7cloud.asia – Minggu (19/05/2024) pagi hingga sore, cuaca di Jakarta diperkirakan cerah dan berawan. Peluang hujan hanya terjadi pada malam hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Suhu udara berkisar antara 25 hingga 32 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 90 persen.
Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca cerah dan berawan juga terjadi di sebagian besar wilayah di Indonesia.
Meski demikian, masih ada sejumlah kota yang diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir.
Potensi hujan lebat dengan intensitas diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.
Hujan lebat juga berpotensi mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur.
Kondisi cuaca seperti ini berpeluanng terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Sedangkan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat.
Wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat juga berpeluang terjadi hujan badai.
Tak hanya hujan, BMKG juga memprediksi angin kencang diatas 45 km/jam terjadi di sejumlah wilayah, diantaranya Aceh, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
Selain itu, angin kencang juga berpeluang melanda wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Maluku dan Papua.
Suhu udara berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung.
Suhu tertinggi diperkirakan terjadi disejumlah kota yaitu Kota Serang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin dan Makassar.
Reporter: Nurakhmayani









