Tag: klhk

  • Teknologi Bayi Tabung, Cara KLHK Melestarikan Badak

    Teknologi Bayi Tabung, Cara KLHK Melestarikan Badak

    7cloud.asia – Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk melestarikan badak sumatera yang berada di Kalimantan.

    Salah satu cara yang dilakukan untuk konservasi badak adalah dengan menggunakan teknologi reproduksi berbantu atau Assisted Reproductive Technology (ART). 

    Teknologi reproduksi yang biasa dikenal sebagai teknik reproduksi bayi tabung ini dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Selasa (31/10/2023) lalu.

    Proses pengambilan sel telur (oocyte) telah dilakukan terhadap salah satu badak betina, bernama Pahu yang berada di Sanctuary Badak Kalimantan di Kelian Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada hari Selasa (31/10/2023).

    Kemudian sel telur badak tersebut dibawa ke Laboratorium IPB University, di Bogor, Jawa Barat.

    Baca: bantu pelestarian satwa burung indonesia gelar wmbd 2023 di gorontalo

    Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Satyawan Pudyatmoko, menjelaskan pengembangbiakan buatan harus dilakukan.

    Hal ini agar dapat tetap menjaga kelestarian badak sumatera di Kalimantan yang hanya tersisa dua ekor di dunia.

    “Badak sumatera yang berada di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, yang terpantau hanya berjumlah 2 ekor dan itu pun betina semua,” ungkap Satyawan.

    Oleh karena itu, lanjutnya, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan kelestarian badak sumatera yang berada di Kalimantan.

    “Salah satunya dengan teknologi reproduksi berbantu seperti fertilisasi in-vitro dengan sperma dari badak sumatera yang ada di Taman Nasional Way Kambas, stem cell, dan cloning,” jelasnya lagi.

    Baca: KLHK temukan sejumlah spesies baru di hutan Indonesia

    Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bada Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto.

    Ari menjelaskan upaya pengambilan sel telur badak Pahu dilakukan untuk mempertahankan kelestarian badak sumatera yang berada di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur.

    “Kita mengejar waktu, karena dalam kurun waktu 24 jam sel telur (oocyte) badak Pahu harus dapat diterima di Laboratorium IPB University dari sanctuary badak kami di Kelian Kutai Barat, Kaltim,” ungkap Ari.

    Proses fertilisasi in-vitro sel telur menggunakan teknik Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI) sepenuhnya akan dilakukan oleh Tim ART Badak SKHB IPB University atas penugasan dari KLHK.

    Baca: pro kontra konservasi ex situ dalam pelestarian satwa

    “Selain pengambilan sel telur, badak Pahu kami pun mengkoleksi sampel material biologi dan genetik lainnya dari Pahu, seperti fibroblas (jaringan kulit) dan darah, yang akan kita proses di laboratorium ART dan Biobank kami di Bogor, Jawa Barat,”  jelas Dr. drh. Muhammad Agil, ketua tim ART IPB University.

    “Jika proses pembuatan embrio badak Pahu ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, kita akan titipkan embrio tersebut ke rahim salah satu badak betina yang berada di Sumatera sebagai induk titip atau induk pengganti (surrogate mother),” tambah Agil.

    Proses ini dibantu oleh tim IPB University dan Leibniz Institute for Zoo and Wildlife Research (IZW) Jerman, serta tim dokter hewan dari Taman Nasional Way Kambas, ALERT Indonesia, dan Yayasan Badak Indonesia (YABI). 

    Indonesia merupakan rumah bagi dua badak paling langka di dunia. Yaitu badak jawa (Rhinoceros sondaicus) yang hanya tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon dan badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis).

    Baca: pameran konservasi melestarikan binatang langka tak berarti harus memiliki

    Badak sumatera secara terisolir mendiami Kawasan Ekosistem Leuser – Aceh, Taman Nasional Way Kambas dan satu kawasan hutan di wilayah kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

    “Pahu” merupakan badak kalimantan (Dicerorhinus sumatrensis)berjenis kelamin betina .

    Pada tahun 2018 lalu, Badak ini berhasil dipindahkan dari hábitatnya ke Suaka Badak Kelian (SBK) di Hutan Lindung Kelian PT. Hutan Lindung Kelian Lestari. 

    Pahu memiliki tubuh lebih kecil dibandingkan dengan badak yang ada di Sumatera. Panjang badannya 200 cm dan tinggi 107 cm.

    Berdasarkan struktur giginya, umur Pahu diperkirakan 30 tahun. Berat badan Pahu saat pertama masuk karantina adalah 320 kg.

    Bobotnya kini terus meningkat hingga 366 kg seiring dengan tercukupinya nutrisi melalui asupan pakan yang yang diberikan tiap hari.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Indonesia Terus Mengupayakan Kehutanan untuk Menutup Emisi Sektor Energi

    Indonesia Terus Mengupayakan Kehutanan untuk Menutup Emisi Sektor Energi

    7cloud.asia – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus berjuang untuk menekan emisi gas rumah kaca hingga minus 140 juta ton setara karbon dioksida.

    Upaya KLHK di sektor kehutanan ini terutama untuk demi menutup emisi yang keluar dari sektor energi.

    “Pada 2030, tidak boleh lagi ada emisi dari hutan,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di sela-sela perhelatan COP28 di Dubai, Kamis (30/11/2023).

    Siti menuturkan Indonesia berhasil mengelola dengan sistematis sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya selama hampir satu dekade terakhir yang tertuang dalam Rancangan Operasional Kehutanan dan Penggunaan Lahan Lainnya (FOLU) Net Sink 2030 sebagai pedoman aksi iklim Indonesia.

    Baca: Joseph Stiglizt sebut negara miskin perlu bantuan ratusan triliun untuk atasi perubahan iklim

    Oleh karena itu, sektor kehutanan menjadi tulang punggung dalam menurunkan emisi secara keseluruhan terutama yang dihasilkan dari sektor energi.

    “Sektor kehutanan harus positif untuk membantu energi,” kata Siti.

    Indonesia menggunakan empat strategi utama untuk menurunkan emisi sektor FOLU.

    Langkah KLHK itu adalah menghindari deforestasi, konservasi dan pengelolaan hutan lestari, perlindungan dan restorasi lahan gambut, serta peningkatan serapan karbon.

    Baca: Negara miskin paling merasakan dampak perubahan iklim

    Pada tahun 2019, emisi sektor energi mencapai 636 juta ton, lalu turun menjadi 584 juta ton dan 595 juta ton pada 2020 dan 2021.

    Penurunan itu akibat pengaruh pandemi COVID-19 yang memaksa orang-orang untuk tidak beraktivitas di luar rumah.

    Ketika 2022, saat pandemi mereda angka emisi sektor energi naik drastis menjadi 715 juta ton.

    Menteri Siti berpesan agar semua pihak untuk tidak marah dan komplain terhadap sektor energi Indonesia yang masih tinggi emisi.

    Menurutnya, negara-negara maju sudah selesai dengan kesejahteraan mereka dalam indikator energi sejak tahun 1970-an.

    Baca: Menilik aksi iklim yang dilakukan di era SBY

    Sedangkan, Indonesia belum masuk kategori sejahtera. Hal ini bisa dilihat dengan pemakaian listrik rata-rata penduduk Indonesia hanya sekitar 1.200 kWh per kapita per tahun.

    Padahal kategori sejahtera memiliki tingkat konsumsi listrik mencapai 5.400 kWh per kapita per tahun.

    “Saya selalu bilang dalam forum-forum internasional kalau memaksa Indonesia harus hancur-hancuran tekan energi itu akan berat karena rakyat juga harus sejahtera,” tegas Siti.

    Indonesia pada masa Presidensi G20 November 2022, bersama dengan International Partner Group (IPG) telah memulai perjanjian internasional (tidak mengikat) tentang Kemitraan Transisi Energi yang Berkeadilan.

    Baca: Komitmen Glasgow, cara negara-negaradi dunia setop deforestasi

    IPG dipimpin oleh AS dan Jepang, dengan anggota Kanada, Denmark, Uni Eropa, Perancis, Italia, Norwegia dan Inggris.

    Implementasi Sekretariat Just Energy Transition Partnership (JETP) JETP memproyeksikan sekitar 20 miliar dolar AS kepada masyarakat kemitraan swasta.

    Kemitraan swasta ini merupakan pembiayaan investasi campuran khususnya untuk mempercepat dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.

     

  • KLHK Siapkan Lebih dari Dua Ribu Bibit Pohon untuk Refleksi Akhir Tahun

    KLHK Siapkan Lebih dari Dua Ribu Bibit Pohon untuk Refleksi Akhir Tahun

    7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Mahakam Berau (BPDASMB) Samarinda, Kalimantan Timur, menyiapkan bibit pohon sebanyak 2.200 batang untuk ditanam secara langsung dan dibagikan kepada masyarakat.

    “Untuk penanaman langsung dilakukan pada Sabtu (30/12) sebanyak 200 bibit pohon, yakni penanaman secara serentak di seluruh Indonesia, salah satunya di Kalimantan Timur (Kaltim),” kata Kepala BPDASMB Samarinda Rintan Nilaywati, di Samarinda, Jumat.

    Penanaman pohon secara serentak di Kaltim dilakukan di lokasi Ekowisata Hutan Lindung Sungai Wain, Kota Balikpapan, sebagai refleksi akhir tahun 2023.

    Baca: Gerakan tanam pohon bersama

    “Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar mengajak semua pihak melakukan penanaman pohon serentak, melibatkan seluruh staf UPT KLHK, Dinas Kehutanan Dinas Lingkungan Hidup, aparatur sipil negara (ASN), Siswa Green Youth Movemnet (GYM) dan lainnya,” katanya.

    Penanaman serentak di Kaltim dihadiri oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani beserta seluruh UPT KLHK di Provinsi Kaltim.

    Didampingi Solehudin selaku Kasi Penguatan Kelembagaan DAS BPDASMB Samarinda, Rintan menjelaskan lokasi penanaman di Ekowisata Sungai Wain memiliki luas satu hektare.

    Penanaman pohon serentak di Balikpapan dilakukan dengan menanam 200 bibit dari Persemaian Mentawir, terdiri atas jenis meranti dan bangkirai, untuk pengayaan jenis konservasi di hutan lindung.

    Baca: Pohon Ulin terancam punah

    Dalam egiatan penanaman pohon serentak ini juga dibagikan bibit pohon produktif sebanyak 2.000 batang secara gratis kepada masyarakat.

    Bibit pohon tersebut terdiri atas bibit buah mangga, cempedak, durian, kelengkeng, alpukat, jambu kristal, dan lainnya.

    Penanaman pohon secara serentak dan berkelanjutan di seluruh Indonesia pada saat musim penghujan ini, merupakan wujud komitmen serius.

    Selain itu sebagai aksi nyata KLHK sebagai upaya pemulihan lingkungan dan menandai transformasi pemulihan hutan hujan tropis guna mendukung pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara sebagai Forest City.

    Baca: Peran tanaman hias dalam mengatasi cuaca ekstrem

    Salah satu upaya yang dilakukan dalam melaksanakan transformasi tersebut di antaranya melalui pendekatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL), yakni dengan melakukan penanaman pohon secara kombinasi.

    Pohon kombinasi ini antara pohon lokal (native species), jenis endemik langka dan dilindungi, tanaman pangan, dan jenis tumbuhan multipurpose lainnya.

    “Guna mendukung upaya tersebut, KLHK pun telah membangun Pusat Persemaian Mentawir guna menyediakan bibit secara gratis untuk kegiatan penghijauan dan dibagikan kepada masyarakat,” kata Soleh.

    Sumber: Antaranews

  • Perkuat Ekosistem di IKN, KLHK Tanam 224 Bibit Pohon

    Perkuat Ekosistem di IKN, KLHK Tanam 224 Bibit Pohon

    7cloud.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong memimpin penanaman 224 batang pohon di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Minggu (14/01/2024).

    Bibit pohon tersebut berasal dari Pusat Persemaian Mentawir-BPDAS Mahakam Berau untuk memperkuat ekosistem di IKN.

    Bibit tanaman tersebut adalah jenis balangeran sejumlah 50 batang, meranti (53 batang), kapur (40 batang), gaharu (2 batang), tengkawang (12 batang), nyatoh (37 batang), tanjung (2 batang).

    Selain itu ada pula bibit kemiri (2 batang), petai (1 batang), ulin (12 batang), nyamplung (2 batang), hopea (10 batang), dan sukun (1 batang).

    Baca: KLHK siapkan lebih dari 2 ribu bibit pohon

    “Penanaman hari ini menindaklanjuti arahan Presiden RI Bapak Joko Widodo saat penanaman pohon di IKN pada 20 Desember 2023,” kata Alue Dohong saat memimpin penanaman tersebut di kawasan IKN, Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur.

    Saat itu, katanya, presiden menyarankan penanaman pohon di sepanjang musim penghujan tahun 2023/2024.

    Karena itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama berbagai pihak melakukan penanaman pohon tidak hanya di kawasan IKN, tetapi juga serempak di seluruh Indonesia.

    Melansir Antaranews, penanaman pohon tahap pertama di seluruh Indonesia dilaksanakan pada 30 Desember 2023.

    Baca: Pohon ulin terancam punah

    Penanaman  tersebut dipimpin pejabat KLHK pusat dan di daerah dengan melibatkan staf UPT KLHK, Dinas LHK, ASN, dan masyarakat umum.

    Pada tahun 2024 ini, penanaman pohon kembali dilakukan. Kali ini penanaman pohon dilakukan secara serempak di seluruh provinsi di Indonesia.

    Pelaksanaan pertama dipimpin Wakil Presiden RI di Provinsi Banten pada Minggu (14/01/2024). “Kemudian akan dilanjutkan penanaman lainnya yang sudah dijadwalkan oleh KLHK pada Februari, Maret, dan April 2024,” jelasnya.

    Sebelumnya penanaman di IKN dilakukan di atas lahan sekitar 5 hektare (Ha), sehingga mulai hari ini dilanjutkan di atas lahan seluas 500 Ha.

    Alue menjelaskan lokasi penanaman merupakan kawasan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau Samarinda 2024 seluas 500 Ha.

    Baca: Gerakan tanam pohon bersama

    Hal ini bertujuan mewujudkan transformasi hutan tanaman menuju hutan hujan tropis di kawasan IKN.

    Pada kegiatan penanaman ini, tampak Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wahyuni dan Pj Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun, diikuti 200 orang yang juga turut melakukan penanaman.

    Mereka berasal dari unsur Forkompimda Kaltim, TNI/Polri, UPT KLHK Kaltim, Universitas Mulawarman, tokoh masyarakat, perusahaan, sekolah, pramuka, Green Youth Movement (GYM), dan kelompok masyarakat.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Upaya yang Dilakukan KLHK

    Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Upaya yang Dilakukan KLHK

    7cloud.asia – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Salah satunya melaksanakan kick off sekaligus sosialisasi rencana operasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Pulau Jawa.

    Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono, peran pimpinan daerah serta para stakeholder sangat dibutuhkan sebagai upaya penurunan GRK.

    “Intinya pulau Jawa, dalam kontribusinya  mendukung penurunan emisi gas rumah kaca dengan hal-hal yang sangat strategis, khususnya langkah rehabilitasi dan pemulihan lingkungan menjadi bagian kegiatan utama dari rencana operasional,” jelas Bambang seperti yang dilansir Antaranews.

    Baca: Perubahan iklim akibat gas rumah kaca picu krisis air

    Selanjutnya Bambang menjelaskan pulau Jawa memiliki potensi tinggi untuk kontribusi mitigasi dan peningkatan cadangan karbon.

    Sehingga membutuhkan langkah-langkah strategis dalam peningkatan tata kelola hutan dan lingkungan yang berkelanjutan.

    “KLHK telah menetapkan arahan kebijakan terkait isu-isu strategis pengelolaan hutan, termasuk keberlanjutan ekosistem hutan dalam konteks landscape management,” paparnya.

    Karena itu, KLHK akan menguatkan pulau Jawa dengan kegiatan-kegiatan dan aksi nyata dalam upaya penurunan emisi GRK.

    Baca: Pengurangan emisi gas rumah kaca di sektor kelautan

    Khususnya kegiatan rehabilitasi dan pemulihan lingkungan untuk menguatkan daya dukung daya tampung.

    Saat ini, kata Bambang, pihaknya tengah menyusun rencana operasional di tingkat sub nasional atau provinsi. Sekaligus didukung oleh para tenaga ahli dan ahli-ahli akademisi.

    “Sehingga pembangunan berkelanjutan yang harus dibangun tetap tidak meninggalkan aktivitas produktivitas rakyat. Jadi secara kebijakan, tidak saya jelaskan lagi. Tapi yang kita perlukan memang saat ini adalah aksi-aksi nyatanya,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • KLHK Sebut Kualitas Air Indonesia Meningkat di Tahun 2023

    KLHK Sebut Kualitas Air Indonesia Meningkat di Tahun 2023

    7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut Indeks Kualitas Air di Indonesia pada tahun 2023 meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2022.

    Melansir Antaranews, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, Sigit Reliantoro menjelaskan indikator kenaikan indeks ini terlihat adanya peningkatan provinsi dan kabupaten/kota yang mencapai target.

    Peningkatan Indeks Kualitas Air ini ada di provinsi yang tahun 2022 itu 41 persen yang meningkat kemudian menjadi 50 (persen).

    “Dari kabupaten/kota yang dulu 44 persen yang meningkat, tahun ini meningkat menjadi 56 persen. Jadi ada perbaikan kualitas lingkungan,” jelas Sigit.

    Berdasarkan data KLHK, Indeks Kualitas Air pada 2023 mencapai 54,59 atau mengalami kenaikan lebih dari 10 poin dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 53,88.

    Baca: Kelurahan Malaka Jaya bangun resapan air berbentuk dadu

    Hasil tersebut berdasarkan pemantauan di 14 ribu titik monitoring dan 347 titik pemantauan Onlimo yang dilakukan secara daring dan realtime.

    Selanjutnya Sigit memaparkan jika dilakukan perbandingan matriks perubahan kualitas air antara 2022 dan 2023, maka 18 persen titik pantau mengalami perbaikan kualitas.

    Sebanyak 67 persen titik pantau dengan kualitas air tetap dan 15 persen mengalami penurunan.

    Beberapa wilayah yang menunjukkan perbaikan termasuk beberapa titik pemantauan di Sungai Dangin di Bali, Sungai Bener di Jawa Tengah.

    Baca: Sungai Bengawan Solo tercemar

    Peningkatan juga terjadi di sejumlah titik di Sungai Citarum dan Sungai Ciliwung yang berada di Jawa Barat.

    Titik yang mengalami peningkatan kualitas ekstrem dari cemar berat menjadi kategori memenuhi termasuk Sungai Talang Sebaris di Bengkulu, Sungai Pikatan di Jawa Timur serta Sungai Kepoh dan Ulim di Kepulauan Bangka Belitung.

    Beberapa titik pemantauan mengalami penurunan kualitas air ekstrem, termasuk satu titik di Sungai Nipa-Nipa di Sulawesi Selatan.

    “Informasi ini juga kita juga sampaikan kepada pemerintah daerah sehingga mereka juga bisa merespons dengan membuat program-program perbaikan untuk daerah-daerah yang mengalami penurunan kualitas air,” paparnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Berdampak Positif untuk Lingkungan, DPR Minta KLHK Siapkan Stimulus Fiskal di Sektor Daur Ulang Sampah

    Berdampak Positif untuk Lingkungan, DPR Minta KLHK Siapkan Stimulus Fiskal di Sektor Daur Ulang Sampah

    7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan investasi daur ulang sampah dan kehutanan termasuk wisata alam pada tahun 2024 sebesar Rp17,91 triliun.

    Hal ini tertuang dalam perkiraan target ekonomi KLHK 2024 yang disampaikan oleh Menteri KLHK saat rapat kerja Komisi IV DPR pada Kamis (14/3/2023) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.

    Anggota Komisi IV DPR, Suhardi Duka meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong investasi pada sektor pengelolaan sampah, terutama di sektor daur ulang.

    Baca: Teknologi pengelolaan sampah Masaro mampu mengubah sampah menjadi nol limbah 

    Suhardi menilai, meski nilai yang disampaikan cukup besar namun di lapangan, nilai ekonomi pada sektor daur ulang sampah ini terbilang masih cukup rendah.

    Hal didasarkan temuan di lapangan, dari peninjauan beberapa unit daur ulang sampah di sejumlah daerah ternyata nilai ekonominya sangat rendah.

    ”Oleh karenanya perlu didorong untuk diberikan stimulus (fiskal), apakah kredit dengan bunga rendah atau subsidi (untuk sektor daur ulang sampah, red),” kata Suhardi dalam rapat.

    Baca: Kenali jenis sampah plastik dan nilai ekonominya  

    Legislator Dapil Sulawesi Barat itu menegaskan, meski nilai ekonomi pada sektor daur ulang belum bisa mengalahkan sektor lainnya, sektor ini memberikan keuntungan lain dari sisi lingkungan.

    Ia meyakini bahwa banyak persoalan lingkungan dapat teratasi apabila sektor ini dapat berkembang dengan baik.

    Dia meminta agar sektor ini tak hanya dilihat dari nilai ekonominya tapi ada di pelestarian lingkungan dan sanitasi kota.

    Baca: Butuh tindakan kolektif untuk tangani sampah plastik

    ”Jadi kalau ini terdorong terus saya yakin persoalan-persoalan lingkungan kita bisa teratasi dengan baik,” katanya.

    Pada kesempatan tersebut, Suhardi juga memberikan apresiasi terhadap perkiraan nilai transaksi keuangan kelompok tani hutan dari produksi barang dan hasil hutan bukan kayu di tahun 2024.

    Diperkirakan pendapatan di sektor ini mencapai Rp2 triliun pada tahun 2024.

    Menurutnya perlu adanya dorongan dan dukungan kepada kelompok madu, kelompok pengelola wisata dan dan kelompok lain yang berkegiatan di kawasan kehutanan agar bisa menggenjot transaksi hingga mencapai nilai tersebut. 

    Baca: Beragam teknologi dikembangkan untuk tangani sampah plastik

     

  • KLHK Tetapkan Empat Tersangka Perusak Lingkungan di Taman Nasional Karimunjawa

    KLHK Tetapkan Empat Tersangka Perusak Lingkungan di Taman Nasional Karimunjawa

    7cloud.asia – Penyidik Penegakkan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan empat orang tersangkan perusak lingkungan di Taman Nasional (TN) Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah.

    Keempat tersangka tersebut, adalah SL (50 tahun) warga Tambaksari, Kota Surabaya, Jawa Timur; S (50 tahun) warga Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

    TS (43 tahun) warga Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah; dan MSD (47 tahun) warga Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

    Penetapan status tersangka ini terkait dengan aktifitas ilegal yang mereka lakukan sebagai penambak udang.

    Dalam rilis yang diterima Ruangkota.com pada Kamis (21/03/2024), para tersangka mengambil air dari perairan TN Karimunjawa yang disalurkan melalui pipa ke tambak udang.

    Kemudian membuang limbah tambak udang ke wilayah perairan TN Karimunjawa tanpa izin.

    Baca: Kejanggalan proses hukum Daniel Frits, penolak tambak udang

    Akibatnya terjadi kerusakan terhadap terumbu karang dan menyebabkan gatal-gatal terhadap wisatawan yang melakukan aktivitas wisata di pantai dan perairan TN Karimunjawa.

    Berdasarkan hasil pengumpulan barang bukti, termasuk keterangan para ahli bahwa kegiatan tambak budidaya udang yang dilakukan oleh para tersangka telah menyebabkan kerusakan terumbu karang di TN Karimunjawa.

    Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 98 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

    Ancaman hukumannya adalah kurungan penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

    Baca: Gen Z desak transisi ke ekonomi hijau

    Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani menegaskan kegiatan perusakan lingkungan yang dilakukan para tersangka di TN Karimunjawa merupakan tindak kejahatan serius.

    Menurutnya kejahatan ini telah merusak ekosistem, merugikan masyarakat dan negara. Para pelaku harus dihukum maksimal, agar terwujudnya keadilan.

    “Kita sudah peringatkan untuk menghentikan kegiatan tapi mereka tetap tidak mematuhinya. Untuk itu dilakukan tindakan tegas. Penetapan tersangka kepada 4 (empat) pelaku ini agar ada efek jera dan menjadi perhatian bagi pelaku lainnya, serta melindungi TN Karimunjawa,” jelas Rasio.

    Para tersangkat tak hanya dijerat pasal pidana, tetapi juga akan dijerat secara perdata untuk mengganti kerugian lingkungan dan pemulihan lingkungan.

    Baca: Siti Nurbaya ajak gen y dan z tanam pohon

    Tim hukum KLHK sedang menganalisis besaran kerugian lingkungan yang diakibatkan oleh para pelaku pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan akibat limbah tambak budidaya udang di Karimunjawa.

    Penegakan hukum dengan multi instrument dilakukan agar adanya efek jera mengingat seriusnya dampak kerusakan dan kerugian lingkungan yang ditimbulkan, serta kerusakan di TN Nasional harus dipulihkan.

    Ia menegaskan dalam penegakan hukum pidana, pihaknya telah memerintahkan penyidik KLHK untuk segera menyelesaikan penyidikan kasus ini.

    Baca: Kualitas air di Indonesia meningkat

    Pihaknya juga akan menerapkan pidana berlapis (multidoor) baik terkait dengan pidana lingkungan hidup, pidana kehutanan/konservasi sumberdaya hayati dan ekosistem, serta menelusuri aliran dana hasil dari tindak kejahatan bidang lingkungan hidup.

    Hal ini harus dilakukan agar ada efek jera dan pelaku dapat dikenakan tindak pidana pencucian uang.

    “Langkah penegakan hukum multidoor/pidana berlapis dan multi instrument termasuk gugatan perdata dilakukan agar para pelaku perusakan mendapatkan hukuman yang maksimal dan ada efek jera. Penindakan ini harus menjadi pembelajaran bagi pelaku lainnya,” tegas Rasio.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Gerakan Mudik Minim Sampah, KLHK Akan Berkoordinasi dengan Berbagai Pihak

    Gerakan Mudik Minim Sampah, KLHK Akan Berkoordinasi dengan Berbagai Pihak

    7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkoordinasi dengan berbagai pihak di antaranya kementerian dan lembaga lain untuk memastikan gerakan Mudik Minim Sampah.

    Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3), Rosa Vivien Ratnawati beberapa waktu lalu menjelaskan gerakan Mudik Minim Sampah ini merupakan bagian integral Program Mudik Nasional dan meningkatkan kesadaran pengurangan sampah selama periode arus mudik dan balik.   

    “Kami mengharapkan kerja sama dengan kementerian/lembaga yang lain yang menangani masalah mudik ini bisa terintegrasi ketika kita mau menangani persoalan sampah mudik,” jelas Rosa seperti dilansir Antaranews.

    Baca: Jasa Marga terapkan sistem satu arah saat puncak mudik Lebaran

    Menurutnya peningkatan jumlah sampah selama periode mudik dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya keberadaan transportasi dan sarana prasarana yang digunakan pemudik.

    Untuk itu pihaknya berkoordinasi dengan kementerian/lembaga seperti Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan sosialisasi pengelolaan sampah baik oleh pengelola fasilitas umum maupun oleh masing-masing individu masyarakat.

    Sementara itu, Direktur Penanganan Sampah KLHK, Novrizal Tahar menerangkan penanganan sampah akan menyasar transportasi umum serta lokasi keberangkatan pemudik seperti terminal dan stasiun.

    Baca: Langkah sederhana agar mudik kita lebih ramah linkungan

    Selain itu penanganan sampah juga akan dilakukan di jalan-jalan yang digunakan oleh pemudik termasuk jalan tol.

    Karena itu keberadaan pihak lain dapat membantu upaya KLHK untuk menggaungkan upaya menekan jumlah penambahan volume sampah selama Lebaran.

    Pada lebaran tahun ini pihaknya memperkirakan sekitar 58 juta kilogram sampah akibat pergerakan 193,6 juta pemudik sesuai dengan estimasi Kementerian Perhubungan.

    Baca: Imbau pemudik lakukan mudik minim sampah ini yang dilakukan KLHK

    “Bukan hanya sasaran kita publik tapi juga institusi-institusi lain juga menjadikan minim sampah sesuatu isu penting dalam konteks mudik ini,” jelas Novrizal.

    Sebelumnya KLHK telah mengeluarkan Surat Edaran (SE)  Nomor 5 Tahun 2024 tentang Pengendalian Sampah Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah untuk memastikan penanganan sampah selama masa mudik dan Lebaran.

    SE ini juga menandai tahun ketujuh KLHK menggaungkan mudik minim sampah yaitu sejak 2018 dan kini sudah menjadi bagian integral dari Program Mudik Nasional.

    Reporter: Nurakhmayani

  • KLHK Perkirakan Timbulan Sampah Plastik Saat Idul Adha Mencapai 608 Ton

    KLHK Perkirakan Timbulan Sampah Plastik Saat Idul Adha Mencapai 608 Ton

    7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan timbulan sampah yang terjadi sebagai bagian perayaan Idul Adha dapat mencapai 608 ton sampah kantong plastik sekali pakai.

    Mayoritas sampah kantong plastik sekali pakai ini berasal dari kegiatan pembagian daging kurban.

    “Sekitar 121,5 juta lembar kantong plastik sekali pakai ukuran sedang atau 15×24 cm dengan berat 5 gram atau setara 608 ton sampah plastik kresek yang berasal dari kebutuhan hewan kurban nasional sebesar 1,97 juta ekor,” kata Direktur Pengurangan Sampah KLHK Vinda Damayanti Ansjar, dikutip Antaranews.com.

    Merespons potensi timbulan sampah kantong plastik sekali pakai tersebut, dia mengatakan KLHK sudah mengeluarkan imbauan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri LHK Nomor SE.6/MENLHK/PSLB3/PLB.0/6/2014 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik.

    Baca Juga: Agar Lebih Ramah Lingkungan, Warga Tangerang Diimbau Hindari Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai Tuk Bungkus Daging Kurban

    Surat edaran ini dikeluarkan pada 13 Juni 2024. Di dalam edaran itu KLHK mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan kantong plastik, terutama dalam membagikan daging kurban.

    Lewat edaran itu KLHK juga mendorong pemda melakukan pengangkutan sampah tidak hanya di lokasi penyembelihan dan pembagian daging kurban, tapi di berbagai titik Shalat Idul Adha.

    Inti SE ini adalah mengimbau seluruh masyarakat yang merayakan Idul Adha untuk tidak menggunakan kantong plastik atau kresek dalam membagikan daging kurban.

    Kantong plastik dapat digantikan dengan wadah yang dapat dipakai ulang, atau daun pisang/jati, besek atau bongsang.

    Baca Juga: Studi: Potensi Ekonomi Ibadah Kurban 2024 Capai Rp28 triliun

    “Dengan upaya tersebut diharapkan dapat menghindari atau mengurangi timbulan sampah plastik,” ujar Vinda.

    Lewat edaran itu, kata dia, KLHK juga memberikan arahan kepada gubernur, walikota, dan bupati, untuk memberikan arahan kepada panitia pembagian daging kurban agar menghindari penggunaan plastik saat membagikan kurban dan menggunakan wadah yang dapat dipakai ulang.

    Terkait proses pemotongan dan pembagian daging kurban, KLHK juga meminta pemerintah daerah (pemda) selain mengimbau kepada masyarakat di wilayah masing-masing untuk menghindari penggunaan kantong plastik sekali pakai.

    Masyarakat juga diminta menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung upaya pengurangan timbulan sampah plastik.

    Baca Juga: Perang Akibatkan Warga Palestina Tak Dapat Rayakan Hari Raya Kurban

    “Menyediakan sarana perwadahan dan pengumpulan sampah terpilah di lokasi pelaksanaan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban,” ujarnya.

    Selain itu pemda juga diharapkan mengumpulkan dan mengangkut sampah yang timbul dari kegiatan Shalat Idul Adha dan tahapan penyembelihan hewan kurban serta pembagian daging kurban.

    “Menyediakan satuan tugas khusus di lapangan yang bertugas menangani sampah, sekaligus sebagai tenaga kampanye dan edukasi publik dalam pengurangan sampah plastik,” pungkas Vinda.

    Sumber:Antaranews.com