Tag: palestina

  • Solidaritas untuk Rakyat Palestina di Festival Film Cannes ke-77

    Solidaritas untuk Rakyat Palestina di Festival Film Cannes ke-77

    7cloud.asia – Solidaritas untuk rakyat Palestina terus digaungkan dunia, termasuk di gelaran Festival Film Cannes ke-77 di Prancis yang baru saja berlalu.

    Sejumlah selebritas atau pesohor menunjukkan dukungan mereka untuk Palestina antara lain dengan menggunakan gambar bendera Palestina pada pakaian yang mereka kenakan saat menghadiri Festival Film Cannes ke-77 ini.

    Tokoh-tokoh ternama dunia yang menghadiri festival film Cannes yang berlangsung pada tanggal 14-25 Mei itu secara diam-diam menyampaikan dukungannya kepada Palestina melalui busana dan aksesoris saat mereka berjalan di karpet merah.

    Model ternama Amerika keturunan Palestina, Bella Hadid, menarik perhatian dengan gaun merahnya yang berdesain keffiyeh.

    Hadid, yang menunjukkan dukungannya terhadap Palestina pada beberapa kesempatan, mendapat pujian di media sosial karena menunjukkan solidaritasnya bagi Palestina.

    Baca: Aksi Pro-Palestina warnai hajatan Eurovision

    Sementara itu aktris peraih Oscar, Cate Blanchett, yang turut hadir di festival itu, menjadi topik utama di media sosial dengan pakaiannya yang mengingatkan pada bendera Palestina.

    Blanchett, yang sebelumnya menuntut gencatan senjata di Jalur Gaza, menarik perhatian karena kombinasi bagian depan hitam dan bagian belakang gaunnya yang terbuka berwarna merah muda dan hijau, menyatu dengan karpet merah, mengingatkan pada bendera Palestina.

    Pengguna media sosial memuji cara “pintar” Blanchett menunjukkan solidaritas dengan gaunnya.

    Aktris asal Inggris Pascale Kann menuliskan kalimat Arab yang berarti ‘Palestina’ pada gaunnya.

    Selain itu ada aktris India Kani Kusruti yang menghadiri pemutaran perdana film yang dibintanginya di festival dengan membawa dompet berbentuk irisan semangka, yang merupakan simbol solidaritas terhadap Palestina.

     

    Baca: Daftar selebritis yang kena boikot karena dinilai tidak Pro-Palestina

    Aktris asal Prancis keturunan Aljazair, Leila Bekhti, yang memakai bros berbentuk semangka yang dipasang di kerah gaun hitamnnya saat dirinya berjalan di karpet merah, juga mendapatkan pujian di media sosial.

    Sementara aktris Italia Jasmine Trinca menunjukkan dukungan dengan memakai bros berpola bendera Palestina.

    Ada pula aktor Australia Guy Pearce mengenakan gelang yang terbuat dari warna bendera Palestina.

    Sedangkan sutradara asal Maroko Asmae El Moudis berpose untuk jurnalis, sambil menunjukkan gambar bendera Palestina yang dijahit di sarung tangannya.

    Sebelumnya, aksi proPalestina juga ditunjukkan warganet dunia lewat gerakan Blockout2024, yakni dengan memboikot selebritas yang mengabaikan penderitaan rakyat Palestina.

    Aksi pro Palestina juga dilakukan di festival musik Eurovision beberapa waktu lalu.

    Sumber: Antaranews.com/Anadolu

  • Sejumlah Negara Kecam Israel Pasca Serangan ke Kamp Pengungsi Palestina

    Sejumlah Negara Kecam Israel Pasca Serangan ke Kamp Pengungsi Palestina

    7cloud.asia – Sejumlah negara seperti Australia, Selandia Baru, Brasil, Meksiko, dan Venezuela ikut mengecam serangan angkatan bersenjata Israel (IDF) terhadap sebuah kamp pengungsi Palestina di Kota Rafah.

    Serangan di selatan Jalur Gaza tersebut telah menewaskan sedikitnya 40 orang.

    Kementerian Luar Negeri Brasil dalam pernyataannya, Senin (27/5) mengemukakan bahwa Pemerintah Brazil mengutuk tindakan lanjutan IDF terhadap wilayah di mana penduduk sipil Gaza terkonsentrasi.

    “Sebab tindakan tersebut merupakan pelanggaran sistematis terhadap penduduk sipil, hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional, serta pengabaian yang mencolok terhadap tindakan sementara yang disetujui beberapa hari lalu oleh Mahkamah Internasional,” demikian dalam pernyataan tersebut.

    Baca: Perwakilan 38 negara serukan pengakuan dua negara guna akhiri konflik

    Sementara, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters, mengutarakan pesan yang sama dalam pernyataannya di media sosial X.

    Wong mengatakan serangan Israel mempunyai konsekuensi yang mengerikan dan tidak dapat diterima.

    Di sisi lain, Peters menulis Israel harus mendengarkan permohonan dari komunitas internasional dan Mahkamah Internasional.

    Kementerian Luar Negeri Meksiko juga menyerukan gencatan senjata seperti yang diperintahkan oleh Mahkamah Internasional, serta penyelesaian politik dan bantuan kemanusiaan.

    Sementara itu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dalam siaran “Con Maduro +” menyebut Netanyahu sebagai “Herodes zaman modern”, yang mengebom anak-anak Muslim, anak-anak Kristen, bertindak tanpa mempedulikan Mahkamah Internasional.

    Baca: Uni Eropa desak Israel hentikan serangan ke Rafah

    Hal tersebut dilatarbelakangi tindakan Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional, Karim Khan yang mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.

    Serta para pemimpin gerakan Palestina Hamas atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

    Pada Jumat (24/5) Mahkamah Internasional memerintahkan Israel untuk menghentikan operasi militernya di Rafah.

    Kemudian pada Minggu (26/5), Israel menyerang sebuah kamp di timur laut Rafah. Dinas pertahanan sipil Palestina mengatakan sedikitnya 40 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

    Selanjutnya pada Senin (27/5), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan itu sebagai insiden tragis, dan mengatakan penyelidikan sedang dilakukan.

    Sumber: Sputnik-OANA

  • Bella dan Gigi Hadid Donasikan 1 Juta Dolar AS untuk Rakyat Palestina

    Bella dan Gigi Hadid Donasikan 1 Juta Dolar AS untuk Rakyat Palestina

    7cloud.asia – Kakak beradik supermodel Bella dan Gigi Hadid secara kolektif mendonasikan 1 juta dolar AS atau sekitar Rp16 miliar untuk mendukung upaya bantuan bagi rakyat Palestina.

    Donasi itu diberikan kepada empat organisasi yang fokus pada anak-anak dan keluarga Palestina yakni HEAL Palestine untuk pemuda Palestina di Gaza kesempatan untuk masa depan yang lebih cerah, Palestine Children’s Relief Fund (PCRF) yang memberikan perawatan medis gratis kepada ribuan anak yang terluka dan sakit.

    Dua lainnya adalah World Central Kitchen (WCK), dan United Nations Badan Bantuan dan Pekerjaan (UNRWA).

    Secara keseluruhan, organisasi-organisasi tersebut mendukung bantuan kemanusiaan seperti program makanan dan medis, membantu keluarga pengungsi, dan memberikan layanan psikologis bagi rakyat Palestina.

    Baca: Selebritas yang kena boikot karena abaikan Palestina

    Jutaan rakyat Palestina menjadi korban perang antara Israel dan Hamas yang berlangsung sejak 7 Oktober.

    Ditulis laman The Hollywood Reporter, Jumat (31/5/2024), berita tentang donasi tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Bella Hadid membuat pernyataan selama perjalanannya baru-baru ini ke Cannes.

    Saat itu dia mengenakan gaun Keffiyeh dan menjelaskan pentingnya gaun tersebut dalam postingan Instagram.

    Ia mengatakan kemanapun ia bekerja, Palestina selalu ada dipikirannya dan ia bangga mengenakan apa yang menjadi budaya Palestina.

    “Ini Kiffiyeh buatan #michaelandhushi tahun 2001. Cara indah untuk merepresentasikan sejarah, pengabdian pada cinta, ketahanan dan yang terpenting sejarah seni sulaman dari Palestina,” jelas Bella.

    Baca: Solidaritas untuk rakyat Palestina di Festival Film Cannes

    Kedua kakak beradik ini telah berbagi sentimen tentang konflik dan dampaknya terhadap warga Palestina melalui saluran media sosial mereka.

    “Saya memiliki empati yang mendalam dan patah hati terhadap perjuangan Palestina dan kehidupan di bawah pendudukan,” tulis Gigi Hadid dalam satu unggahan.

    “Itu adalah tanggung jawab yang saya pegang setiap hari,” katanya.

    Bella Hadid dan Gigi Hadid terlahir dari ayah keturunan Palestina-Amerika.

    Dalam postingan lainnya baik Bella dan Gigi juga kerap memberikan simpati dan perhatiannya terhadap apa yang terjadi di Palestina.

    Sumber:Antaranews.com

  • WHO Sebut 7 Ribu Pasien Palestina Perlu Evakuasi Medis Darurat

    WHO Sebut 7 Ribu Pasien Palestina Perlu Evakuasi Medis Darurat

    7cloud.asia – Sedikitnya 7 ribu hingga lebih dari 11 ribu pasien Palestina membutuhkan evakuasi medis darurat, kata pejabat di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (04/06/2024).

    Angka itu ditunjukkan oleh Hanan Balkhy, direktur regional WHO untuk Mediterania Timur, dalam pertemuan di Jenewa dengan Asosiasi Koresponden Terakreditasi untuk PBB.

    Balkhy mengatakan bahwa pasien-pasien yang membutuhkan evakuasi tersebut diharuskan untuk menerima pengobatan di rumah sakit khusus.

    Baca: Jurnalis gugur akibat serangan Israel 147 orang

    Dia juga menggarisbawahi efek berantai yang “signifikan” terhadap Mesir, Lebanon, dan Suriah sebagai negara tetangga yang langsung berdekatan dengan wilayah Palestina yang diduduki.

    “Jika Anda berbicara tentang perlunya tidak meninggalkan seorang pun, kami telah meninggalkan banyak orang di Gaza, dan itu terjadi ketika ada tekanan terhadap sistem kesehatan yang sudah rapuh di negara-negara tetangga,” jelasnya.

    “Jadi, kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” tambahnya.

    Baca: Dunia kecam serangan Israel ke kamp pengungsi

    “Jika kita tidak mencapai perdamaian, ini akan menjadi situasi yang sangat menantang. Kami membutuhkan perdamaian di dalam perbatasan agar (akses terhadap kesehatan) bisa terbuka,” katanya.

    Pekan lalu, WHO mengatakan bahwa semua evakuasi medis di Gaza telah “dihentikan secara tiba-tiba” sejak 7 Mei.

    Israel terus melanjutkan serangan brutal di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober, meski resolusi Dewan Keamanan PBB menuntut gencatan senjata segera.

    Baca: Sebanyak 15 ribu anak tewas akibat serangan Israel

    Lebih dari 36.500 warga Palestina, yang sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas sejak saat itu, sementara hampir 83 ribu lainnya luka-luka, menurut otoritas kesehatan setempat.

    Hampir delapan bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur di tengah blokade yang melumpuhkan terhadap akses makanan, air bersih dan obat-obatan.

    Israel dituding melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang dalam putusan terbarunya memerintahkan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasinya di Rafah, di mana lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum mereka diserang pada 6 Mei.

    Sumber: Anadolu

  • Jika Serangan Israel Tak Dihentikan, Lebih dari 1 Juta Warga Palestina Kelaparan

    Jika Serangan Israel Tak Dihentikan, Lebih dari 1 Juta Warga Palestina Kelaparan

    7cloud.asia – Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) pada Rabu (5/6/2024) menyatakan bahwa lebih dari satu juta warga Palestina di Jalur Gaza terancam maut dan kelaparan.

    Hal ini dapat terjadi jika hingga pertengahan Juli situasi kemanusiaan tak kunjung membaik.

    Dalam laporan yang berjudul “Laporan Titik Rawan Kelaparan: Bencana kelaparan membayangi Gaza dan risiko kelaparan masih ada di Sudan, Haiti, Mali, dan Sudan Selatan” tersebut, FAO menyoroti dampak buruk sejumlah konflik terhadap kondisi kemanusiaan, termasuk di Palestina.

    “Konflik yang terjadi di Palestina diperkirakan akan semakin memperburuk kelaparan akut yang sudah parah, terlebih dengan kelaparan dan kematian yang terjadi, begitu pula dengan jumlah korban tewas yang meningkat, kehancuran yang luas, dan terusirnya hampir seluruh populasi Jalur Gaza,” demikian menurut FAO, mengutip laporan tersebut.

    Baca: Israel serang warga Palestina yang antre makanan di Gaza, puluhan orang tewas

    Laporan tersebut menyatakan pada pertengahan Maret 2024, bencana kelaparan diperkirakan terjadi di dua daerah di Gaza utara pada akhir Mei jika peperangan tidak berhenti, bantuan kemanusiaan tidak terjamin, dan layanan masyarakat yang penting di sana tidak pulih.

    “Lebih dari satu juta orang — setengah populasi Gaza — terancam kematian dan kelaparan pada pertengahan Juli,” ucap laporan itu.

    Selain menyoroti potensi bencana kemanusiaan di Jalur Gaza, laporan tersebut juga memperingatkan kemungkinan meluasnya dampak konflik hingga lingkup kawasan, yang dapat memperburuk kondisi keamanan pangan di Lebanon dan Suriah.

    Agresi Israel ke Jalur Gaza yang terus berlanjut sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 36.500 warga sipil, yang sebagian besar merupakan wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 83.000 jiwa.

    Baca: Serangan Israel tewaskan lebih dari 15 ribu anak

    Menurut PBB, serangan Israel itu menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terusir dari tempat tinggalnya, 60 persen infrastruktur di Gaza rusak dan hancur.

    Selain itu, serangan Israel juga menyebabkan kelangkaan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah.

    Dalam putusan terbarunya, Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk menghentikan agresinya ke kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga sipil mengungsi dari perang.

    Sumber: Anadolu

  • Pasukan Israel Serang Sekolah UNRWA di Gaza, 39 Pengungsi Tewas

    Pasukan Israel Serang Sekolah UNRWA di Gaza, 39 Pengungsi Tewas

    7cloud.asia – Pasukan Israel kembali menyerang instalasi milik milik badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA pada Kamis (6/6/2024).

    Kali ini serangan Israel menyasar sebuah sekolah yang dikelola UNRWA dan menampung ribuan pengungsi di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza bagian tengah.

    Sedikitnya 39 pengungsi Palestina meninggal akibat serangan udara Israel ke sekolah milik UNRWA tersebut.

    Dalam pernyataannya pada Kamis (6/6/2024), otoritas media pemerintah Gaza menyatakan, serangan pasukan Israel terhadap sekolah milik UNRWA itu turut menyebabkan puluhan warga lainnya cedera.

    Otoritas tersebut menyatakan, “pembantaian” tanpa henti Israel di Jalur Gaza semakin membuktikan Israel tengah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

    Baca: Israel kecilkan prospek gencatan senjata di Gaza

    Pejabat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa turut mengkonfirmasi bahwa serangan tersebut menewaskan 39 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.

    Jumlah korban tersebut kemungkinan besar bertambah karena masih ada korban-korban lain yang belum dievakuasi ke rumah sakit.

    Sementara, militer Israel mengakui bahwa pihaknya benar melancarkan serangan udara ke sekolah UNRWA di kamp pengungsi Nuseirat.

    Tentara negara Zionis itu mengeklaim bahwa serangan tersebut diarahkan kepada pejuang Hamas yang “bersembunyi” di dalam sekolah itu.

    Agresi Israel ke Jalur Gaza yang terus berlanjut sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 36.600 warga sipil, yang sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak.

    Baca: AS desak Israel sepakati gencatan senjata di Gaza

    Agresi militer Israel juga melukai lebih dari 83.000 jiwa, dan hampir sejuta warga Palestina hidup dalam pengungsian.

    Menurut PBB, serangan Israel itu menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terusir dari tempat tinggalnya, 60 persen infrastruktur di Gaza rusak dan hancur, serta menyebabkan kelangkaan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah.

    Dalam putusan terbarunya, Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk menghentikan agresinya ke kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga sipil mengungsi dari perang.

    Meski demikian, Israel terus bergeming dan justru tetap terus melanjutkan serangannya ke Rafah.

    Sumber: Antara/Anadolu

  • Putin Sebut Kondisi di Jalur Gaza Bukan Perang tetapi Seperti Pemusnahan Massal

    Putin Sebut Kondisi di Jalur Gaza Bukan Perang tetapi Seperti Pemusnahan Massal

    7cloud.asia – Presiden Rusia Vladimir Putin menganggap kondisi di Jalur Gaza saat ini tidak terlihat seperti perang, tetapi lebih seperti pemusnahan massal penduduk sipil di wilayah itu.

    “Apa yang terjadi di Gaza sekarang, dalam menanggapi serangan teroris di Israel, tidak terlihat seperti perang. Yang terlihat adalah seperti penghancuran penduduk sipil habis-habisan,” kata Putin, Rabu (5/6). 

    Ia mengeluarkan pernyataan itu saat pertemuan dengan para perwakilan kantor berita asing di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg.

    Washington memonopoli isu penyelesaian krisis Palestina yang menyebabkan situasi saat ini di wilayah kantong tersebut, kata Putin.

    Baca: Israel serang sekolah di Gaza, 39 orang tewas

    “Kami yakin bahwa (situasi) ini akibat kebijakan AS yang memonopoli penyelesaian isu Israel-Palestina dan mengesampingkan semua instrumen internasional yang dibentuk secara khusus untuk mengatasi masalah kompleks ini secara kolektif…” ujarnya. 

    “… Mungkin seseorang di pemerintahan AS percaya bahwa semakin sedikit argumen, maka akan lebih mudah untuk mendapatkan solusi. Tapi mereka jelas-jelas salah,” kata Putin, menambahkan.

    Moskow mengandalkan kontribusi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam mengatasi krisis tersebut, mengingat pengaruh politik baik sang presiden di kawasan dan di dunia Islam.

    Baca: Uni Eropa desak Israel hentikan serangan ke Rafah

    Rusia akan melakukan apa pun untuk membantu Erdogan, kata Putin.

    Putin juga menyatakan bahwa Rusia menentang segala bentuk terorisme.

    “Tentu saja, kami menentang segala bentuk terorisme, termasuk serangan terhadap warga sipil di mana pun dan di negara mana pun,” katanya.

    Lebih lanjut, Putin menegaskan bahwa kebijakan Rusia terkait Jalur Gaza tidak bergantung pada situasi politik dan tidak bergeser sejak masa Soviet, mengingat bahwa Uni Soviet mengakui negara Palestina sejak 1988.

    Sumber: Sputnik

  • AS Ingatkan Israel, Dampak Negatif Jika Membiarkan Otoritas Palestina Runtuh

    AS Ingatkan Israel, Dampak Negatif Jika Membiarkan Otoritas Palestina Runtuh

    7cloud.asia – Amerika Serikat memperingatkan bahwa Israel akan melihat dampak negatif yang “besar” jika Otoritas Palestina runtuh.

    Dalam pernyataanya pada Kamis (6/6/2024), AS kembali menekan Israel yang menjadi sekutunya itu agar membiarkan Palestina menerima pendapatannya.

    “Kami telah menjelaskan kepada pemerintah Israel dalam beberapa percakapan langsung bahwa tidak ada yang lebih bertentangan dengan kepentingan strategis Israel selain runtuhnya Otoritas Palestina,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller kepada wartawan.

    Meski mengakui kekurangan pemerintahan yang berbasis di Ramallah itu, Otoritas Palestina, kata Miller, telah membantu menjaga stabilitas di Tepi Barat sementara perang berkecamuk di Gaza, yang selama bertahun-tahun dikuasai saingannya, Hamas.

    Baca: Kondisi Gaza disebut sebagai upaya pemusnahan massal

    “Jika Otoritas Palestina runtuh dan ketidakstabilan menyebar di Tepi Barat, itu bukan hanya masalah bagi rakyat Palestina, tetapi juga merupakan ancaman keamanan yang sangat besar bagi negara Israel.”

    Berdasarkan perjanjian perdamaian pada 1990-an, Israel menggalang dana untuk Otoritas Palestina, yang menjalankan otonomi terbatas di beberapa bagian Tepi Barat.

    Israel kemudian menyerahkan uang tersebut ke Otoritas Palestina.

    Namun, Israel telah memblokir uang itu sejak Hamas melakukan serangan besar-besaran di Israel pada 7 Oktober lalu, yang memicu serangan militer balasan tanpa henti.

    Baca: Israel serang sekolah yang tampung pengungsi

    Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich adalah anggota sayap kanan yang mengampanyekan permukiman Yahudi di Tepi Barat.

    Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga telah lama mengkritik Otoritas Palestina dan upaya menuju negara Palestina merdeka.

    Bank Dunia baru-baru ini memperingatkan bahwa situasi fiskal Otoritas Palestina telah “memburuk secara dramatis” dan berisiko hancur total.

    Sementara serangan Israel ke Gaza telah menewaskan lebih dari 36.000 orang, puluhan ribu luka-luka dan jutaan warga Palestina mengungsi. (Sumber: VOA Indonesia).

  • Bahayakan Anak di Daerah Konflik, Israel Masuk Dalam Daftar Hitam PBB

    Bahayakan Anak di Daerah Konflik, Israel Masuk Dalam Daftar Hitam PBB

    7cloud.asia – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan telah memasukkan Israel ke dalam daftar hitam negara dan organisasi yang membahayakan anak-anak di daerah konflik.

    Guterres mengatakan bahwa dirinya telah memberitahukan keputusan tersebut kepada atase pertahanan Israel di Amerika Serikat, Mayor Jenderal Hidai Zilberman.

    Menurut laporan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, upaya sekuat tenaga Israel untuk membujuk Guterres supaya tidak memasukkan Israel ke daftar hitam tersebut gagal. Televisi Israel Channel 13 juga melaporkan hal ini.

    Baca: Sebanyak 15 ribu anak tewas akibat serangan Israel

    Karena itu, Israel akan disebut dalam daftar hitam yang akan dirilis pekan depan sebagai laporan kepada anggota Dewan Keamanan PBB, yang akan membahas laporan tersebut pada 26 Juni.

    Bulan lalu, Yedioth Ahronoth dan platform daringnya, Ynet, melaporkan adanya kekhawatiran besar Israel terhadap keputusan tersebut, menyusul sejumlah pernyataan keras Guterres atas Israel.

    Sumber yang dikutip warta tersebut menyebut Sekjen PBB tidak menyukai Israel dan tidak dapat dipengaruhi.

    Israel khawatir daftar hitam yang mencantumkan negaranya tersebut akan berimbas pada embargo senjata.

    Harian Israel tersebut juga mencatat salah satu konsekuensi dari daftar hitam tersebut adalah rusaknya reputasi Israel ketika laporan tersebut direspons komunitas internasional dan dikutip badan PBB.

    Baca: Ratusan ribu anak Palestina tak punya tempat aman

    Sebelumnya, entitas yang tercantum dalam daftar hitam tersebut adalah negara-negara seperti Afghanistan, Mali, Myanmar, Somalia, Sudan, Yaman, dan Suriah, serta organisasi teroris seperti Al Qaida, ISIS, Al Shabaab, dan Boko Haram.

    Laporan yang ditulis oleh Perwakilan Khusus PBB untuk Anak dan Konflik Bersenjata Virginia Gamba tersebut akan merangkum peristiwa tahun 2023, termasuk meningkatnya insiden korban jiwa anak akibat agresi Israel ke Jalur Gaza sejak Oktober 2023.

    Data laporan tersebut berasal dari informasi dari organisasi PBB dan sumber lokal. Pencantuman suatu entitas dalam laporan tersebut akan berimbas pada munculnya laporan rinci terhadap entitas itu.

    Dengan demikian, perwakilan khusus PBB tersebut akan membuat laporan spesifik terkait Israel yang akan mereka sampaikan kepada DK PBB.

    Baca: Sebanyak 80 ribu warga Palestina tinggalkan Rafah akibat invasi Israel

    Walau begitu, laporan tersebut tidak eksplisit menyebut Israel atau militer Israel, namun hanya menyebut “pasukan keamanan Israel”.

    Rancangan laporan daftar hitam yang diterima pihak Israel beberapa bulan lalu mencantumkan sejumlah pelanggaran yang telah dilakukannya di Jalur Gaza.

    Diantaranya penggunaan bom di daerah berpenduduk, upaya merekrut anak-anak sebagai informan perang, dan memanfaatkan anak-anak sebagai tameng manusia.

    Agresi Israel ke Jalur Gaza yang tak kunjung berhenti sejak 7 Oktober 2023 telah menyebabkan 36.654 warga Palestina, termasuk 15.500 anak-anak dan 10.300 wanita, terbunuh dan 83.309 lainnya cedera.

    Meski demikian, jumlah tersebut kemungkinan besar bertambah karena ribuan korban lainnya masih terjebak reruntuhan bangunan dan belum dapat dievakuasi akibat ancaman serangan Israel.

    Sumber: WAFA

  • Serangan Israel untuk Bebaskan 4 Sandera Tewaskan 210 Warga Palestina

    Serangan Israel untuk Bebaskan 4 Sandera Tewaskan 210 Warga Palestina

    7cloud.asia – Sedikitnya 210 warga Palestina tewas dan lebih dari 400 lainnya terluka dalam serangan udara Israel untuk membebaskan empat sandera di Jalur Gaza tengah pada Sabtu (8/6/2024).

    Khalil Al Dakran, Direktur Rumah Sakit Al Aqsa di Deir Al Balah, Gaza tengah, mengatakan kepada Xinhua bahwa banyak warga Palestina yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit tersebut akibat serangan bom Israel yang intens di kamp Nuseirat dan Kota Deir Al Balah.

    Beberapa di antara para korban tersebut dikonfirmasi tewas.

    Warga Palestina yang luka-luka terus berdatangan, membuat rumah sakit tersebut kewalahan di tengah kurangnya tempat tidur, obat-obatan, perlengkapan medis sekali pakai, dan bahan bakar untuk mengoperasikan generator darurat utama, kata Al Dakran.

    Saksi mata Palestina mengatakan kepada Xinhua bahwa pesawat Israel menyasar wilayah tersebut dengan tembakan yang intensif.

    Baca Juga: AS Ingatkan Israel, Dampak Negatif Jika Membiarkan Otoritas Palestina Runtuh

    Sedangkan tim pertahanan sipil setempat dan ambulans tidak dapat menjangkau beberapa orang yang terluka tepat waktu.

    Menurut narasumber dan saksi mata setempat, asap mengepul dari seluruh wilayah Gaza tengah akibat serangan udara dan pembombardiran artileri yang belum pernah terjadi sebelumnya atas area-area tersebut.

    Narasumber keamanan Palestina mengatakan bahwa bentrokan mematikan terjadi di darat antara militan Palestina dan tentara Israel yang menyerbu kamp Nuseirat di tengah pembombardiran artileri dan serangan udara.

    Tentara Israel menarik diri setelah membunuh beberapa militan. Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan Israel menargetkan anak-anak dan perempuan.

    Dia menekankan bahwa rakyat Palestina “tidak akan menyerah, dan kelompok perlawanan akan terus mempertahankan hak-hak mereka.”

    Baca Juga: WHO Sebut 7 Ribu Pasien Palestina Perlu Evakuasi Medis Darurat

    Juru Bicara Kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeina mengatakan bahwa serangan yang diluncurkan di kamp Nuseirat tersebut merupakan kelanjutan dari perang “genosida” terhadap rakyat Palestina.

    Dia menyebut Israel dan pemerintah Amerika harus “bertanggung jawab penuh”.

    Perang ini akan “menghancurkan segalanya dan mendorong segala sesuatunya ke arah yang berbahaya yang tidak akan membuat terwujudnya keamanan atau perdamaian bagi siapa pun,” tutur Abu Rudeina dalam pernyataan pers yang diterbitkan oleh kantor berita Palestina, WAFA.

    Abu Rudeina meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas internasional untuk menghentikan perang “berdarah” di Gaza ini.

    Tentara, aparat keamanan, dan otoritas intelijen Israel Shin Bet mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bahwa personel mereka telah “menyerang struktur teroris” di wilayah tersebut dan membebaskan empat sandera Israel.

    Baca Juga: Perwakilan 38 Negara Serukan Pengakuan Dua Negara untuk Akhiri Konfik di Palestina

    Pernyataan itu menyebutkan bahwa orang-orang yang diculik tersebut telah diselamatkan dalam keadaan hidup oleh personel Shin Bet dan Unit Kepolisian Khusus dari dua wilayah terpisah di jantung Nuseirat.

    Orang-orang yang diselamatkan tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Tel Hashomer di Israel untuk menjalani pemeriksaan medis, papar pernyataan itu.

    Tentara Israel melakukan serangan berskala besar di Gaza sejak 7 Oktober 2023, setelah Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di kota-kota Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

    Dalam serangan Hamas tersebut, sekitar 1.200 orang tewas dan sekitar 250 lainnya disandera.

    Usai penyelamatan keempat orang tersebut, 120 warga Israel masih disandera di Jalur Gaza, dengan 43 di antaranya oleh pihak Israel dianggap telah tewas.

    Sumber:Antara/Xinhua