Tag: kota

  • Peringatan Dini BMKG, Malam Tahun Baru Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    Peringatan Dini BMKG, Malam Tahun Baru Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    7cloud.asia – Masyarakat diimbau waspada dengan potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada sore hari di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memperkirakan kondisi cuaca serupa terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu pada malam hari.

    Demikian juga dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur sejumlah wilayah pada periode 31 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024.

    “Potensi curah hujan sedang sampai lebat yang bisa meningkat ekstrem pada wilayah tertentu pada periode 31 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024,” jelas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati pada konferensi pers di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).

    Menurutnya kondisi cuaca seperti ini akibat adanya dua fenomena, seperti adanya Monsun Asia atau angin yang bertiup dari Asia yang saat ini tengah musim dingin, yang diasosiasikan dengan angin baratan.

    Fenomena lainnya yang mempengaruhi kondisi cuaca seperti ini adalah adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO).

    MJO adalah fenomena kumpulan awan-awan hujan yang bergerak dari arah timur Afrika di sepanjang khatulistiwa melintasi Samudera Hindia.

    “Integrasi dari arah Asia dan arak-arakan awan hujan yang dapat memicu potensi peningkatan pertumbuhan awan hujan yang tentunya yang mengakibatkan hujan sedang hingga lebat,” papar perempuan yang akrab disapa Rita ini.

    Karena itu, sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi hujan pada periode 31 Desember-2 Januari 2024 yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bangka Belitung, Jambi.

    Wilayah lainnya yaitu Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua.

    Pada periode 3-6 Januari 2024 hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung.

    Pada periode ini wilayah Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta bagian selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur juga berpeluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Kondisi cuaca serupa diperkirakan terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

    Karena itu, Rita mengimbau masyarakat yang akan berlibur untuk waspada dan memperbaharui informasi cuaca.

    Dengan demikian masyarakat dapat memperhitungkan kondisi cuaca dengan perjalanannya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Berita Terpopuler Tahun Ini: Kota Impian di Masa Pensiun hingga Kritik terhadap Budiman Sudjatmiko

    Berita Terpopuler Tahun Ini: Kota Impian di Masa Pensiun hingga Kritik terhadap Budiman Sudjatmiko

    7cloud.asia – Kota pilihan untuk menghabiskan masa pensiun menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler di 7cloud.asia sepanjang tahun 2023.

    Selain kota pilihan untuk menghabiskan pensiun, informasi seputar kegiatan aktivis pro demokrasi juga menjadi berita terpopuler.

    Berikut lima berita terpopuler di ruangkota,com sepanjang tahun 2023:

    1. 8 Kota pilihan untuk mengisi masa pensiun

    Mereka yang usianya mendekati 55 tahun mungkin sudah saatnya mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun. Apakah tetap tinggal di kota lamanya atau mencari tempat baru yang lebih tenang. 

    Buat kamu yang kini sedang mencari kota untuk tinggal di masa pensiun atau usia lanjut, baik untuk diri sendiri maupun orang tua/mertua ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan kala mencari kota yang nyaman untuk tinggal di masa pensiun

    Baca berita selengkapnya di sini

    2. Mengenang Aktivis 98 Rahardja Waluya Jati

    Rahardja Waluya Jati, aktivis pro demokrasi yang pernah menjadi korban penculikan pada era Orde Baru meninggal pada Selasa (9/08/2023) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada pukul 05.05 WIB.

    Dia dan beberapa aktivis pro demokrasi diculik pada Maret tahun 1998. Setelah dibebaskan, Jati dan beberapa kawannya mendirikan organisasi Ikatan Orang Hilang Indonesia (IKOHI), selain itu Jati juga aktif di PDIP pimpinan Megawati Soekarno Putri.

    Tahun 2014, Jati bersama teman-temannya ikut serta mendirikan Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK). Awal tahun 2000an Jati juga pernah menjadi jurnalis di majalah Pantau dan ikut serta mendirikan Radio VHR (Voice of Human Right) media.

     

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Profesi pramusapa di TransJakarta

    Raka menyebutkan tugasnya sebagai pramusapa adalah memberikan informasi penumpang TransJakarta yang tidak tahu rute bus. 

    “Kami juga bertugas untuk membantu penumpang prioritas, seperti anak-anak, lansia, perempuan hamil ataupun penyandang disabilitas untuk memastikan kenyamanan mereka,” ujarnya.

    Novan mengatakan, ia telah bekerja sebagai pramusapa selama satu tahun terakhir.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Perjuangan tak kenal lelah Petrus Hariyanto

    Seperti tak ada kata lelah bagi Petrus Hariyanto untuk menyuarakan keadilan dalam segala keterbatasan fisik yang dialaminya.

    “Walau terbatas aktivitas politikku, tetap ingin konsisten dengan nilai-nilai perjuangan dulu,” kata pria yang akrab disapa Hari atau Peter ini kepada 7cloud.asia pada Minggu (17/12/2023).

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Kritik terhadap pilihan politik Budiman Sudjatmiko

    Petrus Hariyanto menyatakan Budiman Sudjatmiko adalah contoh utama aktivis yang rusak moralnya.

    “Budiman sekarang menjadi contoh utama aktivis yang rusak moralnya. Contoh aktivis yang melihat masa lalunya sebagai batu loncatan, untuk naik panggung politik, meraih kekuasaan. Contoh buruk bagi generasi muda,” jelas pria yang akrab disapa Hari kepada 7cloud.asia pada Kamis (14/12/2023).

    Selanjutnya Hari menjelaskan Budiman yang merupakan ketua umum PRD adalah ikon aktivis yang melawan rezim orde baru.

    Baca berita selengkapnya di sini

     

     

     

     

  • Cuaca Awal Tahun, Waspada Jakarta Banjir

    Cuaca Awal Tahun, Waspada Jakarta Banjir

    7cloud.asia – Musim hujan tengah melanda sebagian wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bencana hidrometeorologi di sejumlah tempat, diantaranya DKI Jakarta.

    BMKG memperkirakan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, longsor, pohon tumbang terjadi di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau.

    Wilayah lainnya adalah Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Bencana hidrometeorologi berpeluang melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua.

    Pada 1 Januari, BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50mm/hari mengguyur di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Selain itu, hujan lebat juga berpeluang mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi terjadi di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai melanda sebagian wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur berpeluang hujan badai.  

    Cuaca serupa juga berpotensi melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.

    Sementara itu, di perairan, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat terjadi di Selat Malaka, Perairan utara dan barat Aceh, Perairan barat Sumatera Utara hingga Sumatera Barat, Laut Natuna Utara.

    Hujan lebat juga berpeluang mengguyur Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Samudera Hindia barat Sumatera Barat hingga selatan Banten, Selat Makassar, Teluk Bone, dan Laut Seram.

    Tak cuma hujan, BMKG memprediksi angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam terjadi di Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat.

    Angin kencang juga berpeluang terjadi di DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan.

    Suhu berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Tahun Baru 2024 Tak Serempak, Ini Kota yang Paling Awal dan Paling Akhir Menyambut Tahun Baru

    Tahun Baru 2024 Tak Serempak, Ini Kota yang Paling Awal dan Paling Akhir Menyambut Tahun Baru

    7cloud.asia – Beberapa jam lagi, tahun 2023 akan berakhir. Tahun 2024 akan segera dimulai. Namun, tahun baru yang jatuh pada 1 Januari tidak pernah serempak. Selalu ada perbedaan satu, dua jam sampai satu hari.

    Berikut ini adalah negara yang akan sambut tahun baru 2024 paling awal:

    Kota Kiritimati di Kiribati akan menyambut pergantian tahun 2024 pertama.

    Melansir Antaranews, kota ini akan berganti tahun pada Minggu, 31 Desember 2023 pukul 17:00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

    15 menit kemudian atau pukul 17:15 WIB di hari yang sama, Kepulauan Chatham (di bawah naungan New Zealand) menjadi kawasan berikutnya yang akan menyambut pergantian tahun 2024.

    Baca: DLH DKI diimbau sigap

    Disusul New Zealand pada pukul 18:00 WIB dan Fiji pada pukul 19:00 WIB.

    Pada pukul 20:00, sebagian besar kawasan di Benua Australia juga akan menyambut tahun 2024 paling pertama dibandingkan negara lainnya.

    Sementara Indonesia, terutama kawasan Jakarta dan sekitarnya akan menyambut tahun baru 2024 pada Senin, 1 Januari 2024 pukul 00:00 WIB.

    Tahun baru di Indonesia ini satu jam setelah China dan Hong Kong yang merayakannya pada Minggu, 31 Desember 2023 pukul 23:00 WIB.
    Baca: Peringatan dini BMKG untu Jakarta di malam tahun baru

    Negara yang paling akhir menyambut tahun baru 2024 adalah:

    Sejumlah negara di dunia, akan menyambut tahun baru 2024 pada Senin, 1 Januari 2024 sore bahkan Senin malam.

    Negara paling terakhir yang akan merayakan tahun baru 2024 adalah Pulau Baker di Samudra Pasifik Tengah (pulau yang masuk ke dalam teritori Amerika Serikat) pada Senin, 1 Januari 2024 pukul 19:00 WIB.

    Selain Pulau Baker, ada Kota Alofi dan Midway di Amerika Samoa yang akan menyambut tahun baru 2024 di hari yang sama pukul 18:00 WIB.

    Baca: Kemenkes siapkan 2 Ribu lebih pos kesehatan

    Kota Honolulu dan Raratonga di Hawaii tahun baru 2024 jatuh pada pukul 17:00 WIB, Taiohae di Polinesia pada pukul 16:30 WIB.

    Selain itu, Kota Anchorage serta Fairbanks di Polinesia pada pukul 16:00 WIB yang semuanya jatuh di hari Senin, 1 Januari 2024. 

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    7cloud.asia – Hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat pada Selasa (02/01/2024) sore, malam hingga dinihari.

    Suhu udara berkisar antara 26 hingga 31 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara antara 75 hingga 100 persen.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar cuaca di Indonesia diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan sepanjang tahun 2024, gangguan iklim dari Samudra Pasifik yaitu ENSO diprakirakan akan berada pada fase El Nino Lemah – Moderat di awal tahun 2024.

    “Kemudian selanjutnya hingga akhir tahun 2024 diprediksikan berada pada fase netral,” kata Dwikorita.

    Tahun 2024 menurutnya terdapat peluang namun kecil untuk berkembang menjadi fenomena La Nina yang merupakan pemicu anomali iklim basah.

    Demikian juga dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang merupakan penyebab gangguan iklim dari Samudra Hindia, diprediksikan akan berada pada fase netral dari awal hingga akhir tahun 2024.

    Berdasarkan dinamika atmosfer tersebut lanjut Dwikorita, maka jumlah curah hujan tahunan pada 2024 diprediksikan umumnya berkisar pada kondisi normal.

    Namun, terdapat beberapa wilayah yang diprediksikan dapat mengalami hujan tahunan di atas normal yaitu meliputi sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat bagian selatan, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Gorontalo.

    Hujan tahunan diatas normal juga diperkirakan terjadi di sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Papua Barat dan Papua bagian utara.

    Selain itu, tambah Dwikorita, terdapat juga daerah yang diprediksikan akan mengalami hujan tahunan di bawah normal yaitu meliputi sebagian Banten, sebagian kecil Jawa Barat.

    Kemudian sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Nusa Tenggara Timur, dan Papua bagian selatan juga diperkirakan mengalami hujan tahunan di bawah normal.

    “Meskipun kemarau 2024 diprediksi berlangsung dengan normal, namun terdapat wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan karena secara iklim memang memiliki curah hujan yang rendah, yaitu meliputi sebagian Lampung, sebagian Jawa, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur dan Papua bagian selatan,” paparnya.

    Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan masyarakat dan pihak terkait harus melakukan langkah antisipatif terhadap potensi jumlah curah hujan tahunan 2024.

    Sebab, curah hujan yang terjadi dapat melebihi rata-ratanya atau melebihi batas normalnya.

    Hal ini dapat memicu bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

    Sedangkan potensi curah hujan di bawah normal yang dapat memicu kekeringan dan dampak lanjutannya berupa kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau 2024.

    Selanjutnya, lanjut Ardhasena, meningkatkan optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air pada wilayah urban atau yang rentan terhadap banjir.

    Misalnya dengan melakukan penyiapan kapasitas pada sistem drainase, sistem peresapan dan tampungan air, agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir.

    Selain itu juga perlu dipastikan kesiapan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya untuk pengelolaan curah hujan tinggi saat musim hujan dan penggunaannya di saat musim kemarau.

    “Terkait penanganan musim kemarau, meskipun kemarau 2024 diprediksi tidak sekering kemarau 2023, maka tetap perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di tahun 2024 khususnya pada periode kemarau pertama di bulan Februari 2024 untuk wilayah pesisir Sumatera bagian Timur, maupun periode kemarau periode kedua mulai Mei 2024 untuk wilayah lainnya yang rawan Karhutla,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Rabu Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Hujan

    Rabu Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu (03/01/2024) pagi.

    Kemudian pada sore hari hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Berdasarkan laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berlanjut hingga malam hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Namun intensitas hujan ringan di kedua wilayah ini.

    Suhu berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius. Tingkat kelembaban 75 hingga 100 persen.

    Sementara sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat diatas 50 mm/hari, yaitu di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, juga berpeluang terjadi hujan lebat.

    Hujan lebat berpeluang mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan badai melanda sejumlah wilayah di Indonesia, yaitu wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Wilayah  Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur juga diperdiksi terjadi hujan badai.

    Kondisi cuaca serupa juga diprekirakan melanda wilayah Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua Barat.

    Sementara angin kencang diatas 45 kilometer/jam berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Utara.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG memperkirakan dampak cuaca berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara.

    Selain itu, wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur juga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.

    Bencana serupa berpeluang pula terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Papua.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Suhu Panas Hingga 35 Derajat Celsius di Kota Ini Meski Cuaca Hujan

    Suhu Panas Hingga 35 Derajat Celsius di Kota Ini Meski Cuaca Hujan

    7cloud.asia – Meski hujan, tetapi suhu udara di Kota Surabaya masih panas hingga mencapai 35 derajat celsius pada Kamis (04/01/2024).

    Pada pagi hari cuaca di Kota Pahlawan itu berawan, kemudian pada siang hari cuaca cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada malam hari.

    Kondisi udara panas namun hujan juga diperkirakan terjadi di Kota Denpasar dan Mataram. Suhu udara dikedua kota ini mencapai 34 derajat celsius.

    Padahal berdasarkan prediksi badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di kedua kota tersebut pada siang hari.

    Sementara untuk wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada siang hari. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berawan pada siang hari.

    Pada pagi hari hanya wilayah Jakarta Utara yang turun hujan dengan intensitas ringan. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan. Pada malam hari seluruh wilayah DKI Jakarta berawan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara berkisar 85 hingga 95 persen.

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Selain itu hujan lebat berpeluang mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat.

    Wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, juga berpeluang hujan lebat.

    Hujan lebat diprediksi mengguyur wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memprediksi sejumlah wilayah dilanda hujan badai, yaitu di sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah.

    Sebagian wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur berpeluang hujan badai.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua Barat.

    BMKG mengimbau masyarakat waspada angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam yang berpeluang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Selain itu, wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan berpeluang dilanda angin kencang.

    Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana yang akan terjadi seperti pohon tumbang, banjir, banjir bandang, tanah longsor dan lain-lain.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini, Dua Wilayah di Jakarta Hujan Pada Siang dan Malam

    Cuaca Hari Ini, Dua Wilayah di Jakarta Hujan Pada Siang dan Malam

    7cloud.asia – Wilayah Jakarta Selatan pada Jumat (05/01/2024) siang dan malam berpotensi hujan dengan intensitas  ringan. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius.

    Selain wilayah Jakarta Selatan, pada malam hari wilayah Jakarta Timur berpeluang hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara pada pagi hari wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Wilayah lainnya diperkirakan berawan.

    Demikian juga pada siang hari. Selain wilayah Jakarta Selatan, wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Dilihat dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar kota-kota di Indonesia diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Kota Serang, Tarakan, Tanjung Pinang, Makassar, Manado diperkirakan hujan dengan intensitas ringan pada Jumat pagi.

    Siang hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Denpasar, Jambi, Semarang, Palangkaraya, Tarakan, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, Kendari, Padang, Palembang dan Medan.

    Kemudian pada malam hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Yogyakarta, Jambi, Bandung, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Ambon, Ternate, Manokwari, Padang dan Medan.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Yogyakarta, Bandung dan Mataram pada siang hari.

    Kota Bengkulu, Semarang dan Pekanbaru berpeluang diguyur hujan pada malam hari.

    BMKG memperkirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi pada siang hari di Kota Surabaya, Banjarmasin dan Manado.

    Pada malam hari,kondisi cuaca seperti ini berpotensi terjadi di Pangkal Pinang dan Bandar Lampung.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan tertinggi terjadi di Kota Surabaya.

    Di wilayah perairan hujan dengan intensitas lebat berpeluang terjadi di Selat Malaka, Selat Karimata, Perairan barat Sumatera, Selat Sunda, Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, Laut Natuna, Laut Jawa.

    Selain itu, hujan lebat berpotensi terjadi di Perairan Utara Kalimantan Barat, Laut Sulawesi, Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Halmahera, Laut Banda, Teluk Cendrawasih, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Papua.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Ahli Perkirakan Musim Hujan Akan Segera Berakhir

    Ahli Perkirakan Musim Hujan Akan Segera Berakhir

    7cloud.asia – Meski belum merata, sebagian besar wilayah di Indonesia kini memasuki musim hujan. Namun, musim hujan kali ini diperkirakan lebih cepat berakhir.

    Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Eddy Hermawan menjelaskan musim hujan kemungkinan hanya sampai akhir Januari.

    Hal ini akibat direndam fenomena El Nino moderat yang hingga kini masih ada. “Musim hujan mestinya Desember, Januari, dan Februari (DJF), sepertinya tidak sampai Februari hujannya sudah habis karena El Nino itu berawal bulan Mei 2023 dan akan berakhir pada Mei 2024,” jelas Eddy.

    Menurut Eddy, fenomena hujan yang sekarang turun di berbagai wilayah Indonesia dipengaruhi oleh Monsun Asia atau angin barat.

    Baca: Waspada, Jakarta Banjir

    Angin musim yang bersifat periodik itu membawa uap air dari Siberia, Jepang, Hongkong hingga Vietnam ke Indonesia dan menciptakan hujan.

    Monsun Asia lebih dominan daripada El Nino moderat yang sekarang tengah berlangsung.

    Kondisi ini yang membuat hujan masih bisa turun terutama di daerah selatan Indonesia, seperti Pulau Sumatra bagian timur dan Pulau Jawa.

    “Walaupun El Nino tidak kuat tetap ada efek mengurangi jumlah curah hujan yang akan masuk ke Indonesia,” ungkapnya.

    Dengan kondisi seperti ini, dia menyarankan para petani untuk mempercepat masa tanam selagi hujan masih turun agar tanaman yang membutuhkan banyak air bisa berkembang dengan baik.

    Selain itu, opsi lain adalah menanam tanaman tahan kering seperti palawija mengingat fenomena El Nino masih akan berlangsung sekitar empat sampai lima bulan ke depan.

    Baca: Fenomena El Nino belum berakhir

    “Meski ada irigasi, sumber air itu tetap berasal dari atas (hujan), kalau kering cepat-cepat menanam saja jangan sampai kehabisan air,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menjelaskan prakiraan cuaca pada tahun 2024.

    Menurutnya, sepanjang tahun 2024, gangguan iklim dari Samudra Pasifik yaitu ENSO diprakirakan akan berada pada fase El Nino Lemah – Moderat di awal tahun 2024.

    Selanjutnya hingga akhir tahun 2024 diprediksikan berada pada fase Netral.

    Terdapat peluang namun kecil untuk berkembang menjadi fenomena La Nina yang merupakan pemicu anomali iklim basah.

    Baca: Riau tetapkan status siaga bencana

    Demikian juga dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang merupakan penyebab gangguan iklim dari Samudra Hindia, diprediksikan akan berada pada fase Netral dari awal hingga akhir tahun 2024.

    Berdasarkan dinamika atmosfer tersebut lanjut Dwikorita, maka jumlah curah hujan tahunan pada 2024 diprediksi berkisar pada kondisi normal.

    Namun, terdapat beberapa wilayah yang diprediksikan dapat mengalami hujan tahunan di atas normal yaitu meliputi sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat bagian selatan, sebagian kecil Riau.

    Kondisi cuaca seperti ini juga terjadi di sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Papua Barat dan Papua bagian utara.

    Baca: Cuaca ekstrem di Jawa Tengah 4-10 Januari

    Selain itu ada pula daerah yang diprediksikan akan mengalami hujan tahunan di bawah normal yaitu meliputi sebagian Banten, sebagian kecil Jawa Barat.

    Hujan tahunan di bawah normal juga berpotensi terjadi di sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Nusa Tenggara Timur, dan Papua bagian selatan.

    “Meskipun kemarau 2024 diprediksi berlangsung dengan normal, namun terdapat wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan karena secara iklim memang memiliki curah hujan yang rendah, yaitu meliputi sebagian Lampung, sebagian Jawa, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur dan Papua bagian selatan,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Akhir Pekan Pertama di 2024, Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Ini Berpotensi Hujan Badai

    Akhir Pekan Pertama di 2024, Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Ini Berpotensi Hujan Badai

    7cloud.asia – Tiga wilayah di DKI Jakarta berpontensi hujan badai pada Sabtu (06/01/2023) sore dan malam hari. Ketiga wilayah tersebut adalah wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

    Dilihat dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada pagi hari seluruh wilayah di Jakarta berawan.

    Pada malam hari seluruh wilayah di Jakarta diguyur hujan dengan intesitas ringan hingga lebat.

    Suhu berkisar antara 34 hingga 32 derajat celsius. Tingkat kelembaban antara 70 hingga 100 persen.

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.

    Yaitu wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.

    Wilayah lainnya adalah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo.

    Wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua juga berpotensi diguyur hujan lebat.

    Selain hujan lebat, BMKG memperkirakan angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam melanda sejumlah wilayah di Indonesia, yaitu wilayah  Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Angin kencang juga berpeluang melanda wilayah Lampung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Suhu udara berkisar antara 18 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Denpasar.

    Reporter: Nurakhmayani