Tag: cuaca ekstrem

  • Cuaca Akhir Pekan: Waspada! Beberapa Kota Besar Berpotensi Hujan Disertai Petir Termasuk Bandung dan Yogyakarta

    Cuaca Akhir Pekan: Waspada! Beberapa Kota Besar Berpotensi Hujan Disertai Petir Termasuk Bandung dan Yogyakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir berpotensi melanda beberapa kota besar pada Sabtu (08/03/2025), termasuk Kota Bandung dan Yogyakarta.

    Melalui akun youtube resminya, hujan disertai petir berpotensi pula melanda Kota Pontianak, Palangkaraya, Manado, Nabire dan Merauke.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Medan, Mataram dan Tanjung Selor.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Kupang.

    Kondisi cuaca serupa terjadi pula di Kota Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Palu, Mamuju, Gorontalo, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong dan Jayawijaya.

    Untuk wilayah Kota Jakarta, cuaca cerah dan berawan tebal menyelimuti langit di seluruh wilayah  Jakarta. Peluang hujan terjadi pada siang hingga sore di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.

    Selanjutnya pada malam hari seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan tebal kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, BMKG memperkirakan banjir rob  terjadi di pesisir Banten, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

    Cuaca Hari Ini: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Minggu (09/03/2025).

    Melalui akun youtube resminya, BMKG memprediksi cuaca ekstrem akan melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Selain itu, cuaca ekstrem juga berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Karena itu, masyarakat diimbau mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, longsor dan pohon tumbang.

    Tak hanya cuaca ekstrem, BMKG memperkirakan banjir rob  dapat terjadi di pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah.

    Sementara kota-kota lainnya diperkirakan akan diguyur hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Jakarta, Semarang, Surabaya.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Kota Denpasar, Mataram, Pontianak, Samarinda, Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong dan Jayapura. Sementara Kota Medan dan Bandung diperkirakan terjadi hujan berintensitas sedang.

    Sedangkan hujan disertai petir Kota Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Kupang, Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin, Mamuju, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

     

  • Greenpeace: Banjir Jabodetabek Jadi Bukti Nyata Ancaman Krisis Iklim

    Greenpeace: Banjir Jabodetabek Jadi Bukti Nyata Ancaman Krisis Iklim

    7cloud.asia – Greenpeace mendesak pemerintah daerah di kawasan Jabodetabek serta pemerintah pusat untuk fokus pada upaya mitigasi dan adaptasi iklim di tengah tingginya frekuensi cuaca ekstrem akibat dampak krisis iklim.

    Perubahan fungsi lahan yang serampangan serta lambatnya respon pemerintah daerah atas peringatan dini cuaca ekstrem menjadi penyebab utama bencana banjir yang merendam wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

    Bencana banjir di awal Ramadan ini telah  yang berdampak luas pada masyarakat dan memakan banyak korban. Salah satunya di wilayah Bekasi di mana banjir merendam 20 titik di 7 kecamatan di Kota Bekasi.

    Perubahan bentang alam yang drastis di daerah aliran sungai (DAS) Kali Bekasi menjadi salah satu penyebab parahnya banjir di Bekasi, Jawa Barat.

    Data Kementerian Kehutanan menunjukkan, area terbangun di tahun 2022 mencakup 42 persen dari total luas DAS Kali Bekasi, yang melalui daerah-daerah seperti Cibinong, Gunung Putri, Cileungsi, dan Sentul, serta kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor.

    Senior Data Strategist Greenpeace Indonesia, Sapta Ananda Proklamasi mengatakan jumlah ini meningkat drastis dari 5,1 persen area terbangun pada tahun 1990.

    Baca: Tren bencana banjir di Indonesia semakin mengkhawatirkan

    Perubahan fungsi lahan, ujarnya, mengurangi kemampuan penyerapan air, sehingga limpasan air ke sungai menjadi sangat besar melebihi kapasitasnya dan mengakibatkan sungai meluap ke daerah permukiman di Bekasi yang berada di lokasi yang lebih rendah.

    ”Kini, lahan hutan di wilayah DAS Kali Bekasi hanya tersisa sekitar 1.700 hektar atau kurang dari 2 persen luas wilayah DAS,” ujarnya.

    Juru Kampanye Sosial dan Ekonomi Greenpeace Indonesia Jeanny Sirait mengatakan, eksploitasi alam dan pembangunan yang serampangan di wilayah DAS Kali Bekasi seharusnya bisa dicegah jika pemerintah daerah melakukan pembatasan izin yang berdampak pada eksploitasi lingkungan di kawasan tersebut.

    Selain itu, ia juga menilai pemerintah daerah juga perlu lebih sigap merespon peringatan cuaca dini yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai upaya mitigasi bencana.

    Dia menegaskan, Jabodetabek, layaknya Indonesia, kini berada di garis depan krisis iklim.

    Peringatan dini dari BMKG seharusnya menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk melakukan respon cepat mitigasi bencana, terutama di tengah peningkatan frekuensi cuaca ekstrem akibat krisis iklim seperti saat ini.

    Baca: DPR soroti alih fungsi lahan di kawasan hulu dan optimalisasi Bendungan Ciawi

    ”Dengan begitu, pemerintah daerah bisa meminimalisasi jumlah korban, dampak sosial dan kerugian ekonomi yang harus ditanggung warga,” ujarnya.

    Jeanny mendorong pemerintah daerah wilayah Jabodetabek untuk meningkatkan upaya mitigasi dan adaptasi krisis iklim dibanding mengeluarkan solusi palsu seperti modifikasi cuaca yang hanya akan bertahan sementara.

    Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya fokus untuk merancang kota yang tahan iklim, serta mempersiapkan warga dalam menghadapi dampak krisis iklim.

    Pemerintah daerah diminta memastikan upaya mitigasi dan adaptasi dampak krisis iklim dapat dilakukan oleh masyarakat dengan dukungan penuh negara.

    Hal ini terutama bagi komunitas terdampak seperti rakyat miskin kota, masyarakat di wilayah pedesaan, warga pesisir dan pulau-pulau kecil.

    ”Hal ini bukan hanya akan meningkatkan ketahanan daerah dalam menghadapi krisis iklim, namun juga mengembangkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” tutur Jeanny.

    Baca: Sodetan Ciliwung belum efektif cegah banjir

    Upaya adaptasi dan mitigasi dapat dilakukan melalui pengelolaan DAS terpadu, restorasi kawasan hutan di hulu, memperbanyak sumur resapan dan biopori, memperluas kawasan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai resapan air hujan sekaligus mengurangi polusi udara.

    Juga pemberdayaan masyarakat dalam upaya mengelola daerahnya, melakukan pembatasan terhadap izin usaha yang mengeksploitasi lingkungan serta memastikan pengendalian alih fungsi lahan yang tidak mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

    Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Bondan Andriyanu menambahkan, pemerintah pusat perlu mengambil langkah untuk memitigasi krisis iklim yang lebih parah.

    Krisis iklim, ujarnya, akan semakin memperparah bencana hidrometeorologi seperti banjir. Untuk itu pemerintahan Prabowo-Gibran harus membuat terobosan kebijakan jika ingin melindungi rakyat Indonesia dari bencana iklim.

    “Mengatasi penyebab utama krisis iklim harus menjadi prioritas utama dalam penyusunan kebijakan energi dan pembangunan, khususnya dengan meninggalkan energi fosil sepenuhnya.” kata Bondan.

    Baca: Ribuan rumah di Jabodetabek terdampak banjir

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Mayoritas Kota di Indonesia Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Mayoritas Kota di Indonesia Hujan

    7cloud.asia – Kondisi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur mayoritas kota di Indonesia pada Senin (10/03/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya memperkirakan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Serang, Semarang, Surabaya, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Manokwari dan Jayapura.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Pekanbaru, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Banjarmasin, Mamuju, Palu, Sorong dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Palembang, Kupang, Palangkaraya, Nabire dan Jayawijaya.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara.

    Selain itu, cuaca ekstrem berpotensi pula melanda sebagian besar wilayah Kalimantan, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua hingga Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, BMKG memperkirakan banjir rob  terjadi di pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Timur, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Kalimantan Barat.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Landa Banyak Kota Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Landa Banyak Kota Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda banyak kota di Indonesia termasuk Kota Jakarta pada Rabu (12/03/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Kota Jakarta, hujan disertai petir berpotensi pula melanda Kota Padang, Pekanbaru, Bandar Lampung, Palembang, Pangkal Pinang.

    Selain itu, hujan disertai petir juga berpotensi melanda Kota Bandung, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Mamuju, Nabire, Jayawijaya dan Merauke. Sementara Kota Palu berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang.

    Kemudian hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Tanjung Selor, Samarinda, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Timur.

    Banjir rob berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir  Kalimantan Tengah, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Maluku Utara.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Jakarta, Bandung dan Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Jakarta, Bandung dan Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda Jakarta, Bandung dan sejumlah kota di Indonesia pada Selasa (11/03/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya memprediksi hujan disertai petir akan melanda Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Barat pada pagi hari.

    Di waktu yang sama hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Timur.

    Baca: Pulau Jawa Waspada Bencana hingga April 2025

    Selanjutnya siang hingga sore hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara wilayah lainnya diperkirakan hujan dengan intensitas ringan dan wilayah Kepulauan Seribu diperkirakan berawan tebal.  

    Malamnya seluruh wilayah berpotensi hujan dengan intensitas ringan, kecuali wilayah Kepulauan Seribu berpotensi hujan disertai petir.

    Selain Kota Jakarta, hujan disertai petir juga melanda Kota Bandung, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Kupang, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Manado, Sorong, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bengkulu, Yogyakarta dan Gorontalo.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah

    Lalu hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Serang.

    Kondisi cuaca serupa juga berpeluang terjadi di Kota Semarang, Surabaya, Mataram, Pontianak, Tanjung Selor, Makassar, Mamuju, Palu, Kendari, Jayapura, Ternate dan Ambon.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara.

    Selain itu, cuaca ekstrem berpotensi pula melanda sebagian besar wilayah Kalimantan, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua hingga Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, BMKG memperkirakan banjir rob  terjadi di pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Timur dan pesisir Kalimantan Tengah.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siang Hingga Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siang Hingga Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi mengguyur seluruh wilayah Kota Jakarta pada Jumat (14/03/2025) siang hingga sore.

    Info Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya menyebut pada Jumat pagi dan malam hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Seribu. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Hujan dengan intensitas ringan juga berpeluang terjadi di kota-kota lainnya di Indonesia seperti Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Pangkal Pinang.

    Kondisi cuaca serupa juga berpeluang terjadi di Kota Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram,  Pontianak, Banjarmasin, Gorontalo, Palu, Makassar, Ternate dan Jayapura.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Yogyakarta, Mamuju dan Sorong.

    BMKG mengajar masyarakat agar mewaspadai potensi hujan disertai petir Kota Padang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Kupang, Palangkaraya, Kendari, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Tak hanya itu, potensi cuaca ekstrem juga masih berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Sumatera Barat, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan Timur.

    Banjir rob berpotensi melanda pesisir Kalimantan Selatan.  pesisir  Kalimantan Tengah, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Maluku Utara.

     

  • Antisipasi Bencana, Modifikasi Cuaca di Jakarta dan Sekitarnya Diperpanjang Hingga 20 Maret

    Antisipasi Bencana, Modifikasi Cuaca di Jakarta dan Sekitarnya Diperpanjang Hingga 20 Maret

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 24 jam non-stop di Jakarta dan sekitarnya hingga 20 Maret 2025. Hal ini untuk menanggulangi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.

    Hasil analisis BMKG memprediksi curah hujan dasarian II dan III Maret 2025 berada pada kategori tinggi-sangat tinggi di wilayah Jabodetabek bagian Selatan hingga akhir Maret 2025. Kondisi ini dapat memicu bencana hidrometeorologi.

    Plt. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan OMC ini berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Khusus Jakarta, TNI AU dan berpusat di Posko Lanud Halim Perdana Kusuma.

    Baca: BMKG kembali lakukan modifikasi cuaca di Jabodetabek

    “OMC ini merupakan langkah BMKG dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Seluruh proses OMC dilakukan berdasarkan analisis data dan pemodelan atmosfer yang tepat agar berjalan dengan efektif,” jelas Dwikorita.

    Sebelumnya, pada 4-8 Maret, BMKG juga telah melaksanakan OMC di Jabodetabek dalam upaya mengurangi curah hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.

    Hasilnya, OMC selama 24 jam non-stop berhasil mengurangi curah hujan 30-40% di wilayah operasi. Hasil ini sangat baik dan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek.

    Hingga saat ini telah dilaksanakan total 26 sorti penerbangan yang berlangsung selama 50 jam 17 menit. Dalam operasi in total bahan semai yang digunakan mencapai 22.000 kg Natrium Klorida (NaCl) serta 4.000 kg Kalsium Oksida (CaO).

    Baca: Modifikasi cuaca sukses kurangi bencana

    Sementara itu, Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto menjelaskan kegiatan OMC difokuskan pada pengamanan wilayah Jabodetabek.

    Terutama di daerah yang terdampak banjir, dengan penyemaian awan yang dilakukan secara strategis di wilayah hulu guna mengendalikan curah hujan sebelum mencapai kawasan rawan banjir.

    Selain itu, penyemaian juga dilakukan di perairan selatan Banten hingga Jawa Barat untuk memutus pasokan uap air dari selatan yang berpotensi masuk ke wilayah Bogor.

    “Tak hanya itu, awan-awan yang terbentuk di Perairan Laut Utara Jawa dan berpotensi bergerak menuju Jabodetabek pun turut disasar, guna memutus pasokan uap air dari utara. Langkah ini diambil untuk meminimalisasi risiko curah hujan tinggi di wilayah Jabodetabek dan mendukung upaya mitigasi banjir,” jelas Seto.

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Bakal Melanda Banyak Kota, Termasuk Bandung dan Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Bakal Melanda Banyak Kota, Termasuk Bandung dan Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir melanda banyak kota pada Sabtu (15/03/2025), termasuk Kota Bandung dan Jakarta.

    Hujan disertai petir juga berpotensi melanda Kota Padang, Yogyakarta, Surabaya, Bengkulu, Palembang, Pontianak, Samarinda dan Palangkaraya, Mamuju, Manado, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Tanjung Pinang, Semarang dan Makassar.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Banjarmasin, Palu, Gorontalo, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayapura.  

    Sementara untuk wilayah Jakarta hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu pada pagi hari. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Siang hingga sore hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sedangkan wilayah lainnya dipetkirakan berawan tebal.

    Kemudian malam hari hujan disertai petir berpotensi melanda Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Hujan dengan intensitas sedanhg berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Timur. Wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Kalimantan Timur, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Maluku Utara.

  • Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Jakarta dan Bandung

    Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir di Jakarta dan Bandung

    7cloud.asia – Kondisi hujan disertai petir berpotensi melanda sejumlah wilayah di Jakarta dan Bandung pada Minggu (16/03/2025).

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada pagi hingga sore hari.

    Sedangkan wilayah Jakarta Barat berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan pada pagi hingga sore hari. Wilayah lainnya diperkirakan berawan. Malamnya, seluruh wilayah diperkirakan berawan tebal.

    Selain wilayah Jakarta dan Bandung, hujan disertai petir juga berpotensi melanda Kota Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Denpasar, Kupang, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Mamuju, Kendari, Manado, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.

    Sementara hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Serang, Surabaya, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Makassar, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon dan Sorong.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Semarang dan Yogyakarta.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.