Tag: jakarta

  • Minggu Terakhir Sebelum Lebaran, Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Cerah Berawan Seharian

    Minggu Terakhir Sebelum Lebaran, Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Cerah Berawan Seharian

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta cerah berawan pada Minggu (07/04/2024) pagi hingga malam hari.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 32 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 60 hingga 100 persen.

    Sementara untuk kota-kota lain di Indonesia, BMKG meperkirakan sebagian besar kota hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir.

    Misalnya Kota Bengkulu, Jambi, Makassar yang berpeluang terjadi hujan ringan pada pagi hari. Hujan lebat disertai petir diperkirakan melanda Kota Tarakan dan Manado.

    Lalu pada siang hari, hujan ringan diprediksi terjadi di Kota Denpasar, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Palangkaraya, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Ambon, Mataram, Kupang, Jayapura, Manado dan Palembang.

    Hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Ternate. Sedangkan hujan lebat disertai petir berpotensi mengguyur Kota Bengkulu, Gorontalo, Jambi, Samarinda dan Padang.

    Pada malam hari, hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di Kota Bengkulu, Gorontalo, Surabaya, Pangkal Pinang, Ternate, Makassar, Manado dan Padang.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi d Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Serang, Surabaya, Pontianak dan Banjarmasin.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Kampung Susun Akuarium, Berawal dari Kampung Akuarium Kemudian Dibangun Rumah Susun

    Kampung Susun Akuarium, Berawal dari Kampung Akuarium Kemudian Dibangun Rumah Susun

    7cloud.asia – Kampung Susun Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara ternyata telah berkembang menjadi salah satu tujuan wisata di Jakarta. Di sana, pengunjung bisa merasakan suasana kota tua itu sembari menengok peninggalan bersejarah.

    Kampung Susun Akuarium berada sekitar 260 meter dari Museum Bahari yang juga menjadi bagian dari kawasan kota tua, Jakarta Utara.

    Area permukiman bernama Kampung Susun Akuarium itu bisa ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 1,8 km dari Stasiun Jakarta Kota, dengan waktu sekitar 25 menit.

    Di Kampung Susun Akuarium terdapat galeri dan perpustakaan yang menyimpan kisah masa lalu pemukiman ini.

    “Nanti bisa dilihat peninggalan-peninggalan di sana, ada semacam batu, kemudian botol, pecahan guci dari masa lampau,” kata Kepala Bidang Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta Retno Sulistiyaningrum, dalam sebuah seminar di Jakarta. 

    Pelancong bisa melihat bangunan rumah susun dengan arsitektur tropis yang selaras dengan kota tua dan inilah yang membedakannya dengan rusun-rusun lainnya di Jakarta.

    Baca: Mencari solusi bagi warga eks Kampung Bayam

    Hal yang paling kental dari Kampung Susun Akuarium adalah atapnya pelana. Rusun yang atapnya pelana adanya hanya di Kampung Susun Akuarium.

    Selain itu, kala memasuki salah satu gedung blok, pelancong dapat menengok desain sirkulasi udara bangunan yang berjarak 2,8 km dari Pelabuhan Sunda Kelapa itu. Desain sirkulasi udara gedung benar-benar dipikirkan secara matang agar penghuni tidak merasa panas.

    Bahkan, warga Kampung Susun Akuarium tidak memerlukan penyejuk udara alias AC, seperti halnya di rusun-rusun lainnya di Jakarta.

    Kampung susun Akuarium awalnya bernama Kampung Akuarium. Kawasan yang awalnya berupa sebuah bangunan ini diyakini berdiri pada tahun 1920 atau semasa Pemerintahan Belanda.

    Awalnya di kawasan kampung terdapat bangunan bernama Akuarium yang difungsikan sebagai lokasi penelitian biota laut. Bangunan itu dikatakan sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara pada masa itu.

    Lalu dalam perjalanannya, ketika bangunan tersebut sudah tidak digunakan lagi karena fungsinya sudah pindah ke Ancol, Jakarta Utara, maka kawasan itu dijadikan permukiman oleh masyarakat.

    Baca: Petapora, cara warga Rusun Marunda rayakan hari kota sedunia

    Karena itu, maka mereka menamakannya sebagai Kampung Akuarium, karena ada sejarah bangunan masa lalu di kawasan itu.

    Pada tahun 2016, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan ingin menata Kampung Susun Akuarium karena merasa kawasan itu tidak tertata, sehingga kurang layak huni.

    Sebanyak 241 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan itu kemudian direlokasi ke sejumlah rusun yang masih ada unit kosong, seperti di Marunda dan Pulo Gebang

    Namun sebanyak 90 KK memilih bertahan dan untuk mereka dibuatkanlah semacam shelter atau tempat penampungan sementara.

    Melalui Peraturan Gubernur DKI Nomor 90 Tahun 2018 tentang “Peningkatan Kualitas Permukiman dalam rangka Penataan Kawasan Permukiman Terpadu” dan Keputusan Gubernur DKi Nomor 878 Tahun 2018 tentang “Gugus Tugas Pelaksanaan Kampung dan Masyarakat”, pemerintah menyusun rencana aksi peningkatan kualitas permukiman berbasis masyarakat (CAP).

    Sesuai namanya, pemerintah bersama masyarakat serta pendampingan para tenaga ahli, bersama-sama mengidentifikasi masalah dan potensi yang dapat dikembangkan untuk perbaikan lingkungan permukiman warga, hingga merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan.

    Baca: Konsep rumah separo untuk siasati keterbatasan lahan pemukiman di kota besar

    Tahun 2018 pemerintah daerah mulai menata kawasan itu. Pemerintah juga mengevaluasi, sehingga diperkenankan untuk dibangun hunian.

    Pembangunan dan penataan dilakukan dengan mempertimbangkan kawasan itu sebagai cagar budaya. Para ahli dari Universitas Indonesia (UI) melalui kajian arkeologis yang disaksikan warga, sebelumnya menemukan pondasi gedung yang dulunya merupakan bangunan akuarium.

    Dari penggalian yang menemukan pondasi itu baru diketahui ada bangunan yang disebut cagar budaya. Akhirnya, temuan tersebut disimpan di Rusun Akuarium.

    Dalam prosesnya, warga sempat mengutarakan keinginannya agar bangunan rusun memiliki empat lantai dan tujuh blok.

    Hanya saja, setelah mempertimbangkan kajian arkeologis, ternyata sekitar 4.000-5.000 meter persegi lahan harus dikosongkan. Lahan tersebut kemudian dimanfaatkan warga sebagai lokasi bercocok tanam atau urban farming dan lapangan sepak bola.

    Kampung Susun Akuarium pun diputuskan terdiri dari lima blok dan diisi oleh 241 orang dengan bangunan tipe 36.

    Baca: Mengenal desain biofilik yang mengintegrasikan eksisting lingkungan ke dalam bangunan

    Belakangan, kampung itu meraih penghargaan tertinggi “Innovation Awards 2023” dari Asia Pacific Housing Forum (APHF) untuk kategori inisiatif program perumahan oleh masyarakat sipil.

    Direktur Rujak Center for Urban Studies yang ikut membantu rencana penataan kampung Elisa Sutanudjaja mengatakan sisi inovatif kampung susun sebagai produksi sosial perumahan yang berbasiskan hak asasi manusia.

    Selain itu, warga Kampung Akuarium hadir, terlibat aktif, dan menjadi bagian pengambil keputusan di semua tahap, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan dan pemanfaatan.

    Kini, sudah tiga blok di Kampung Susun Akuarium yang rampung. Pada pembangunan tahap pertama sebanyak dua blok, yakni Blok B dan D, dengan total 107 unit sudah dihuni warga.

    Lalu, ada tiga blok yang dibangun pada pembangunan tahap kedua, yakni Blok C, A dan E. Blok C masih menunggu sertifikat laik fungsi (SLF) bangunan dan proses serah terima, sementara Blok A sudah 99 persen siap huni.

    Dengan begitu, pembangunan Kampung Susun Akuarium tahap kedua menyisakan satu blok lagi yakni Blok E. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mencari pengembang yang dapat berpartisipasi menyelesaikan bangunan rumah susun di kawasan itu.

    Adapun jumlah hunian di ketiga blok yang berada dalam tahap dua pembangunan Kampung Susun Akuarium itu nantinya sebanyak 134 unit.

    Usai lelah belajar sejarah dan menjelang waktu berbuka tiba, pengunjung yang memutuskan ngabuburit di Kampung Susun Akuarium juga bisa menjelajah sajian takjil yang dijual warga setempat.

    Sumber: Antaranews.com

  • Jelang Lebaran, Cuaca Cerah Berawan Menyelimuti Jakarta Pada Pagi dan Malam

    Jelang Lebaran, Cuaca Cerah Berawan Menyelimuti Jakarta Pada Pagi dan Malam

    7cloud.asia – Jelang lebaran, cuaca di wilayah DKI Jakarta diperkirakan cerah berawan pada Senin (08/04/2024) pagi dan malam. Peluang hujan ringan terjadi pada siang dan sore hari di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 60 hingga 95 persen.

    Namun berbeda dengan kondisi cuaca sebagian besar kota di Indonesia. Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan ringan hingga lebat dan disertai petir berpotensi mengguyur sebagian besar kota di Indonesia.

    Kota Ambon dan Kendari diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan pada pagi hari. Sementara Kota Manado dan Padang berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

    Kemudian pada siang hari hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Gorontalo, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Pinang, Ambon, Mataram, Kupang, Makassar, Manado dan Palembang.

    Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur Kota Denpasar dan Medan. Kota Jambi, Banjarmasin dan Pangkal Pinang berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir.

    Lalu pada malam hari hujan ringan diprediksi terjadi di Kota Gorontalo, Samarinda, Tanjung Pinang, Manokwari dan Pekanbaru.

    Pada waktu yang sama, Kota Bandung, Palangkaraya dan Kendari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang. Kota Banjarmasin berpotensi hujan lebat disertai petir.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

        

     

  • Sehari Jelang Lebaran, Cuaca di Jakarta Berawan Pada Pagi Hari

    Sehari Jelang Lebaran, Cuaca di Jakarta Berawan Pada Pagi Hari

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah Jakarta berawan pada Selasa (09/04/2024) pagi. Peluang hujan terjadi pada siang dan malam hari.

    Di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada siang hari. Sedangkan pada sore wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi hujan lebat disertai petir.

    Kemudian pada malam hari wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara diprediksi hujan dengan intensitas ringan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 32 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 70 hingga 100 persen.

    Sedangkan sebagian besar wilayah di Indonesia diperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari seperti wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Selain itu wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.

    Kondisi cuaca yang sama juga terjadi di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BMKG juga memperkirakan sejumlah wilayah dilanda hujan disertai kilat/petir atau hujan badai di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Wilayah Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara juga berpotensi hujan badai.

    Selain itu, cuaca seperti ini berpeluang melanda wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat    

    Tak hanya hujan, beberapa wilayah berpeluang terjadi angin kencang diatas 45 km/jam. Misalnya wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tenggara.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi berpotensi terjadi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Waspada Banjir, Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Hujan Siang dan Malam

    Waspada Banjir, Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Hujan Siang dan Malam

    7cloud.asia – Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, waspadalah terhadap bencana banjir yang .berpotensi melanda akibat curah hujan yang tinggi pada Sabtu (13/04/2024) siang dan malam.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peluang hujan dengan intensitas ringan juga terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada pagi hari.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 75 hingga 95 persen.

    Tak hanya di Jakarta, beberapa wilayah juga berpotensi hujan. Seperti wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan berpotensi hujan lebat diatas 50 mm/hari.

    Selain itu wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah juga berpotensi hujan lebat.

    Kondisi cuaca yang sama juga terjadi di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua

    BMKG juga memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur juga bepotensi terjadi hujan badai.

    Cuaca serupa juga berpotensi melanda wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Papua Barat.

    Tak hanya hujan, angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam juga berpeluang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

    Seperti wilayah Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi di Kota Banda Aceh, Surabaya, Samarinda dan Palembang.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Minggu Siang dan Sore, Cuaca di Jakarta Bakal Hujan Disertai Petir

    Minggu Siang dan Sore, Cuaca di Jakarta Bakal Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Seluruh wilayah DKI Jakarta diperkirakan hujan ringan hingga hujan disertai petir pada Minggu (24/04/2024) siang dan sore.

    Hujan ringan terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu. Wilayah lainnya hujan lebat disertai petir.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), seluruh wilayah Jakarta cerah berawan pada pagi dan malam hari.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 85 hingga 95 persen.

    Sedangkan untuk kota-kota lainnya di Indonesia sebagian besar diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

    Pada pagi hari, hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kota Tanjung Pinang dan Padang.

    Kemudian di siang hari hujan ringan diprediksi terjadi di Kota Banda aceh, yogyakarta, Semarang, Palangkaraya, Pangkal Pinang, Mataram, Kupang, Pekanbaru, Makassar, Padang dan Palembang.

    Sedangkan hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bandung, Bandar Lampung, Mamuju dan Medan. Kota Serang berpeluang terjadi hujan lebat disertai petir di siang hari.

    Kota Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Pinang, Makassar, Kendari dan Palembang berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan pada malam hari.

    Sementara Kota Medan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang serta Kota Jambi dan Banjarmasin berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir pada malam hari.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sementara Hujan Badai Berpotensi Terjadi di 27 Provinsi Ini

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sementara Hujan Badai Berpotensi Terjadi di 27 Provinsi Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta bakal diguyur hujan ringan pada Kamis (18/4/2024) siang dan malam.

    BMKG melalui laman resminya https://bmkg.go.id/ merinci sebagian wilayah DKI Jakarta pada pagi hari seperti Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diperkirakan bakal berawan,

    Sedangkan kondisi cuaca di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan.

    Memasuki siang hari, seluruh wilayah DKI Jakarta seperti Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan.

    Kemudian malam hari, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara diperkirakan tetap hujan ringan, sedangkan Jakarta Pusat dan Jakarta Timur berawan tebal, lalu Kepulauan Seribu berawan.

    Suhu udara pada hari ini di Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 24 derajat hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara berada pada kisaran 75-100 persen.

    Suhu udara berkisar 24 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembaban 75 sampai 100 persen terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Sedangkan suhu di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara hari ini berkisar antara 25 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 80 sampai 95 persen.

    Lalu Kepulauan Seribu suhu berkisar antara 27 hingga 28 derajat celcius dengan kelembapan udara 85 sampai 90 persen.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hujan badai atau hujan yang dapat disertai petir atau kilat di sejumlah titik di 27 provinsi di Indonesia pada Kamis.

    Berdasarkan peringatan dini cuaca yang dimuat dalam situs BMKG, hujan badai itu diprakirakan turun di sejumlah titik di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

    Kemudian, Provinsi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

    Ada pula Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Barat.

    Selain hujan badai, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai terjadinya angin kencang di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

    BMKG juga memasukkan sejumlah wilayah dalam kategori waspada dampak hujan lebat, seperti banjir. Wilayah itu meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Berikutnya adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua.

  • Pemprov DKI Jakarta Usulkan 92.000 NIK untuk Dinonaktifkan

    Pemprov DKI Jakarta Usulkan 92.000 NIK untuk Dinonaktifkan

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan penonaktifan terhadap 92 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Jakarta ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pekan ini.

    “Jadi minggu ini langsung kita ajukan suratnya ke Kemendagri karena yang berhak untuk melakukan penonaktifan NIK nya adalah Kemendagri,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Budi Awaludin saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (17/4/2024).

    Budi menyebutkan, koordinasi bersama Kemendagri terkait penonaktifan 92.000 NIK warga Jakarta ini dalam rangka memulai program penertiban KTP warga Jakarta.
    “Jadi ya minggu ini langsung kita nonaktifkan, total 92 ribu,” katanya.

    Dilansir Antaranews.com, Sebanyak 92.493 NIK KTP yang dinonaktifkan ini terdiri dari 81.119 NIK warga yang meninggal dunia dan 11.374 NIK warga di Rukun Tetangga (RT) yang sudah tidak lagi ada.

    Selain itu, Budi menjelaskan bahwa NIK yang sebelumnya dinonaktifkan dapat aktif kembali dengan masyarakat datang ke posko yang ada di loket pelayanan Dukcapil di kelurahan terdekat. Masyarakat tidak perlu mengaktifkan NIK tersebut ke Kemendagri.

    “Ya, jadi langsung akan dilakukan penonaktifan sementara. Namun nanti kita yang bisa, Pemprov DKI yang diberikan kewenangan untuk mengaktifkan kembali, jadi tidak perlu prosedur harus ke Kemendagri lagi,” katanya.

    Hanya saja, kata dia, kalau untuk proses penonaktifannya itu dilakukan langsung oleh Kemendagri.

    Sebelumnya, Dinas Dukcapil DKI Jakarta menunda penonaktifan NIK warga yang tidak lagi tinggal di Jakarta hingga setelah Idul Fitri 1445 Hijriah.

    “Rencana pasca Lebaran kita akan lakukan. Iya (sekitar tanggal 12 April),” kata Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21/3).

    Menurut Budi, penonaktifan NIK warga DKI Jakarta yang tinggal di luar daerah memang lebih tepat dilakukan usai lebaran hingga akhir tahun 2024.

    Budi memastikan petugas Dukcapil DKI Jakarta tingkat provinsi dan kota juga akan melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada warga, sebelum menonaktifkan NIK.

    “Sehingga, penonaktifan NIK tidak dilakukan secara asal,” katanya.

  • Sabtu Pagi, Cuaca di Jakarta Hampir Seluruhnya Berawan

    Sabtu Pagi, Cuaca di Jakarta Hampir Seluruhnya Berawan

    7cloud.asia – Hampir seluruh wilayah DKI Jakarta berawan pada Sabtu (20/04/2022) pagi. Peluang hujan dengan intensitas ringan hanya terjadi di Kepulauan Seribu.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada siang dan sore hari wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

    Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan dan pada malam harinya, seluruh wilayah Jakarta berawan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 80 hingga 100 persen.

    Baca: Cuaca ekstrem yang merusak

    Sementara wilayah lainnya di Indonesia hujan dengan intensitas lebat di atas 50 mm/hari berpotensi terjadi  di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi.

    Selain itu, hujan lebat juga diperkirakan berpotensi terjadi di wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Hujan juga berpotensi mengguyur wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat.

    Kondisi cuaca yang sama diperkirakan akan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah.

    Baca: Metode cloud seeding

    Wilayah Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua berpeluang diguyur hujan lebat.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah juga berpeluang tejadi hujan badai.

    Kondisi berpotensi pula melanda wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Papua Barat.

    Baca: Jawa Tengah mulai masuki musim kemarau

    Tak hanya hujan, angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Selatan.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Siapkan Payung, Cuaca Dua Wilayah di Jakarta Ini Bakal Hujan Seharian

    Siapkan Payung, Cuaca Dua Wilayah di Jakarta Ini Bakal Hujan Seharian

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur hujan pada Minggu (21/04/2024) pagi hingga malam.

    Pada pagi hari, wilayah lainnya di Jakarta diprediksi berawan. Kemudian pada siang hari seluruh wilayah Jakarta hujan ringan hingga sedang kecuali wilayah Kepulauan Seribu.

    Lalu malam harinya, selain wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur cuaca berawan di seluruh wilayah Jakarta.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara anatara 80 hingga 100 persen.

    Sementara wilayah lainnya di Indonesia hujan dengan intensitas lebat diatas 50 mm/hari berpotensi terjadi  di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Selain itu, hujan lebat juga diperkirakan terjadi di wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.

    Wilayah lain yang bakal diguyur hujan lebat adalah Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta.

    Kondisi cuaca ini berpotensi pula melanda wilah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Papua Barat juga berpeluang terjadi hujan badai.

    Tak hanya hujan, angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam berpeluang terjadi di wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Selatan.

    Reporter: Nurakhmayani