Tag: cuaca ekstrem

  • Cuaca Ekstrem Picu Banjir di 26 Lokasi di Bantul

    Cuaca Ekstrem Picu Banjir di 26 Lokasi di Bantul

    7cloud.asia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyebut cuaca ekstrem mengakibatkan banjir di sejumlah lokasi di daerah itu.

    Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur daerah ini pada Jumat (28/3/2025) petang mengakibatkan banjir di 26 lokasi di Bantul.

    “Pada Jumat 28 Maret 2025 terjadi hujan lebat di Bantul yang mengakibatkan empat kejadian pohon tumbang dan 26 lokasi terdampak genangan air,” kata Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah saat dikonfirmasi di Bantul, Sabtu (29/3/2025)

    Selain genangan air atau banjir, kata dia, cuaca ekstrem di wilayah Bantul yang terjadi sejak sore hingga malam tersebut berakibat satu lokasi jembatan ambrol dan 23 kejadian gerakan tanah atau longsor.

    Baca: Banjir besar di Jabodetabek jadi bukti nyata perubahan iklim

    Menurut dia, dampak hujan dengan intensitas lebat tersebut tersebar di 24 kelurahan yang ada di 12 kecamatan, dengan dampak terbanyak di wilayah Imogiri sebanyak 22 titik tersebar di enam kelurahan, terbanyak di Wukirsari ada 14 titik.

    “Sedangkan objek yang terdampak cuaca ekstrem yaitu rumah enam titik, bangket satu titik, akses jalan lima titik, talud tiga titik, fasilitas pendidikan ada empat titik, jembatan ambrol satu titik, dan pemukiman 21 titik,” katanya.

    Menurut dia, tidak dilaporkan ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman dari rumah yang terkena genangan banjir saat itu.

    Lebih lanjut dia mengatakan dari kejadian tersebut BPBD Bantul bersama pemangku kepentingan terkait sudah melakukan berbagai upaya penanganan dan asesmen guna mendata kebutuhan yang perlu direalisasikan.

    Baca: Tren bencana banjir di Indonesia semakin mengkhawatirkan

    “Termasuk melakukan upaya evakuasi korban genangan air di wilayah Kecamatan Pleret dan Imogiri,” katanya.

    Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di wilayah DIY, termasuk Kabupaten Bantul, yang terjadi pada 29 Maret, berdasarkan prospek cuaca harian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

    “Waspada potensi hujan sedang lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa pohon tumbang, banjir dan tanah longsor,” katanya.

    Dalam prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, disebutkan bahwa hujan lebat berpotensi mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur hari ini

  • Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang di sejumlah daerah pada Minggu (30/3/2025).

    BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan antisipasi risiko akibat cuaca ekstrem yang terjadi sehari menjelang Idul Fitri.

    Cuaca ekstrem ini, menurut BMKG, dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan perjalanan dalam memasuki periode mudik lebaran ini.

    BMKG memprediksi sejumlah wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga hujan sangat lebat pada hari ini

    Baca: Kapan Indonesia memasuki musim kemarau

    Bagi masyarakat yang berada di daerah rawan bencana, BMKG mengimbau untuk tetap selalu waspada dampak cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor.

    Dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya, BMKG menyebut hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Papua

    Sedangkan sejumlah wilayah lainnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Minggu (30/3/2025), yaitu:

    – Pulau Sumatra: Bengkulu, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jambi

     

    Baca: Cuaca ekstrem makin sering terjadi akibat krisis iklim

    – Pulau Jawa: Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur

    – Pulau Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara

    – Pulau Sulawesi: Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara

    – Indonesia Timur: Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,
    Papua, dan Papua Barat

     

  • BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Yogyakarta Dalam Tiga Hari Ini

    BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Yogyakarta Dalam Tiga Hari Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ini.

    Cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang mulai 2 hingga 4 April 2025.

    “Masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada periode tiga hari ke depan,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Warjono dilansir Antaranews.com, Rabu (2/4/2025).

    Warjono menambahkan, cuaca ekstrem tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, maupun sambaran petir.

    Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, lanjut dia, terdapat sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

    Baca: Sebagian wilayah Indonesia memasuki musim kemarau

    Suhu muka laut di sekitar perairan Jawa, baik dalam skala harian maupun mingguan, menurut dia, terpantau relatif hangat berkisar antara 29-30 derajat Celsius.

    Warjono menyebutkan pola angin di wilayah Jawa, khususnya DIY, masih didominasi angin baratan (dari barat daya ke barat laut).

    Selain itu terdeteksi pula pola penumpukan massa udara (konvergensi) terpantau terjadi di wilayah Jawa, termasuk DIY.

    Kelembaban udara di wilayah DIY pada lapisan 850 – 500 mb berada pada kisaran 75 hingga 95 persen.

    Sementara itu labilitas atmosfer bervariasi pada kategori sedang hingga kuat yang mengindikasikan potensi pembentukan awan konvektif dalam skala lokal.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir di Bantul

    Karena itu BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul, dengan variasi wilayah terdampak yang berbeda pada masing-masing hari.

    Pada 2 April 2025, kata dia, hujan sedang-lebat berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian Utara dan Tengah, Bantul bagian Utara dan Tengah serta Gunungkidul bagian Utara dan Tengah.

    Berikutnya pada 3 April 2025 potensi serupa di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian Utara dan Tengah, Bantul bagian utara dan Tengah, serta Gunungkidul bagian Utara dan Tengah.

    Kemudian pada 4 April 2025 potensi hujan masih terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, Bantul bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara.

    BMKG meminta masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui media sosial resmi BMKG.

    “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi mereka yang berada di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” tutur dia.

    Baca: Banjir besar di Jabodetabek bukti nyata ancaman perubahan iklim

  • Cuaca Hari Ini: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Waspadai Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Badan Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia pada Kamis (3/4/2025).

    Sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Hindia Barat Daya Banten dan di Samudra Pasifik Utara dari Papua Barat Daya yang mampu membentuk daerah konfluensi atau pertemuan angin yang dapat memicu cuaca ekstrem.

    BMKG menyebut potensi cuaca ekstrem tersebut berupa awan tebal, hujan sedang, serta hujan disertai petir yang dapat terjadi di sejumah daerah.

    Daerah konfluensi itu berpotensi terjadi di Samudra Hindia Barat Daya Banten dan di perairan utara Papua Barat Daya.

    Baca: BMKG ingatkan potensi cuaca ekstrem di Yogyakarta

    Berikut prakiraan cuaca pada Kamis, (3/4/2025) selengkapnya:

    Pulau Sumatera
    Hujan ringan: Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, dan Palembang.
    Hujan sedang: Medan, Jambi, dan Bandar Lampung.
    Hujan petir: Pangkal Pinang

    Pulau Jawa
    Hujan ringan: Jakarta, Bandung, dan Serang
    Hujan Sedang: Surabaya, dan Semarang
    Hujan petir: Yogyakarta

    Bali dan Nusa Tenggara
    Berawan Tebal: Kupang
    Hujan Ringan: Denpasar, dan Mataram

    Baca: Sebagian wilayah Indonesia mulai masuki musim kemarau

    Pulau Kalimantan
    Hujan Ringan: Palangkaraya, Pontianak, dan Samarinda
    Hujan sedang: Tanjung Selor
    Hujan Petir: Banjarmasin

    Pulau Sulawesi
    Hujan ringan: Manado, Gorontalo, Palu, dan Makasar
    Hujan sedang: Mamuju, dan Kendari

    Indonesia Bagian Timur
    Hujan Ringan: Ternate, Ambon, Jayawijaya, dan Jayapura
    Hujan Sedang: Sorong, dan Nabire
    Hujan Petir: Manokwari, dan Merauke

     

  • BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah pada 11-13 April 2025

    BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah pada 11-13 April 2025

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada 11-13 April 2025.

    Berdasarkan informasi dinamika atmosfer yang dirilis BMKG Stamet (Stasiun Meteorologi) Ahmad Yani Semarang, ada tiga faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya cuaca ekstrem

    Menurut Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stamet Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Kamis (10/4/2025), ketiga faktor tersebut meliputi keberadaan bibit Siklon Tropis 96S di Laut Arafura bagian barat yang menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan di wilayah Jateng.

    Selain itu, kelembapan udara di berbagai ketinggian cenderung basah sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan yang menjulang hingga ke lapisan atas.

    Ia mengatakan potensi cuaca ekstrem tersebut turut dipicu oleh labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di Jateng.

    Baca: Hujan ekstrem masih mungkin terjadi hingga akhir April

    “Kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jateng pada tanggal 11-13 April 2025,” katanya.

    Lebih lanjut, dia mengatakan wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada Jumat (11/4/2025) meliputi:
    Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Kota Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri.

    Cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Karanganyar, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Temanggung, Batang, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal, Brebes, dan sekitarnya.

    Sementara pada Sabtu (12/4/2025), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Blora, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Kendal, Batang, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal, Brebes, dan sekitarnya.

    Baca: Indonesia mulai masuki musim kemarau

    Selanjutnya wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada Minggu (13/4/2025) meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Kota Surakarta, Sukoharjo.

    Juga KabupatenWonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Kudus, Jepara, Temanggung, Kabupaten/Kota Semarang, Kota Salatiga, Kendal, Batang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Pemalang, Kabupaten/Kota Tegal, Brebes, dan sekitarnya.

    Teguh mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada tanggal 11-13 April 2025 yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang dan sambaran petir.

    “Hal ini terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” kata Teguh.

    BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor.

  • Cuaca Hari Ini: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

    Cuaca Hari Ini: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat (11/04/2025). Masyarakat diimbau waspada.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun youtube resminya menyebut cuaca ekstrem berpeluang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian wilayah Jawa, Nusa Tenggara Timur.

    Cuaca ekstrem berpeluang juga melanda wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan sebagian besar wilayah Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, BMKG juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi hujan disertai petir yang melanda Kota Bengkulu, Bandar Lampung, Pangkal Pinang, Tanjung Selor, Banjarmasin, Manado,

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi menggguyur Kota Bandung, Semarang, Yogyakarta, Mamuju, Gorontalo, Merauke dan Nabire.  

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palu, Serang, Jakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda.

    Kota Makassar, Palu, Kendari, Jayapura, Jayawijaya, Manokwari, Ternate, Sorong dan Ambon juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Kota Masih Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Kota Masih Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi terjadi di sejumlah kota di Indonesia pada Rabu (16/04/2025).

    Dalam akun youtube resminya, BMKG menyebut hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Lampung, Bengkulu, Bandung.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Kota Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Makassar, Mamuju, Palu, Gorontalo, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari dan Jayapura.  

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang, Serang, Nabire, Jayawijaya dan Nabire. Sedangkan Kota Medan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai petir di Kota Jambi, Pangkal Pinang, Semarang, Kupang, Tanjung Selor, Banjarmasin, Manado dan Sorong.

    Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku dan Papua.

    Imbauan juga berlaku bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir karena adanya potensi banjir rob yang melanda seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Karimun, pesisir Bangka Belitung, pesisir Lampung.

    Banjir rob berpeluang pula melanda pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan pesisir Maluku.

  • Cuaca Hari Ini: Termasuk Bali, Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Wilayah Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Termasuk Bali, Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Cuaca ekstrem masih berpotensi melanda sebagian wilayah di Indonesia, termasuk Bali pada Kamis (17/04/2025). Masyarakat diimbau waspada.

    Melalui akun youtube resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut tak hanya wilayah Bali, cuaca ekstrem berpotensi pula melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian wilayah Jawa.

    Wilayah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagian besar wilayah Kalimantan, sebagian wilayah Sulawesi, Maluku Utara, Maluku dan sebagian wilayah Papua juga berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

    Selain cuaca ekstrem, sejumlah Kota di Indonesia masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya.

    Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kota Mataram,  Gorontalo, Palu, Kendari, Makassar, Ternate, Sorong, Jayawijaya dan Jayapura,

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bandar Lampung, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Nabire dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bengkulu, Pangkal Pinang, Kupang, Pontianak, Banjarmasin dan Mamuju,

    BMKG juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir karena adanya potensi banjir rob yang melanda seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Lampung.

    Banjir rob berpeluang pula melanda pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan pesisir Maluku.

  • Cuaca Hari Ini: Libur Panjang, Waspada Cuaca Ekstrem

    Cuaca Hari Ini: Libur Panjang, Waspada Cuaca Ekstrem

    7cloud.asia – Liburan panjang yang dimulai pada Jumat (18/04/2025) berpotensi terjadi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat waspada.

    Melalui akun youtube resminya, BMKG cuaca ekstrem berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian wilayah Jawa, sebagian wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Cuaca ekstrem berpeluang pula melanda sebagian wilayah Sulawesi, Maluku Utara, Maluku dan sebagian wilayah Papua.

    Sementara wilayah lainnya di Indonesia masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Serang, Jakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang.

    Selain itu, Kota Banjarmasin, Samarinda, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.  

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bandung, Yogyakarta dan Nabire.

    Sedangkan hujan disertai petir diperkirakan akan melanda Kota Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Pontianak, Tanjung Selor, Palangkaraya, Mamuju, Makassar, Kendari dan Jayawijaya.

    BMKG juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir karena adanya potensi banjir rob yang melanda seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Lampung.

    Banjir rob berpeluang pula melanda pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan pesisir Maluku.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir akan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada Selasa (22/04/2025).

    Melalui kanal youtube resminya, BMKG memprediksi hujan disertai petir tersebut akan melanda Kota  Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Manado, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.   

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang, Bandung, Kendari dan Jayapura.

    Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Makassar, Gorontalo, Ambon, Ternate, Sorong dan Manokwari.

    BMKG juga mengingatkan warga adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Selain itu, potensi banjir rob disejumlah pesisir juga masih terjadi seperti pesisir Dabo Singkep, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, perairan Kotabaru, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Kalimantan Barat.