Tag: bmkg

  • BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah pada 9-11 Maret

    BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah di Jawa Tengah pada 9-11 Maret

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah selama periode 9 hingga 11 Maret 2024.

    Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo di Semarang Sabtu mengatakan, cuaca ekstrem di Jawa Tengah ini dipicu aktivitas angin muson yang bertiup dari Asia.

    Angin muson Asia berpengaruh terhadap massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator sehingga memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

    “Kondisi tersebut (potensi cuaca ekstrem, red) termasuk wilayah Jawa Tengah,” katanya.

    Baca: BMKG ingatkan potensi cuaca ekstrem saat pancaroba

    Selain itu, katanya, daerah konvergensi dan belokan angin juga terpantau di sekitar Jawa Tengah.

    Kondisi tersebut, menurut dia, meningkatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang.

    Sejumlah wilayah di Jawa Tengah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem antara lain Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo.

    Baca: 3 jenis cuaca ekstrem yang merusak 

     

    Potensi cuaca ekstrem juga bisa terjadi di Magelang, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, dan Demak.

    Cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Kabupaten Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Tegal, Pekalongan, Brebes, serta Kota Magelang, dan Salatiga.

     

    Yoga mengimbau masyarakat untuk waspada dan bersiap guna mengantisipasi kemungkinan bencana yang timbul akibat cuaca ekstrem.

    Baca: Perubahan iklim membuat bencana hidrometeorologi makin sering terjadi 

    “Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang diimbau lebih waspada,” katanya.

  • BMKG: Musim Kemarau 2024 Bakal Mundur

    BMKG: Musim Kemarau 2024 Bakal Mundur

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau pada tahun 2024 bakal mundur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Dalam konferensi persnya di Jakarta (15/3/2024), Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan musim kemarau 2024 akan mencapai puncaknya pada bulan Juli dan Agustus 2024.

    “Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologinya (periode 1991-2020), maka awal musim Kemarau 2024 di Indonesia diprediksi mundur pada 282 ZOM (40%), sama pada 175 ZOM (25%), dan maju pada 105 ZOM (15%),” ungkap Dwikorita.

    Dia memaparkan sejumlah wilayah yang awal kemaraunya diprediksikan mundur adalah sebagian wilayah Sumatra Utara, sebagian wilayah Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur.

    Baca: El nino berlanjut hingga Mei 2024

    Selain itu, sebagian besar Kalimantan, sebagian Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Tengah, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah dan sebagian Maluku.

    Selanjutnya, perempuan yang akrab disapa Rita ini menjelaskan jika dibandingkan terhadap rata-rata klimatologinya (periode 1991-2020), maka secara umum musim kemarau 2024 diprediksi bersifat normal dan atas normal.

    Yaitu masing-masing sebanyak 359 ZOM (51,36%) dan 279 ZOM (39,91%). Namun, terdapat 61 ZOM (8,73%) yang diprediksikan akan bersifat bawah normal.

    Adapun wilayah yang diprediksi mengalami sifat musim kemarau di bawah normal yaitu di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Kepulauan Bangka belitung.

    Baca: Suhu bumi cetak rekor pada November 2023

    Sebagian Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian NTT juga diprediksi dibawah normal.

    Selain itu musim kemarau dibawah normal diperkirakan terjadi di wilayah Maluku Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.

    Sedangkan, wilayah yang diprediksi mengalami sifat musim kemarau di atas normal yaitu sebagian kecil pesisir selatan Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung.

    Sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara juga diperkirakan diatas normal.

    Baca: Emisi karbon global cetak rekor pada 2023

    Demikian juga bagian selatan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, bagian utara dari Gorontalo dan Sulawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian besar Papua Selatan.

    “Sebagian besar wilayah Indonesia sebanyak 317 ZOM (45,61%) akan mengalami puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2024 yaitu meliputi sebagian Sumatra Selatan, Jawa Timur, sebagian besar Pulau Kalimantan, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Pulau Sulawesi, Maluku dan sebagian besar Pulau Papua,” urainya.

    “Namun demikian, terdapat beberapa wilayah yang mengalami puncak musim kemarau pada bulan Juli 2024 sebanyak 217 ZOM (31,22%) dan September 2024 sebanyak 68 ZOM (9,78%),” sambungnya lagi.

    Pada kesempatan itu, Rita menjelaskan hingga awal Maret 2024, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudra Pasifik menunjukkan El Nino moderat masih berlangsung dengan nilai indeks 1,59.

    Baca: 5 kabar baik untuk lingkungan pada 2023

    Sedangkan di Samudra Hindia, pemantauan suhu muka laut menunjukkan kondisi IOD Netral.

    Fenomena El Nino tersebut, lanjutnya diprediksi akan segera menuju netral pada periode Mei-Juni-Juli 2024 dan setelah triwulan ketiga (Juli-Agustus-September) 2024 berpotensi beralih menjadi La Nina-Lemah.

    Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi akan tetap netral setidaknya hingga September 2024.

    Sedangkan kondisi suhu muka laut di Indonesia, diprediksikan berada dalam kondisi yang lebih hangat, dengan kisaran +0.5 – +2.0 derajat celcius lebih hangat dari kondisi normalnya.

    Karena itu BMKG menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah dan masyarakat untuk menghadapi musim kemarau 2024.

    Baca: Disayangkan, COP 28 berakhir tanpa mandat pengurangan energi fosil

    BMKG mengimbau Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, institusi terkait, dan seluruh masyarakat agar mewaspadai dan antisipasi terhadap dampak musim kemarau.

    Terutama di wilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal (lebih kering dibanding biasanya).

    Menurutnya wilayah tersebut diprediksi dapat mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan kekurangan sumber air.

    Salah satu cara mengantisipasinya dengan melakukan penyimpanan air pada akhir musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.

    Untuk wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau atas normal (lebih basah dari biasanya) warga dapat mengantisipasi dengan menanam atau hortikultura yang sensitif terhadap curah hujan tinggi.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

    BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia masih bisa terjadi hingga Senin (18/3/2024).

    BMKG menyebut cuaca ekstrem ini  berdampak pada peningkatan curah hujan signifikan, sehingga warga diminta waspada. 

    Kanal informasi BMKG yang dikutip di Jakarta, menyebutkan potensicuaca ekstrem ini merupakan hasil analisa cuaca mengidentifikasi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang aktif sebagai pemicu peningkatan curah hujan.

    “Serta, adanya tiga bibit Siklon Tropis diprakirakan menimbulkan potensi hujan berintensitas sedang, lebat, disertai kilat atau angin kencang di sebagian wilayah Indonesia hingga 18 Maret 2024,” demikian petikan peringatan dini BMKG.

    Baca: Potensi cuaca ekstrem sepekan ini

    Sejumlah daerah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem adalah Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur.

    Cuaca ekstremjuga berpeluang terjadi di Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada Jumat (15/3/2024) mengatakan tiga bibit siklon tropis yakni 91S, 94S, dan 93P termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia.

    Tiga bibit sikon ini menunjukkan pengaruh terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia bagian selatan.

    Baca: Cuaca ekstrem makin sering terjadi

    Berdasarkan analisa meteorologi diketahui bahwa bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56–65 km/jam).

    Sedangkan tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi siklon tropis pada kategori sedang-tinggi.

    Selanjutnya, bibit Siklon Tropis 94S memiliki kecepatan angin maksimum 15-20 knots (28-37 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 999,9 hPa, pergerakan ke arah timur-tenggara.

    Bibit siklon ini berpeluang untuk menjadi siklon tropis pada kategori rendah.

    Baca: Tiga jenis cuaca ekstrem yang merusak

    Begitu pula, bibit Siklon Tropis 93P memiliki kecepatan angin maksimum 20-25 knots (37-46 km/jam),

    Sedangkan tekanan udara di pusat sistem sebesar 1003 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi siklon tropis pada kategori rendah.

    Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik terkait dengan informasi bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P, namun tetap waspada terhadap kemungkinan potensi cuaca ekstrem.

    Sumber: Antaranew.com

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Bakal Cerah Berawan Sedangkan 18 Daerah Lainnya Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Bakal Cerah Berawan Sedangkan 18 Daerah Lainnya Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di DKI Jakarta pada Selasa (19/3/2024) umumnya akan cerah berawan.

    Dilansir di laman resminya, BMKG menyebut hanya di sebagian kecil wilayah saja yang akan mengalami kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan.

    Dalam prakiraan cuaca nya BMKG juga mencatat, pada hari ini suhu di DKI Jakarta sekitar 26-30 derajat celsius dengan kelembapan 56%-90%.

    Seluruh wilayah di DKI Jakarta pada pagi hari diprediksi cerah berawan. Kondisi ini akan berlanjut hingga siang hari.

    Namun, sejumlah titik di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Baca: Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah 

    Pada malam hari, kondisi cuaca kembali cerah berawan di seluruh wilayah di DKI Jakarta.

    Sementara itu di kawasan Depok dan Tangerang, cuacanya cerah hingga cerah berawan. Di Bogor, sebagian wilayah akan turun hujan ringan.

    Sedangkan di Bekasi, setelah cerah berawan pada pagi hari, siang harinya akan turun hujan dengan intensitas ringan.

    BMKG juga menyebut, sebanyak 18 wilayah di Indonesia berpotensi dilanda hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

    Dikutip dari laman resmi BMKG, bibit Siklon Tropis 91S terpantau di Samudra Hindia barat Australia, dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara 996 hPa serta bergerak ke arah selatan-barat daya.

    Baca: BMKG ingatkan potensi cuaca ekstrem

    Potensi sistem untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah.

    Sistem ini menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) di Samudra Hindia selatan Jawa-NTB, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di sekitar Bibit siklon tropis tersebut.

    Tropical Storm MEGAN terpantau di Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 75 knot dan tekanan udara 970 hPa serta bergerak ke arah selatan-barat daya.

    Potensi sistem cenderung melemah dalam 24 jam ke depan. Sistem ini menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) di Laut Banda, Maluku, Laut Arafuru, Papua dan Teluk Carpentaria.

    Hal ini diprediksi mampu meningkatkan tinggi gelombang di sekitar Bibit siklon tropis tersebut.

    Sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Sumatera Utara yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Sumatera utara dan Semenanjung Malaysia.

    Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Sumatera Barat hingga Lampung, di Kalimantan Utara, di pesisir selatan Jawa, di Sulawesi bag tengah, di Maluku, Papua barat dan Papua.

     

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Dua Wilayah Ini

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Dua Wilayah Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Kedua wilayah ini diperkirakan hujan disertai petir pada Kamis (21/03/2024) siang hingga malam.

    Sementara pada pagi hari seluruh wilayah Jakarta berawan. Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi pada siang hari di wilayah Jakarta Barat.

    Pada malam hari, wilayah Jakarta Barat, Pusat dan Utara berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat celsius, dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 90 persen.

    Sedangkan untuk cuaca di wilayah lain di Indonesia, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas lebat diatas 50 mm/hari masih berpeluang terjadi.

    Wilayah Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat berpotensi hujan lebat.  

    Kondisi cuaca yang sama juga berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai melanda wilayah Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Selain itu, wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan juga berotensi terjadi hujan badai.

    Potensi angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam berpeluang terjadi di wilayah Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara dan Maluku.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Denpasar.

    Reporter: Nurakhmayani

  • BMKG: Titik Panas di Riau Meningkat Jadi 124 Titik

    BMKG: Titik Panas di Riau Meningkat Jadi 124 Titik

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan jumlah titik panas di Provinsi Riau menjadi 124 titik.

    Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi lokasi terbanyak yakni 58 titik panas dari data yang diperbarui, Minggu (24/03/2024) sore.

    Prakirawan BMKG Pekanbaru, Sanya G, menyampaikan, selain Kepulauan Meranti jumlah titik panas yang banyak lainnya juga terdapat di Kota Dumai sebanyak 36 titik.

    Kemudian Kabupaten Bengkalis 13 titik, Pelalawan (8), Inderagiri Hilir (4), Siak (3), dan masing-masing satu di Rokan Hilir dan Kuantan Singingi.

    Baca: Riau tetapkan status darurat kebakaran hutan

    “Ada sebanyak 99 titik panas dengan 14 tingkat kepercayaan rendah, 101 sedang dan sembilan yang tinggi. Tersebar di delapan kabupaten/kota di Riau,” katanya.

    Jumlah titik panas tersebut meningkat dari Minggu pagi yang berjumlah 79 titik. Ketika itu jumlah titik panas terbanyak juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai.

    Saat ini di Kota Dumai kabut asap yang pekat terlihat menyelimuti daerah tersebut akibat kebakaran lahan di sana.

    Berdasarkan laporan harian kebencanaan, kebakaran hutan dan lahan terjadi di sejumlah lokasi ada seluas 37 hektare.

    Baca: Sejumlah wilayah berpotensi kebakaran hutan

    Sementara di Kepulauan Meranti juga terjadi karhutla yang luasnya mencapai 40 ha lebih. Itu terjadi di Pulau Rangsang pada lima titik yakni di Desa Telesung, Penyagun, Sungai Gayung Kiri, Renak Dungun dan perbatasan di Mantiasa.

    Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhlisin, belum bisa memastikan berapa luas kebakaran secara keseluruhan.

    Namun untuk dua titik yaitu di Desa Telesung dan Penyagun saja diperkirakan sudah mencapai 40 hektar.

    Baca: Menteri LHK bantah ada asap yang melintas ke Malaysia

    Sementara itu secara keseluruhan di Pulau Sumatera terdapat 199 titik panas. Selain Provinsi Riau yang menjadi lokasi terbanyak, titik panas dalam jumlah mencolok lainnya terdapat di Bangka Belitung dengan 43 titik.

    Selanjutnya ada 7 titik panas di Sumatera Selatan, masing-masing 5 di Kepulauan Riau dan Jambi.

    Lalu masing-masing dua di Nangroe Aceh Darussalam dan Lampung serta masing-masing 1 di Sumatera Barat dan Sumatera Utara

    Sumber: Antaranews

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk seluruh wilayah DKI Jakarta. Pada Rabu (27/03/2024) malam, hujan ringan hingga disertai petir berpotensi terjadi.  

    Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada malam hari. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

    Sedangkan pada siang hari Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu berpeluang hujan dengan intensitas ringan.Pada pagi hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi berawan.

    Suhu berkisar antara 24 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 80 hingga 100 persen.

    Sementara wilayah lainnya di Indonesia sebagian besar hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat 50 mm/hari akan mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Selain itu, wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, juga berpotensi hujan lebat.

    Kondisi cuaca yang sama juga berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    Hujan disertai petir atau hujan badai berpotensi melanda wilayah : Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali.

    Wilayah Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat juga berpotensi hujan badai.  

    BMKG memperkirakan sejumlah wilayah berpeluang dilanda angin kencang dengan kecepatan 45 km/jam.

    Wilayah tersebut adalah Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tenggara.

    Potensi hujan lebat tak Cuma terjadi didaratan, tetapi juga diperairan. Seperti perairan barat Sumatera, Laut Jawa, Selat Makassar, Teluk Bone, Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Seram, Teluk Cenderawasih, Perairan utara Papua, dan Laut Arafura berpotensi hujan lebat.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Long Weekend, Waspada Cuaca Buruk di Wilayah Ini

    Long Weekend, Waspada Cuaca Buruk di Wilayah Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca buruk akan melandan sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat (29/03/2024).

    Hujan lebat diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur.

    Selain itu hujan lebat juga akan mengguyur wilayah Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara.

    Wilayah Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua juga berpeluang hujan lebat.

    BMKG memprediksi hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang terjadi di wilayah Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi melanda wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.

    Selain hujan, BMKG dalam laman resminya menyebut angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam melanda wilayah Lampung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tenggara.

    Dengan cuaca seperti ini BMKG mengimbau agar masyarakat waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan lain-lain.

    Terutama wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta pagi dan malam hari cuaca diperkirakan cerah dan berawan.

    Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakata Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar pada 65 hingga 100 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sementara Hujan Badai Berpotensi Terjadi di 27 Provinsi Ini

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sementara Hujan Badai Berpotensi Terjadi di 27 Provinsi Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta bakal diguyur hujan ringan pada Kamis (18/4/2024) siang dan malam.

    BMKG melalui laman resminya https://bmkg.go.id/ merinci sebagian wilayah DKI Jakarta pada pagi hari seperti Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diperkirakan bakal berawan,

    Sedangkan kondisi cuaca di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan.

    Memasuki siang hari, seluruh wilayah DKI Jakarta seperti Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan.

    Kemudian malam hari, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara diperkirakan tetap hujan ringan, sedangkan Jakarta Pusat dan Jakarta Timur berawan tebal, lalu Kepulauan Seribu berawan.

    Suhu udara pada hari ini di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 24 derajat hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara berada pada kisaran 75-100 persen.

    Suhu udara berkisar 24 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembaban 75 sampai 100 persen terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Sedangkan suhu di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara hari ini berkisar antara 25 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 80 sampai 95 persen.

    Lalu Kepulauan Seribu suhu berkisar antara 27 hingga 28 derajat celcius dengan kelembapan udara 85 sampai 90 persen.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hujan badai atau hujan yang dapat disertai petir atau kilat di sejumlah titik di 27 provinsi di Indonesia pada Kamis.

    Berdasarkan peringatan dini cuaca yang dimuat dalam situs BMKG, hujan badai itu diprakirakan turun di sejumlah titik di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

    Kemudian, Provinsi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

    Ada pula Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Barat.

    Selain hujan badai, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai terjadinya angin kencang di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

    BMKG juga memasukkan sejumlah wilayah dalam kategori waspada dampak hujan lebat, seperti banjir. Wilayah itu meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Berikutnya adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua.

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah DKI Jakarta, diguyur hujan dengan intensitas ringan dan sedang pada Jumat (19/4/2024) siang.

    BMKG melalui laman resmi https://www.bmkg.go.id yang dipantau di Jakarta, Jumat, memprakirakan sejak pagi hari cuaca di wilayah Jakarta cerah berawan, hanya Kepulauan Seribu yang diguyur hujan ringan.

    Namun, pada siang hari sebagian besar wilayah Jakarta diguyur hujan, yakni Jakarta Barat (hujan sedang) Jakarta Pusat (hujan sedang),

    Sedangkan kondisi cuaca hujan berpetir berpeluang terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dan Jakarta Utara (hujan ringan), sementara Kepulauan Seribu diperkirakan berawan.

    BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat terjadi di wilayah Jaksel pada siang hingga sore hari.

    Begitu pun pada malam Jumat malam, sebagian wilayah Jakarta juga diguyur hujan ringan, yakni Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Sedangkan, Kepulauan Seribu kembali berawan.

    Adapun suhu udara di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran 24 derajat hingga 31 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban udara diperkirakan berada pada kisaran 75-100 persen.

    Suhu yang paling tinggi berada di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan suhu berkisar 24-31 derajat Celcius dan kelembaban udara pada kisaran 75-100 persen.