C<\/a><\/p>\n<p>Rekomendasi utama laporan meliputi peningkatan data tentang teknologi alat pendingin udara, biaya modal, dan pembiayaan; peningkatan kesadaran; perluasan penggunaan model bisnis praktik terbaik dan alat pembiayaan;<\/p>\n<p>Juga peningkatan pendanaan awal dan berisiko tinggi untuk teknologi percontohan; pemanfaatan pendanaan campuran dan konsesional; dan pengembangan Global Cooling Pledge untuk menciptakan Kemitraan Pembiayaan Pendinginan Berkelanjutan.<\/p>\n<p>Transisi ke pendinginan berkelanjutan memerlukan lingkungan yang mendukung untuk membuat ekonomi berkembang lebih menarik bagi investor.<\/p>\n<p>UNEP dan IFC berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah, bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengurangi risiko investasi dan memastikan solusi pendinginan berkelanjutan dapat diakses oleh semua orang, terutama di wilayah berpendapatan rendah yang paling rentan terhadap gelombang panas yang semakin umum.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pasar alat pendingin udara di negara-negara berkembang diperkirakan akan tumbuh dari sekitar 300 miliar dolar menjadi setidaknya 600 miliar dolar per tahun pada tahun 2050. Demikian laporan bertajuk&nbsp;&ldquo;Cooler Finance: Mobilizing Investment for the Developing World&rsquo;s Sustainable Cooling Needs,&rdquo; yang dirilis pada September 2024 oleh Cool Coalition yang dipimpin oleh Program Lingkungan PBB (UNEP) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":9998,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3034],"class_list":["post-9997","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-alat-pendingin"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9997","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9997"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9997\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9997"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9997"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9997"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}