Tag: jakarta

  • Waspada! Cuaca di Jakarta Pada Siang dan Sore Berpotensi Hujan Badai

    Waspada! Cuaca di Jakarta Pada Siang dan Sore Berpotensi Hujan Badai

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir atau hujan badai akan melanda seluruh wilayah Jakarta kecuali Kepulauan Seribu pada Minggu (03/03/2024) siang dan sore.

    Bahkan seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan pada pagi hari. Baru pada malam harinya cuaca berawan hampir di seluruh wilayah Jakarta, kecuali wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang diperkirakan hujan ringan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat celcius dengan tingkat kelembaban antara 80 hingga 100 persen.

    Tak hanya wilayah Jakarta, hujan badai juga berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Seperti wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Selain itu, hujan badai juga berpeluang melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Barat juga berpotensi terjadi hujan badai.

    Wilayah lainnya di Indonesia sebagian besar wilayah masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dan angin kencang.

    Di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Ria, Bengkulu, Jambi,Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali berpotensi hujan lebat diatas 50 mm/hari.

    Hujan lebat juga berpotensi mengguyur wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.

    BMKG beberapa wilayah berpeluang dilanda angin kencang diatas 45 km/jam, yaitu wilayah Aceh, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini BMKG mengingatkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah yang mengalami hujan lebat, hujan badai dan angin kencang.

    Suhu udara berkisar antara 22 hingga 33 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung.

    Suhu tertinggi terjadi di Kota Banda Aceh, Denpasar, Jambi, Semarang, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Ambon, Kupang, Manokwari.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Dampak Polusi Udara Jakarta pada Kesehatan Fisik dan Mental

    Dampak Polusi Udara Jakarta pada Kesehatan Fisik dan Mental

    ruangkotacom – Polusi udara Jakarta masih mengkhawatirkan. Berdasarkan situs pemantau kualitas udara IQAir.com, konsentrasi partikel debu atau particulate matter 2,5 (PM2,5) per hari ini berada di angka 59 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

    Angka ini memang jauh menurun dibanding kondisisaat musim kemarau lalu, namun polusi udara di Jakarta tersebut melampaui dua kali lipat standar PM2,5 harian versi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 25 µg/m3.

    Akibatnya, bukan hal yang mengejutkan jika kondisi masyarakat di daerah berpolusi seperti Jakarta mengalami masalah pernapasan.

    Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, selama enam bulan terakhir kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Ibu Kota melebihi 100 ribu kasus per bulan.

    Di Jabodetabek, kasus ISPA per Agustus melampaui 200 ribu kasus per bulan, namun seiring turunnya hujan kasus ISPA menurun.

    Baca: Jakarta tambah stasiun pemantauan kualitas udara

    Dampak polusi udara terhadap kondisi fisik kita mulai tampak dan mudah untuk diamati. Namun, polusi tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik semata, melainkan juga terhadap kesehatan mental kita.

    Depresi dan Bunuh Diri
    Semakin banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa polusi juga berdampak mendalam terhadap kesehatan mental manusia. Sayangnya, publik masih jarang memperbincangkan hal ini.

    Ekonom kesehatan Universitas Yale, Xi Chen beserta rekannya, mempelajari dampak polusi terhadap kesehatan mental yang ada di Cina, negara yang kualitas udaranya sudah sangat buruk.

    Dalam penelitian yang terbit pada 2017 itu, Chen menemukan tingkat polusi yang tinggi mengurangi kebahagiaan dan meningkatkan gejala depresi.

    Bahkan, sekalipun dalam tingkat yang ringan, polusi udara dalam jangka panjang tetap berdampak buruk bagi kesehatan mental kita.

    Baca: Pembatasan kendaraan bermotor dinilai lebih efektif turunkan polusi udara

    Kita juga bisa melihat metaanalisis dari 39 penelitian terkait polusi udara dan depresi yang berjudul Air pollution exposure and depression: A comprehensive updated systematic review and meta-analysis, terbit pada 2022 di Jurnal Environmental Pollution.

    Hasil analisis tersebut memperlihatkan, peningkatan paparan PM2,5 baik dalam jangka panjang maupun pendek berhubungan dengan depresi.

    Artinya, paparan kita terhadap polusi pada akhirnya akan membuat kita mudah atau rentan dengan depresi.

    Selain depresi, polusi udara berkaitan dengan beberapa masalah mental seperti gangguan tidur, isolasi sosial, penurunan kognitif khususnya anak-anak dan lansia.

    Ada juga gangguan kesehatan lainnya seperti skizofrenia, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, gangguan pemusatan perhatian (Attention deficit hyperactivity disorder/ADHD), autisme, dan gangguan personalitas.

    Baca: Langkah pemerintah atasi polusi udara di Jakarta dinilai masih basa-basi

    Sejumlah riset pun menggali hubungan polusi udara dengan kenaikan kejadian bunuh diri.

    Contohnya analisis terbaru terhadap data di Amerika Serikat (AS), yang diterbitkan oleh Biro Riset Ekonomi Nasional di Cambridge, Massachusetts, menemukan bahwa setiap peningkatan partikel polusi per mikrogram/m3 di kota-kota AS, kejadian bunuh diri naik hingga 0,5%.

    Hubungan kedua hal ini mungkin sulit untuk dijelaskan. Namun, beberapa penelitian menjelaskan bahwa secara biologis, polusi dapat menyebabkan peradangan di otak, defisit serotonin, dan mengganggu jalur respons stres.

    Kondisi kesehatan akibat polusi udara tersebut membuat perilaku depresi dan impulsif lebih mungkin terjadi.

    Ada juga kemungkinan bahwa udara yang buruk dapat menyebabkan kabut otak atau brainfog. Otak yang berkabut memengaruhi cara berpikir seseorang sehingga ide bunuh diri bisa menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

    Baca: PLTU batubara dituding sebagai sumber utama polusi udara Jakarta

    Selain aspek biologis, beban psikologis pun dapat mencuat ketika udara sangat tercemar.

    Bayangkan jika kamu adalah seorang ibu tunggal dengan anak yang mengalami ISPA akibat udara kotor. Kamu harus menemani si buah hati berobat rutin ke dokter.

    Sementara, kamu harus bekerja, tidak memiliki asuransi kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari kian meningkat.

    Skenario ini berisiko membuat banyak warga tertekan sehingga mengalami situasi yang buruk akibat polusi udara.

    Artikel ini telah terbit di The Conversation, Penulis: , Peneliti di Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia, Universitas Indonesia

     

  • Awal Pekan, Waspada Cuaca Hujan Disertai Petir dan angin Kencang Berpotensi Terjadi di Dua Wilayah Jakarta Ini  

    Awal Pekan, Waspada Cuaca Hujan Disertai Petir dan angin Kencang Berpotensi Terjadi di Dua Wilayah Jakarta Ini  

     

    7cloud.asia – Memasuki pekan pertama di bulan Maret, dua wilayah Jakarta yaitu Jakarta Timur dan Jakarta Selatan berpotensi terjadi disertai petir dan angin kencang pada Senin (04/03/2024) siang hingga malam.

    Sementara pada pagi harinya seluruh wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan kecuali Kepulauan Seribu yang diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 95 persen.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur sebagian besar kota di Indonesia.

    Bahkan beberapa diantaranya hujan lebat disertai petir berpotensi  melanda sebagian kota di Indonesia. Seperti Kota Tarakan dan Jambi yang berpotensi hujan disertai petir pada pagi hari.

    Sedangkan Kota Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Mamuju dan Manado diprediksi terjadi hujan ringan pada pagi hari. wilayah lainnya diperkirakan cerah dan berawan.

    Pada siang hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Denpasar, Bengkulu, Gorontalo, Semarang, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Ambon, Mataram, Kota Jayapura, Manokwari, Mamuju dan Makassar.

    Hujan dengan intesitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Bandung, Tarakan, Kupang, Kendari, Palembang dan Medan.

    Di waktu yang sama, hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Banda Aceh, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Pangkal Pinang, Pekanbaru, Manado dan Padang.

    Kemudian pada malam hari hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di Kota Gorontalo, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, tanjung Pinang, Bandar Lampung dan Manokwari.

    Hujan dengan intensitas sedang diwaktu yang sama berpeluang mengguyur Kota Manado, Mamuju, Palembang dan Medan.

    Hujan disertai petir pada malam hari berpeluang terjadi di Kota Bengkulu dan Pekanbaru.  

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan tertinggi terjadi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Musim Hujan, Kasus DBD di Jakarta Selatan Meningkat Hingga 100 Persen Lebih

    Musim Hujan, Kasus DBD di Jakarta Selatan Meningkat Hingga 100 Persen Lebih

    7cloud.asia – Musim hujan telah tiba. Berbagai penyakit musiman pun tiba. Diantaranya Demam Berdarah dengue (DBD). Bahkan kasus DBD di wilayah Jakarta Selatan pada bulan Februari naik hingga 100 persen lebih.

    Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan (Sudinkes Jaksel), Yudi Dimyati kenaikan itu terjadi pada bulan Februari saat curah hujan di wilayah Jakarta Selatan tinggi.

    “Berdasarkan data ada 149 kasus DBD sepanjang Februari,” kata Yudi Dimyati seperti dikutip Antaranews.

    Menurut Yudi, jumlah ini melonjak jika dibandingkan pada Januari 2024. Kasus DBD di wilayah Jakarta Selatan saat itu mencapai 81 kasus.

    Baca: Musim hujan, orangtuaharus waspada penyakit

    Tetapi meski jumlah kasus DBD meningkat, tidak ada pasien yang sampai meninggal dunia. Semua pasien dapat ditangani dengan baik oleh rumah sakit.

    para pasien DBD umumnya mengalami gejala awal seperti demam tinggi. Karena itu sebelum dibawa ke rumah sakit atau layanan kesehatan lainnya, dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih.

    “Selain itu menurunkan panas dengan kompres dan obat penurun panas, makan makanan bergizi dalam jumlah lebih banyak,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan hingga 19 Februari 2024, tercatat ada 627 kasus dengan indeks rasio DKI Jakarta sebanyak 5,57 per 100.000 penduduk.

    Menurutnya, berdasarkan tren data kasus mingguan 2024, tercatat sudah terjadi peningkatan kasus jika dibandingkan pada pekan awal Januari.

    Baca: Stunting jadi sorotan di Pilpres 2024

    Ketika memasuki pekan ke-9, saat itu data kasus menunjukkan peningkatan yang tajam mulai pekan ke-5, yaitu di awal Februari.

    “Kami mengimbau warga waspada dan menerapkan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M plus yaitu menguras, menutup, mendaur ulang plus kegiatan lain yang mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk aedes aegypti,” jelasnya.

    Berdasarkan data dari dinas kesehatan DKI Jakarta, kasus DBD di wilayah Jakarta Pusat sebanyak 34 kasus, Jakarta Utara sebanyak 74 kasus, Jakarta Barat sebanyak 208 kasus.

    Kasus tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Timur yang mencapai 161 kasus dan Jakarta Selatan sebanyak 145 kasus. Kasus DBD terendah di wilayah Kepulauan Seribu sebanyak lima kasus.

    “Kami terus memantau perkembangan kasus DBD di setiap wilayah Jakarta. Sejauh ini, tidak tercatat kematian atas kasus tersebut,” ujarnya Ani.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • Siapkan Payung, Kondisi Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Bakal Hujan pada Siang dan Sore

    Siapkan Payung, Kondisi Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Bakal Hujan pada Siang dan Sore

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir pada Selasa (5/3/2024) siang hingga sore.

    Hujan ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

    Sedangkan wilayah Jakarta Barat berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang. Hujan disertai petir berpeluang terjadi di Jakarta Selatan dan Timur.

    Hujan akan terus berlangsung hingga malam hari di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Wilayah lainnya diperkirakan cerah berawan.

    Baca: BMKG ingatkan kondisi cuaca di Jakarta kurang ramah selama sepekan mendatang

    Sebelumnya, pada pagi hari BMKG memperkirakan seluruh wilayah Jakarta berawan.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 95 persen.

    Sementara wilayah lain di Indonesia sebagian besar juga terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir dan angin kencang.

    Hujan lebat diatas 50 mm/hari berpeluang mengguyur sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Baca: Warga diminta mewaspadai cuaca ekstrem saat pancaroba

    Selain itu wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara berpotensi hujan lebat.

    Hujan lebat juga berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang melanda wilayah Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Kondisi cuaca yang sama diperkirakan melanda wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Baca: Tiga jenis cuaca ekstrem yang merusak

    Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat berpotensi hujan disertai petir.

    BMKG memperkirakan angin kencang di atas 45 km/jam berpotensi terjadi di wilayah  Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini: Pagi dan Malam Jakarta Diperkirakan Berawan

    Cuaca Hari Ini: Pagi dan Malam Jakarta Diperkirakan Berawan

    7cloud.asia – Cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta diperkirakan berawan pada Rabu (06/03/2024) pagi dan malam hari. Peluang hujan hanya terjadi pada siang hari.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

    Sedangkan di wilayah Jakarta Selatan pada siang hari diprediksi hujan dengan intensitas lebat disertai kilat atau petir.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 80 hingga 100 persen.

    Untuk wilayah lain di Indonesia diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir/kilat atau hujan badai.

    Hujan lebat diatas 50 mm/hari diperkirakan terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua juga berpeluang hujan lebat.

    BMKG memprediksi hujan disertai kilat/petir atau hujan badai terjadi di wilayah Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta.

    Kondisi cuaca yang sama juga berpeluang mengguyur wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Hujan badai juga berpotensi melanda wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara dan Maluku.

    Sementara angin kencang diatas 45 km/jam masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah.

    Potensi angin kencang terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Reporter: Nurakhmayani  

  • Setelah Puluhan Tahun Terpisah, Kini Kampung-kampung di Jakarta Selatan Terhubung oleh Jembatan

    Setelah Puluhan Tahun Terpisah, Kini Kampung-kampung di Jakarta Selatan Terhubung oleh Jembatan

    7cloud.asia – Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menyelesaikan pembangunan tujuh jembatan yang menghubungkan antar kampung di wilayah tersebut.

    Pembangunan jembatan yang menghubungan kampung di Jakarta Selatan ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi daerah-daerah yang dihubungkan..

    Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jaksel Imam Bahri mengatakan jembatan yang menghubungkan kampung di Jakarta Selatan ini memang tidak besar, hanya untuk jalan orang dan sepeda.

    “Meski begitu manfaatnya besar, karena menghubungkan beberapa titik seperti pasar, rumah warga, dan titik evakuasi,” katanya di Jakarta, Rabu (6/3/2024) seperti dikutip Antaranews.com.

    Baca: UU Daerah Khusus Jakarta akan dikebut

    Menurut dia, jembatan penghubung antar kampung yang terakhir diselesaikan yaitu JAK yang berada di Kemang Utara VII/G, RT 12/RW 04, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan.

    Ia mengatakan pada anggaran tahun 2023 terdapat tujuh titik JAK yang dibangun untuk menghubungkan antar kampung.

    Pembangunan jembatan tersebut, kata Imam, menelan anggaran kurang lebih Rp1 miliar dengan konstruksi jembatan hanya bisa dilalui sepeda motor, pejalan kaki, dan juga gerobak.

    “Jembatan ini tidak besar, karena memang kewenangan kami hanya untuk jalan perkampungan, sedangkan untuk jembatan yang lebar ada di Bina Marga Jaksel,” tuturnya.

    Baca: RUU daerah Khusus Jakarta dinilai upaya Jokowi membangun dinasti dan kartel politik

    Ia menambahkan, ketujuh jembatan yang telah selesai dibangun yaitu Gang Teratai, Kelurahan Cipete Selatan, Gang Daok, Kelurahan dan Jalan Batu Inten Rawa Panjang, Kelurahan Menteng Atas.

    Selanjutnya kata Imam, JAK juga dibangun di Jalan Keselamatan, Kelurahan Manggarai Selatan RT 09 RW 02, Jalan Keselamatan 08, Kelurahan Manggarai Selatan RT 08 RW 02.

    Jembatan antar kampung juga akan dibangun di Jalan Patra Kuningan XI, Kelurahan Menteng Dalam RT 06 RW 03, dan yang terakhir di Jalan Kemang Utara VII/G, Kel. Bangka RT 12 RW 04.

    “Untuk tahun 2024 ini program pembangunan JAK belum selesai dibahas, karena sejumlah kelurahan dan kecamatan masih melangsungkan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang),” katanya.

    Sumber: Antaranewscom

  • Siap Payung, Jumat Malam Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Bakal Hujan

    Siap Payung, Jumat Malam Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Bakal Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Jumat (08/03/2024) malam.

    Sedangkan pada pagi hari, hampir seluruh wilayah Jakarta cerah berawan, kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

    Sebaliknya pada siang dan sore hari, hampir seluruh wilayah Jakarta hujan dengan intensitas ringan. Kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang diperkirakan berawan.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 29 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 80 hingga 95 persen.

    Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir atau hujan badai berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia.

    Hujan lebat diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur juga berpotensi hujan lebat.

    Kondisi cuaca serupa diprediksi terjadi di wilayah Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    Hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.

    Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua Barat juga berpotensi hujan badai.

    BMKG memperkirakan angin kencang diatas 45 km/jam berpotensi melanda wilayah Aceh, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Sulawesi Barat.

    Suhu berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Banda Aceh, Denpasar dan Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • Akhir Pekan, Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Pada Siang Hingga Sore

    Akhir Pekan, Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Pada Siang Hingga Sore

    7cloud.asia – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah Jakarta berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Sabtu (09/03/2024) siang hingga sore.

    Sedangkan pada pagi dan malam harinya seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan tebal.

    Suhu berkisara antara 25 hingga 29 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara aantara 90 hingga 100 persen.

    Hujan dengan intensitas ringan hingga disertai petir diperkirakan juga akan mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia.

    Hujan dengan intensitas lebat diatas 50 mm/hari diprediksi mengguyur  Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Tengah.

    Wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur juga berpotensi hujan lebat.

    Kondisi cuaca serupa diprediksi terjadi di wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat.

    Wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur berpeluang terjadi hujan badai.

    Cuaca seperti ini juga berpeluang melanda wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua Barat.

    Tak hanya hujan, angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam berpotensi melanda wilayah Aceh, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Barat.

    Suhu berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi terjadi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Penonaktifan NIK Daerah Khusus Jakarta Dilakukan Bertahap Mulai April 2024

    Penonaktifan NIK Daerah Khusus Jakarta Dilakukan Bertahap Mulai April 2024

    7cloud.asia – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta akan mulai melakukan penonaktifan Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang berdomisili di luar Jakarta dilakukan secara bertahap mulai April 2024.

    “Mulai April, kita lakukan bertahap per bulan nanti jadi masyarakat bisa mengecek data NIK masing-masing nanti,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Budi Awaluddin saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (8/3/2024).

    Dilansir Antaranewscom, Budi menuturkan keputusan waktu soal NIK warga Jakarta ini dibuat lantaran menunggu penetapan rekapitulasi suara pemilu yang dilakukan paling lambat 20 Maret 2024.

    Baca: Ibu kota pindah ke IKN, warga Jakarta harus cetak ulang KTP  

    Adapun keputusan ini juga sejalan dengan rekomendasi Komisi A DPRD DKI yang turut meminta penonaktifan NIK dilaksanakan setelah ajang pesta demokrasi.

    “Pada waktu kita sosialisasikan di DPRD, rekomendasi Komisi A meminta dilaksanakan pada setelah Pemilu,” ujarnya.

    Penonaktifan NIK dilakukan secara bertahap, yakni memprioritaskan data warga yang meninggal hingga alamat yang tak sesuai.

    Baca: Ibu kota pindah, status Jakarta berubah jadi daerah khusus

    Berdasarkan penertiban administrasi kependudukan, data pada akhir Februari 2024 menunjukkan bahwa warga yang sudah meninggal sebanyak 81.000 orang dan rumah tangga yang tidak lagi di DKI Jakarta sebanyak 13.000.

    Sementara itu, penduduk yang keluar Jakarta tercatat sebanyak 243.160 dan pendatang baru dari luar Jakarta sebanyak 136.200 orang sepanjang tahun 2023.

    Dia berharap penonaktifan NIK ini bisa dipahami oleh oleh masyarakat agar bisa memastikan data administrasi kependudukannya hingga mendapat manfaat lainnya.

    Baca: RUU Daerah khusus Jakarta dinilai kuatkan dinasti dan kartelisasi Jokowi

    “Salah satu tujuan penonaktifan NIK adalah agar bantuan sosial tepat sasaran,” ujarnya.

    Kriteria yang terkena sasaran penonaktifan antara lain orang yang sudah meninggal, keberatan dari pemilik rumah hingga kontrakan, penduduk yang sudah tidak berdomisili secara “de facto” selama lebih dari satu tahun.

    Kemudian, pencekalan dari instansi atau lembaga hukum terkait dan wajib KTP elektronik yang tidak melakukan perekaman selama lima tahun sejak usia wajib KTP.

    Sumber: Antaranews.com