Tag: cuaca ekstrem

  • Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Tanah Longsor di Sejumlah Daerah

    Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Tanah Longsor di Sejumlah Daerah

    7cloud.asia – Cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi basah terpantau masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia di pekan ketiga Februari 2025.

    Tercatat sebanyak 9 kejadian baru yang cukup berdampak terjadi di wilayah Indonesia sepanjang pekan ini, yang sebagian besar disebabkan cuaca ekstrem.

    Di Banten, dilaporkan tanah longsor terjadi di Kabupaten Pandeglang, akibat cuaca ekstrem.

    Akibat kejadian ini, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia dan satu orang warga luka ringan. Adapun dampak kerusakan masih dalam pendataan.

    Jawa Barat juga dilaporkan cuaca ekstrem melanda Kabupaten Karawang pada Sabtu (15/2/2025), akibat kejadian ini sebanyak 45 KK atau 145 warga terdampak dan sedikitnya sebanyak 40 unit rumah dan satu fasilitas kesehatan rusak.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir di Makassar Sulawesi Selatan

    Cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Bandung. Di Majalengka tercatat sebanyak 21 KK dan 59 unit rumah serta 5 fasilitas umum terdampak

    Sedangkan di Kabupaten Bandung, tercatat sebanyak 44 KK dan 44 unit rumah serta 5 fasilitas umum terdampak cuaca ekstrem.

    Selain cuaca ekstrem, Jawa Barat juga dilanda tanah longsor, adapun lokasi kejadian berada di Kabupaten Tasikmalaya dimana tercatat sebanyak 33 KK dan 22 unit rumah terdampak serta 11 unit rumah dilaporkan rusak berat.

    Cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, tercatat sebanyak 35 KK dan 35 unit rumah terdampak serta satu fasilitas ibadah, satu tiang listrik dan satu kendaraan roda empat rusak.

    Sementara, banjir yang sebelumnya menerjang Kabupaten Demak dilaporkan sudah mulai surut.

    Baca: Indonesia sedang berada di puncak musim hujan

    Tidak hanya di Jawa Tengah, cuaca ekstrem juga terjadi di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Trenggalek dan dampak ke 23 KK dan 23 unit rumah.

    Di Sumatera, banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dimana 333 KK dan 333 unit rumah terdampak.

    Menghadapi potensi ancaman bahaya hidrometeorologi, BNPB tetap mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga.

    Misalnya untuk mitigasi angin kencang, BPBD dan dinas terkait dapat memangkas ranting-ranting pohon atau warga dapat mengecek kekuatan struktur atap rumah masing-masing.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Selama Tiga Hari

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Selama Tiga Hari

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan ringan hingga hujan disertai petir selama tiga hari kedepan mulai Senin (17/02/2025) sampai Rabu (19/02/2025).   

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun X resminya menjelaskan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

    Sementara hujan berintensitas ringan, sedang hingga hujan disertai petir berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Baca: Sampai kapan musim hujan? Ini kata BMKG

    Untuk wilayah Kepulauan Seribu diperkirakan berawan pada Rabu (19/2/2025). Meski demikian, wilayah ini berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Senin (17/02/2025) hingga Selasa (18/2/2025).

    Suhu di daratan Jakarta diperkirakan berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius, sedangkan kelembaban udara berkisar antara 73 hingga 96 persen.

    Sedangkan wilayah Kepulauan Seribu suhu diperkirakan berkisar antara 26 hingga 28 derajat celsius dan kelembaban udara antara 77 hingga 86 persen.

    Tak hanya wilayah Jakarta. Hujan juga dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpeluang mengguyur mayoritas kota di Indonesia.

    BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan terjadi Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Serang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Kota Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya.

    Hujan dengan intensitas sedang Kota Bengkulu, Kupang, Ternate, Nabire dan Merauke. Sementara hujan disertai petir Kota Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung,  Palangkaraya,

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Dapat Memiicu Bencana di Sejumlah Wilayah

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Dapat Memiicu Bencana di Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah hingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi pada Rabu (19/02/2025).

    Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, menyebutkan sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara perlu mewaspadai potensi bencana tersebut.

    “Kondisi ini diperkirakan terjadi hingga sepekan ke depan,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama seperti yang dilansir Antaranews. .

    Wilayah tersebut adalah Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

    Baca: Sampai kapan musim hujan? Ini kata BMKG

    Selain itu  Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud juga berpotensi terjadinya bencana.

    “Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah di Sulawesi Utara agar tetap waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang,” jelasnya.

    Dhira menjelaskan hasil analisa kondisi dinamika atmosfer, nilai anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) menunjukkan anomali negatif dan spasial gelombang Low Frequency dan Kelvin yang bergerak melintasi wilayah Sulawesi Utara turut memperkuat peningkatan aktivitas konvektif.

    Faktor penunjang lain, menurut dia, yaitu potensi terbentuknya pola belokan angin (shearline) dan pertemuan massa udara (konvergensi), kondisi lokal akibat labilitas atmosfer dalam kondisi labil dan kelembaban udara yang tinggi hingga lapisan atas mendukung pertumbuhan awan-awan hujan semakin intens.

    Baca: Waspada bencana di Pulau Jawa alam hingga April 2025

    Kombinasi dari fenomena-fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam durasi yang lama disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah-wilayah tersebut.

    Kondisi cuaca yang sama berpotensi pula terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Padang Pariaman mengeluarkan peringatan dini hingga dua hari mendatang.

    BMKG memprediksi masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari pada sejumlah wilayah di Sumbar.

    Wilayah tersebut diantaranya Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota.

    Baca: Cuaca ekstrem di Jakarta dan beberapa wilayah hingga Februari 2025

    Selain itu, wilayah Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Solok Selatan, Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Padang juga berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

    BMKG Stasiun Minangkabau Padang Pariaman juga mengingatkan cuaca ekstrem itu dapat meluas ke beberapa daerah lain di Sumbar.

    Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengajak masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai potensi bencana, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor.

    “Kami mengingatkan warga Kota Padang untuk selalu berhati-hati, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Jika terjadi hujan lebat dalam waktu lama, segera mengamankan diri ke tempat yang lebih aman,” jelas Hendri.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah

    Sementara untuk wilayah Jakarta, hujan disertai petir berpotensi melanda seluruh wilayah pada pagi hari. Selanjutnya pada siang hari hampir seluruh wilayah di Jakarta akan diguyur hujan ringan.

    Di waktu yang sama wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang berpotensi hujan disertai petir. Sorenya hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Malam harinya, hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan cerah berawan tebal.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Dapat Memicu Bencana di Sejumlah Wilayah

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Dapat Memicu Bencana di Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah hingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi pada Rabu (19/02/2025).

    Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, menyebutkan sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara perlu mewaspadai potensi bencana tersebut.

    “Kondisi ini diperkirakan terjadi hingga sepekan ke depan,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama seperti yang dilansir Antaranews. .

    Wilayah tersebut adalah Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah

    Selain itu  Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud juga berpotensi terjadinya bencana.

    “Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah di Sulawesi Utara agar tetap waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang,” jelasnya.

    Dhira menjelaskan hasil analisa kondisi dinamika atmosfer, nilai anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) menunjukkan anomali negatif dan spasial gelombang Low Frequency dan Kelvin yang bergerak melintasi wilayah Sulawesi Utara turut memperkuat peningkatan aktivitas konvektif.

    Faktor penunjang lain, menurut dia, yaitu potensi terbentuknya pola belokan angin (shearline) dan pertemuan massa udara (konvergensi), kondisi lokal akibat labilitas atmosfer dalam kondisi labil dan kelembaban udara yang tinggi hingga lapisan atas mendukung pertumbuhan awan-awan hujan semakin intens.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025

    Kombinasi dari fenomena-fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam durasi yang lama disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah-wilayah tersebut.

    Kondisi cuaca yang sama berpotensi pula terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Padang Pariaman mengeluarkan peringatan dini hingga dua hari mendatang.

    BMKG memprediksi masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari pada sejumlah wilayah di Sumbar.

    Wilayah tersebut diantaranya Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota.

    Baca: Banjir di Kalimantan Barat meluas, 2 anak meninggal

    Selain itu, wilayah Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Solok Selatan, Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Padang juga berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

    BMKG Stasiun Minangkabau Padang Pariaman juga mengingatkan cuaca ekstrem itu dapat meluas ke beberapa daerah lain di Sumbar.

    Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengajak masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai potensi bencana, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor.

    “Kami mengingatkan warga Kota Padang untuk selalu berhati-hati, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Jika terjadi hujan lebat dalam waktu lama, segera mengamankan diri ke tempat yang lebih aman,” jelas Hendri.

    Baca: Belasan warga meninggal di Jawa Tengah akibat bencana hidrometeorologi

    Sementara untuk wilayah Jakarta, hujan disertai petir berpotensi melanda seluruh wilayah pada pagi hari. Selanjutnya pada siang hari hampir seluruh wilayah di Jakarta akan diguyur hujan ringan.

    Di waktu yang sama wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang berpotensi hujan disertai petir. Sorenya hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Malam harinya, hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan cerah berawan tebal.

     

  • BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem yang Dapat Memicu Bencana di Jawa Tengah pada 19-21 Februari 2025

    BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem yang Dapat Memicu Bencana di Jawa Tengah pada 19-21 Februari 2025

    7cloud.asia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada tanggal 19-21 Februari 2025.

    Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu (19/2/2024) mengatakan, cuaca ekstrem ini dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

    Berdasarkan informasi dinamika atmosfer yang dirilis BMKG Stamet Ahmad Yani Semarang, potensi cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh aktifnya gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial dan Kelvin di Jateng, sehingga berkontribusi pada aktivitas pembentukan awan konvektif di wilayah itu.

    “Selain itu kelembapan udara diberbagai ketinggian cenderung basah, sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan yang menjulang hingga ke lapisan atas, serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di Jawa Tengah,” katanya.

    Baca: Jakarta berpotensi hujan seharian

    Menurut dia, kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jateng pada tanggal 19-21 Februari 2025.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, dan sambaran petir, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” kata Teguh.

    Lebih lanjut dia mengatakan wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada hari Rabu (19/2/2025) meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang.

    Juga Salatiga, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Brebes, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, Kendal, dan sekitarnya.

    Baca: UNEP sebut masalah utama lingkungan belum terurai

    Sementara pada hari Kamis (20/2/2025), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Wonosobo, Batang, Kendal, Brebes.

    Cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Kabupaten Pekalongan, Salatiga, Boyolali, Klaten, Surakarta, Karanganyar, Blora, dan sekitarnya.

    Selanjutnya pada hari Jumat (21/2/2025), wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Brebes, Kabupaten Tegal, Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Batang, Kendal, Boyolali, Jepara, Rembang, Blora, dan sekitarnya.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta seharian pada Kamis (20/02/2025).

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Barat.

    Selanjutnya siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta selatan dan Jakarta Barat.

    Tak hanya wilayah Jakarta, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir akan terjadi di sejumlah kota di Indonesia.

    Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan akan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Serang, Semarang, Denpasar, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda.

    Kondisi cuaca yang sama juga berpeluang terjadi di Kota Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Padang, Bengkulu, Yogyakarta, Kupang dan Nabire.

    Kemudian hujan disertai petir berpotensi melanda Kota  Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung, Surabaya, Tanjung Selor, Banjarmasin, Ambon dan Merauke.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung dan Samudera Hindia Selatan Banten hingga Jawa Tengah.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir melanda sejumlah kota di Indonesia termasuk Jakarta pada Jumat (21/02/2025).

    Berdasarkan laman resmi BMKG, hujan disertai petir berpotensi terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

    Hujan disertai petir masih berlanjut hingga sore hari di wilayah Jakarta Timur. Sementara wilayah lainnya diperkirakan hujan dengan intensitas ringan dan wilayah Kepulauan Seribu diprediksi berawan tebal.

    Malamnya hampir seluruh wilayah Jakarta berawan tebal. Peluang hujan dengan intensitas ringan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Tak hanya Kota Jakarta,  potensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir masih terjadi di beberapa kota di Indonesia.

    Seperti Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Jambi, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar yang diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian Kota Mataram, Pontianak, Banjarmasin, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Kendari, Manado, Ambon, Ternate, Sorong dan Jayapura berpotensi pula terjadi hujan dengan intensitas ringan.    

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Kupang, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya.

    Hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Bandung, Bengkulu, Palembang, Bandung, Semarang, Palangkaraya, Samarinda dan Merauke.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah Hingga 24 Februari

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah Hingga 24 Februari

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Jawa Tengah (Jateng) berpotensi terjadi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada Minggu (23/02/2025) hingga Senin (24/02/2025) mendatang.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi (BMKG Stamet) Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo seperti yang dilansir Antaranews.

    Teguh menjelaskan berdasarkan informasi dinamika atmosfer yang dirilis BMKG Stamet Ahmad Yani Semarang ada tiga faktor yang berpotensi memicu terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jateng.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah

    Pertama, adanya bibit siklon tropis 99S yang terpantau berada di Samudra Hindia selatan Jawa Timur. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan dan belokan angin di wilayah Jateng.

    Kedua, adanya kelembaban udara di berbagai ketinggian cenderung basah sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan yang menjulang hingga ke lapisan atas.

    Ketiga, “Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga diamati di Jawa Tengah,” ungkap Teguh.

    Oleh karena itu sejumlah wilayah di Jawa Tengah berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada Minggu (23/02/2025) yang meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025

    Selain itu Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Jepara, Demak, Temanggung, Kendal, Batang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Pemalang, Kabupaten/Kota Tegal, Brebes, dan sekitarnya juga berpotensi dilanda cuaca ekstrem.

    Selanjutnya pada Senin (24/02/2025), cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri.

    Wilayah Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Temanggung, Kabupaten Semarang, Salatiga, Kendal, Batang, Kabupaten Pekalongan, dan sekitarnya juga berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

    Baca: Tiga orang meninggal akibat cuaca ekstrem di Jawa Barat

    “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, dan sambaran petir terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” jelas Teguh.

    Sementara untuk seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan berintensitas ringan pada pagi hingga sore hari. Kemudian malamnya, hampir seluruh wilayah Jakarta berawan tebal. Peluang hujan berintensitas ringan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.  

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Besar Kota di Indonesia Bakal Hujan Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Besar Kota di Indonesia Bakal Hujan Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sebagian besar kota di Indonesia termasuk Jakarta pada Senin (24/02/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Surabaya.

    Kota Denpasar, Mataram, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Makassar, Ternate, Ambon, Jayapura dan Jayawijaya juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Medan, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, Gorontalo, Mamuju, dan Merauke.   

    Kemudian hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Banda Aceh, Padang, Jambi, Palembang, Yogyakarta, Banjarmasin, Samarinda, Palu, Kendari dan Nabire.

    Untuk wilayah Jakarta,   hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada pagi hari.

    Sedangkan wilayah lainnya diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan. Wilayah Kepulauan Seribu diperkirakan berawan tebal.

    Selanjutnya pada siang hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal. Malamnya awan tebal menyelimuti wilayah Jakarta Barat.

    Wilayah lainnya berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan. Bahkan wilayah Kepulauan Seribu diperkirakan hujan disertai petir.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Pagi Hari, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Pagi Hari, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di seluruh wilayah Jakarta pada Selasa (25/02/2025) pagi.

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas ringan berpotensi masih berlanjut hingga sore hari di wilayah Jakarta Barat.

    Di waktu yang sama hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Malamnya hujan disertai petir berpeluang terjadi di wilayah Kepulauan Seribu. Wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diprediksi berawan tebal. Sementara wilayah lainnya diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Baca: Pulau Jawa Waspada Bencana hingga April 2025

    Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir juga terjadi di sebagian besar kota di Indonesia. Di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Surabaya berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

    Kondisi cuaca serupa juga terjadi di Kota Denpasar, Mataram, Kupang, Pontianak, Samarinda, Palu, Gorontalo, Makassar, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayawijaya dan Jayapura.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Medan, Tanjung Selor, Mamuju, Kendari, Sorong dan Nabire.

    Baca: Waspada banjir rob hingga awal Maret 2025

    Sedangkan Kota Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palangkaraya, Banjarmasin, Manado, Merauke berpotensi terjadi hujan disertai petir.  

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain itu sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Dabo Singkep, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Timur, pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Tengah dan pesisir Kalimantan Tengah.